Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Banjir Reward! Intip Deretan Kode Redeem FF Terbaru 29 Maret 2026, Ada Skin SG2 dan Bundle Langka

Minggu, 29 Maret 2026 06:00 WIB
Kode Redeem FF

Bukan Kaleng-Kaleng! Kode Redeem FF 29 Maret 2026: Sikat SG2 OPM dan Skin M1887 Gratis

Minggu, 29 Maret 2026 04:00 WIB
Pria Menonton Sendirian di Kamar

Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda

Minggu, 29 Maret 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Banjir Reward! Intip Deretan Kode Redeem FF Terbaru 29 Maret 2026, Ada Skin SG2 dan Bundle Langka
  • Bukan Kaleng-Kaleng! Kode Redeem FF 29 Maret 2026: Sikat SG2 OPM dan Skin M1887 Gratis
  • Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda
  • Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen
  • Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 29 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Empat Sekolah Negeri Diduga Langgar Aturan SPMB, Begini Kata Kadisdik Bandung

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 16 Juni 2025 11:04 WIB2 Mins Read
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung menegaskan akan memperketat pengawasan dalam pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 menyusul adanya indikasi pelanggaran di empat sekolah negeri. Namun, indikasi tersebut kini diklaim tidak terbukti mengarah pada transaksi pungutan liar.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, mengatakan pihaknya akan melakukan konsolidasi menyeluruh dengan jajaran dinas dan kepala sekolah dalam menyikapi dinamika SPMB pada tahun 2025 ini.

“Pak Wali Kota sudah menyampaikan langkah dan strategi untuk mengatasi terhadap pelaksanaan SPMB. Yang jelas Kita akan konsolidasi, akan dikomunikasikan baik di jajaran internal maupun dengan para kepala sekolah,” ujar Asep, Senin (16/6/2025).

Asep mengakui bahwa informasi awal mengenai dugaan pelanggaran di empat sekolah negeri masih bersifat indikasi. Hasil pemantauan sementara dari unsur Saber Pungli menyebut tidak ditemukan adanya bukti transaksi atau pungutan yang menyimpang dari ke 4 Sekolah yang diindikasikan tersebut.

Baca Juga:  Asah Keterampilan Pelaku Ekraf di Bandung, Komisi X DPR RI Gelar Pelatihan Public Speaking

“Sampai saat ini 4 sekolah itu kan masih indikasi. Belum mengarah kepada hal-hal adanya (Penyimpangan transaksi) kan tidak ada,” jelasnya.

Menurut Asep, pengawasan tetap akan diperketat. Sebab pelaksanaan SPMB selalu menjadi momen rawan munculnya persoalan, terutama jika ada ketidaksesuaian antara kuota dan permintaan.

Baca Juga:  Rute Konvoi Persib 25 Mei 2025: Ini Jalur yang Harus Dihindari dan Rute Alternatif

“Nanti kita ada tim untuk memantau terhadap pelaksanaan SPMB di Kota Bandung,” tegasnya.

Dinas Pendidikan juga akan berkoordinasi dengan Inspektorat Kota Bandung yang menangani aspek investigatif dan pengawasan teknis secara internal.

Baca Juga:  Warga Bandung Kini Bisa Laporkan Premanisme dan Pungli Lewat Hotline 112

“Kalau hasil pemeriksaan, ranahnya ada di Inspektorat. Tapi kami akan kawal supaya pelaksanaan SPMB ini tidak merugikan siapa pun dan bisa berjalan lancar seperti harapan Pak Wali Kota,” tambah Asep.

Disdik Kota Bandung mengaku terbuka untuk masukan publik dan berjanji akan menjaga integritas dalam penyelenggaraan pendidikan di ibu kota Jawa Barat tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Disdik jawa barat Kota Bandung sekolah SPMB Wali Kota
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.