Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
menonton film

Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!

Jumat, 20 Februari 2026 01:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Kamis, 19 Februari 2026 22:34 WIB

Link Video Chindo Adidas Full Version Bertebaran, Awas Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya!

Kamis, 19 Februari 2026 22:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!
  • Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington
  • Link Video Chindo Adidas Full Version Bertebaran, Awas Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya!
  • Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan
  • Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen
  • Mau Bukber Seru di Bandung? Ini 5 Kafe Hits dengan Paket Iftar Lengkap
  • Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung
  • Persib Gagal di ACL Two, Nasib Adam Przybek Ikut Terseret
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Evakuasi Sarang Tawon Berujung Maut di Subang

By Aga GustianaSabtu, 26 Juli 2025 07:30 WIB3 Mins Read
Ilustrasi tawon
Ilustrasi tawon. (Foto: Pixabay/ClaudiaWollesen)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Upaya mengevakuasi sarang tawon vespa yang menempel di atap rumah warga di Desa Karang Mulya, Kecamatan Legon Sari, Subang, berujung maut. Seorang warga bernama Warno, atau yang akrab disapa Ano (55), tewas setelah diserang ratusan tawon saat mencoba menangani sarang tersebut secara mandiri.

Peristiwa ini terjadi saat Warno nekat naik ke atap rumah warga tanpa menunggu bantuan dari petugas. Padahal, warga dan pemilik rumah sebelumnya telah melaporkan keberadaan sarang tawon itu kepada BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Subang untuk ditangani secara resmi.

“Katanya mau ada tim damkar ke rumah mau evakuasi sarang tawon, terus ada warga nyari tangga. Kemudian ada almarhum bilang ah kecil itu mah saya udah biasa, saya udah bilang ada petugas mau datang. Uwa malah langsung naik lewat dalam (rumah) tapi gak bisa, kirain gak melanjutkan dia naik dari luar,” tutur Wahidin, kerabat korban, Jumat (25/7/2025).

Menurut penuturan Wahidin, Warno awalnya sempat meminta karung untuk mengamankan sarang tawon. Namun proses evakuasi berjalan tidak sesuai rencana. Sarang tawon malah terjatuh dan memicu serangan agresif dari koloni tawon.

Baca Juga:  Empat Tersangka Kasus Subang Ajukan Praperadilan, Polda Jabar: Bukan Masalah

“Kata uwa, mana karung tapi sarang enggak masuk ke karung, terus tangan uwa coba gapai sarang tawon. Tapi tangan uwa langsung dikerubutin tawon, luka dan badan penuh tawon,” lanjut Wahidin.

Dalam kondisi panik dan dikerubungi tawon, Warno berusaha turun menggunakan tangga, namun kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Ia pingsan di tempat kejadian. Sayangnya, warga di sekitar tidak langsung menolong karena khawatir ikut diserang tawon.

Baca Juga:  Subang Dilanda Longsor, 1 Orang Meninggal 12 Luka Ringan

“Wa Ano udah pingsan dibawa, terus dibawa ke rumah sakit, sempat dirawat tapi tidak bisa tertolong, meninggal dunia,” pungkas Wahidin.

Kepala Desa Karang Mulya, Rodid Saeful Alam, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengungkapkan bahwa korban tiba di fasilitas kesehatan dalam kondisi kritis akibat sengatan yang hampir mengenai seluruh tubuh.

“Betul ada rumah warga yang ada sarang tawonnya. Jadi warga berusaha untuk memusnahkan sarang tawon itu. Sebenarnya sudah melapor karena memang mungkin kecil sarangnya, makanya almarhum berusaha untuk memusnahkan sendiri. Almarhum tersengat hampir seluruh tubuhnya diserang tawon tersebut. Kemudian dibawa ke rumah sakit dalam kondisi sudah kritis. Tadi malam korban meninggal,” ungkap Rodid.

Baca Juga:  Jaga Ekosistem Laut, JNE Bersama Venambak dan Wanadri Tanam 500 Pohon Mangrove

Jenazah Warno tiba di rumah duka dengan mobil ambulans dan disambut isak tangis keluarga. Ia kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim BPBD dan Damkar Subang langsung diterjunkan ke lokasi untuk menuntaskan evakuasi sarang tawon yang sempat memicu kepanikan. Sebelumnya, pihak petugas memang telah merencanakan proses evakuasi pada malam hari, saat tawon-tawon sudah kembali ke dalam sarang dan relatif tidak aktif.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita Subang BPBD Subang Damkar Subang evakuasi sarang tawon kecelakaan tawon korban sengatan tawon Subang tawon vespa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan

Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung

Satpol PP Bandung Tegaskan Larangan Jualan Takjil di Zona Terlarang

Satpol PP Bandung Larang Sahur On The Road dan Perang Sarung Selama Ramadan

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.