Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis 2 Agustus 2026: Cara Aman dan Link Resmi Hari Ini

Minggu, 2 Agustus 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Klaim Sekarang! Kode Redeem FF 2 Agustus 2026 Terbaru dan Cara Klaimnya

Minggu, 2 Agustus 2026 01:00 WIB

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Sabtu, 1 Agustus 2026 22:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Saldo DANA Gratis 2 Agustus 2026: Cara Aman dan Link Resmi Hari Ini
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FF 2 Agustus 2026 Terbaru dan Cara Klaimnya
  • Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan
  • Dosen Ini Gunakan Trik untuk Bongkar 32 Mahasiswa yang Ketahuan Menyontek Pakai AI
  • Daftar Lengkap 35 Cabang Olahraga yang Diikuti Kontingen Indonesia di Asian Games 2026
  • Ketika Negara Lain Punya Pahlawan Sendiri, Bogor Punya ‘The Sanitizer’ yang Bekerja dalam Senyap
  • Jalan Terjal Menuju Semifinal: Persija Bantai PSMS 4-1, Skenario El Clasico Kontra Persib di Depan Mata!
  • Duka Bertubi-tubi Hantam Pas Band, Kehilangan Beruntun dari Istri Personel hingga Trisnoize
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Erlita Widiasih Luncurkan Buku Nay dan Bunga Lotus, Dilengkapi Cerita Inspiratif dan Pesan Moral

By Putra JuangRabu, 30 Oktober 2024 14:07 WIB4 Mins Read
Penjabat Ketua TP PKK Majalengka, Erlita Widiasih meluncurkan buku cerita berjudul Nay dan Bunga Lotus. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Majalengka, Erlita Widiasih meluncurkan buku cerita berjudul Nay dan Bunga Lotus, Rabu (30/10/2024). Buku seri petualangan yang dilengkapi ilustrasinya tersebut merupakan cerita inspiratif untuk anak-anak.

Peluncuran buku Nay dan Bunga Lotus dihadiri Penjabat Ketua TP PKK Jawa Barat, Amanda Soemedi; Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Jabar, Yanti Krisyana Dewi; Penjabat Bupati Majalengka, Dedi Supandi; hingga ratusan kader TP PKK seluruh daerah se-Jabar.

Penampilan kesenian rampak genteng yang dibawakan ibu-ibu camat se-Kabupaten Majalengka, bazar produk unggulan UMKM, hingga lomba menggambar tingkat SD-SMP juga turut memeriahkan peluncuran buku Nay dan Bunga Lotus yang diterbitkan percetakan Erlangga for Kids tersebut.

Penjabat Ketua TP PKK Jabar, Amanda Soemedi; Ketua DWP Jawa Barat, Yanti Krisyana Dewi; Penjabat Ketua TP PKK Kabupaten Majalengka, Erlita Widiasih; hingga Penjabat Bupati Majalengka, Dedi Supandi mengusap kuas pada layar LCD sebagai tanda peluncuran buku Nay dan Bunga Lotus.

Penjabat Ketua TP PKK Majalengka, Erlita Widiasih mengatakan, Buku Nay dan Bunga Lotus merupakan cerita inspiratif tentang anak yang mendapatkan nilai baik dari bunga lotus atau dikenal juga sebagai teratai. Buku itu juga dilengkapi pesan moral untuk anak-anak dari psikolog, sehingga membantu tumbuh kembangnya.

“Buku Nay dan Bunga Lotus berisi 32 halaman dengan menggunakan dua bahasa, yakni Indonesia dan Inggris, sehingga dapat menjadi media pembelajaran untuk mengasah kosa kata bahasa asing pada anak-anak, bahkan dilengkapi ilustrasinya juga,” ucap Erlita dalam keterangannya.

Erlita mengatakan, penulisan cerita Nay dan Bunga Lotus terinspirasi dari legenda Nay Ambet Kasih atau Nyi Rambut Kasih yang terkenal di kalangan masyarakat Kabupaten Majalengka. Bahkan, pihaknya juga merampungkan ilustrasinya dahulu baru kemudian menuliskan ceritanya.

Sebab, sedari dulu Erlita memang gemar melukis, sehingga hal pertama yang dilakukannya ialah menggarap ilustrasi yang digunakan untuk buku Nay dan Bunga Lotus. Pihaknya mengakui, penggunaan ilustrasi tersebut untuk mendorong perkembangan imajinasi anak-anak.

“Cerita Nay dan Bunga Lotus ini intinya kita harus tetap bisa hidup bermanfaat bagi banyak orang dalam kondisi apapun seperti bunga lotus yang bisa tumbuh di mana pun. Bahkan, dilengkapi pesan moral untuk anak-anak dari psikolog, sehingga mampu membantu tumbuh kembangnya,” terangnya.

Sementara itu, Penjabat Ketua TP PKK Jabar, Amanda Soemedi, mengapresiasi Penjabat Ketua TP PKK Kabupaten Majalengka, Erlita Widiasih, yang telah berkontribusi untuk mendorong perkembangan anak melalui penulisan buku seri petualangan Nay dan Bunga Lotus yang memberikan banyak pelajaran berharga.

Dia berharap, kehadiran buku tersebut menjadi bacaan favorit anak-anak, sehingga memberikan banyak manfaat untuk menyongsong generasi Indonesia emas 2045. Pasalnya, kehadiran buku semacam itu sangat dibutuhkan anak-anak untuk membantu proses tumbuh kembangnya.

“Aktivitas membaca buku bagi anak-anak sangat penting untuk melatih beragam kemampuan dan termasuk meningkatkan kedekatan dengan orang tuanya. Di tengah gempuran perkembangan gadget saat ini, kehadiran buku Nay dan Bunga Lotus menjadi asupan bergizi bagi perkembangan anak-anak,” kata Amanda.

Peluncuran buku tersebut dimeriahkan tari kabaret murid-murid TK di Kabupaten Majalengka yang menampilkan cerita tentang buku Nay dan Bunga Lotus. Mereka mengenakan berbagai kostum sesuai perannya masing-masing dari mulai menjadi Nay, ikan, pepohonan, hingga bunga lotus.

Bahkan, murid-murid TK juga memeragakan gerakan sesuai peran yang didapatnya sambil menari-nari diiringi alunan musik hingga efek suara angin, air, dan lainnya.

Cerita diawali gadis cilik bernama Nay yang bermain di hutan, dan berenang di kolam yang dipenuhi ikan-ikan kecil, kemudian melihat bunga yang indah mekar di tanaman yang tumbuh di areal kolam tersebut.

Nay yang melihat keindahan bunga lotus langsung memetiknya, dan tanpa sengaja merusak beberapa tanaman tersebut untuk dibawa pulang. Namun, pada malamnya Nay justru bermimpi buruk berada di dalam air, dan terdapat batang tanaman teratai yang tumbuh hampir di sekujur badannya, sehingga langsung menangis.

Saat itu, ibunya yang mendengar Nay menangis sendirian pada tengah malam lantas menenangkannya, dan meminta untuk melanjutkan tidurnya hingga pagi. Di pagi harinya, Nay menceritakan mimpi tersebut kepada ayahnya, dan langsung mengatakan tidak ada yang salah dalam mimpi itu.

Ayahnya mengingatkan Nay agar selalu menjadi seperti bunga lotus yang bisa tumbuh di tanah maupun air, bahkan lumpur sekalipun, tetapi bunganya tetap cantik dan indah. Sehingga cerita Nay dan Bunga Lotus dipersembahkan untuk memotivasi anak-anak di Majalengka menjadi pribadi yang tangguh. (ADV)

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Buku Nay dan Bunga Lotus Cerita Inspiratif Dedi Supandi Erlita Widiasih Kabupaten Majalengka TP PKK Majalengka
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.