Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Drama 5 Gol di GBLA! Persib Tumbangkan Bali United, Tetap Kokoh di Puncak

Minggu, 12 April 2026 21:22 WIB

Gol Tandukan Mematikan! Persib Unggul 1-0 atas Bali United di Babak Pertama

Minggu, 12 April 2026 19:55 WIB

Inilah Starter Persib vs Bali United, Beckham Tersingkir dari Line Up Awal

Minggu, 12 April 2026 19:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Drama 5 Gol di GBLA! Persib Tumbangkan Bali United, Tetap Kokoh di Puncak
  • Gol Tandukan Mematikan! Persib Unggul 1-0 atas Bali United di Babak Pertama
  • Inilah Starter Persib vs Bali United, Beckham Tersingkir dari Line Up Awal
  • Tuntut Keadilan, Advokat Desak Kejari Bongkar Tuntas Skandal Proyek Ambulans RSUD Subang
  • Di Balik Jabatan Ketua DPRD Gowa: Usia 25 Tahun, Harta 5 Miliar, Tapi Public Speaking Disorot?
  • Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ di Dapur Bikin Heboh, Ternyata Ada Fakta Mengerikan
  • Gedung Sate dan Gasibu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terpadu Ikonik Jawa Barat
  • Siap-siap Drama! Persib vs Bali United, Adu Serang yang Tak Terhindarkan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 12 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Evakuasi Sarang Tawon Berujung Maut di Subang

By Aga GustianaSabtu, 26 Juli 2025 07:30 WIB3 Mins Read
Ilustrasi tawon
Ilustrasi tawon. (Foto: Pixabay/ClaudiaWollesen)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Upaya mengevakuasi sarang tawon vespa yang menempel di atap rumah warga di Desa Karang Mulya, Kecamatan Legon Sari, Subang, berujung maut. Seorang warga bernama Warno, atau yang akrab disapa Ano (55), tewas setelah diserang ratusan tawon saat mencoba menangani sarang tersebut secara mandiri.

Peristiwa ini terjadi saat Warno nekat naik ke atap rumah warga tanpa menunggu bantuan dari petugas. Padahal, warga dan pemilik rumah sebelumnya telah melaporkan keberadaan sarang tawon itu kepada BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Subang untuk ditangani secara resmi.

“Katanya mau ada tim damkar ke rumah mau evakuasi sarang tawon, terus ada warga nyari tangga. Kemudian ada almarhum bilang ah kecil itu mah saya udah biasa, saya udah bilang ada petugas mau datang. Uwa malah langsung naik lewat dalam (rumah) tapi gak bisa, kirain gak melanjutkan dia naik dari luar,” tutur Wahidin, kerabat korban, Jumat (25/7/2025).

Menurut penuturan Wahidin, Warno awalnya sempat meminta karung untuk mengamankan sarang tawon. Namun proses evakuasi berjalan tidak sesuai rencana. Sarang tawon malah terjatuh dan memicu serangan agresif dari koloni tawon.

Baca Juga:  Tingkatkan Keandalan Jaringan, PLN Icon Plus Lakukan Perapihan Kabel Fiber Optik di Subang

“Kata uwa, mana karung tapi sarang enggak masuk ke karung, terus tangan uwa coba gapai sarang tawon. Tapi tangan uwa langsung dikerubutin tawon, luka dan badan penuh tawon,” lanjut Wahidin.

Dalam kondisi panik dan dikerubungi tawon, Warno berusaha turun menggunakan tangga, namun kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Ia pingsan di tempat kejadian. Sayangnya, warga di sekitar tidak langsung menolong karena khawatir ikut diserang tawon.

Baca Juga:  Viral Sidak Dedi Mulyadi ke Pabrik Aqua, Terungkap Airnya dari Sumur Bor

“Wa Ano udah pingsan dibawa, terus dibawa ke rumah sakit, sempat dirawat tapi tidak bisa tertolong, meninggal dunia,” pungkas Wahidin.

Kepala Desa Karang Mulya, Rodid Saeful Alam, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengungkapkan bahwa korban tiba di fasilitas kesehatan dalam kondisi kritis akibat sengatan yang hampir mengenai seluruh tubuh.

“Betul ada rumah warga yang ada sarang tawonnya. Jadi warga berusaha untuk memusnahkan sarang tawon itu. Sebenarnya sudah melapor karena memang mungkin kecil sarangnya, makanya almarhum berusaha untuk memusnahkan sendiri. Almarhum tersengat hampir seluruh tubuhnya diserang tawon tersebut. Kemudian dibawa ke rumah sakit dalam kondisi sudah kritis. Tadi malam korban meninggal,” ungkap Rodid.

Baca Juga:  Tinjau Banjir Rob di Subang, Pj Gubernur Jabar Siapkan Tanggul Darurat

Jenazah Warno tiba di rumah duka dengan mobil ambulans dan disambut isak tangis keluarga. Ia kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim BPBD dan Damkar Subang langsung diterjunkan ke lokasi untuk menuntaskan evakuasi sarang tawon yang sempat memicu kepanikan. Sebelumnya, pihak petugas memang telah merencanakan proses evakuasi pada malam hari, saat tawon-tawon sudah kembali ke dalam sarang dan relatif tidak aktif.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita Subang BPBD Subang Damkar Subang evakuasi sarang tawon kecelakaan tawon korban sengatan tawon Subang tawon vespa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tuntut Keadilan, Advokat Desak Kejari Bongkar Tuntas Skandal Proyek Ambulans RSUD Subang

Di Balik Jabatan Ketua DPRD Gowa: Usia 25 Tahun, Harta 5 Miliar, Tapi Public Speaking Disorot?

Gedung Sate dan Gasibu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terpadu Ikonik Jawa Barat

Dikasih Kebun Sawit Malah Ngelunjak! Istri Bongkar Borok Suami: Diduga Selingkuh dan Gadein Surat Tanah Keluarga!

Aksi Senyap 20 Tahun Terhenti! Polisi Tangkap ‘Ki Bedil’, Perakit Senjata Ilegal Kelas Atas

Cuma Pakai Karung ke Sekolah! Bocah SD Ini Terpaksa ‘Ngebadut’ Demi Obat Mamah

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.