bukamata.id — DPRD Jawa Barat memberikan peringatan keras kepada eksekutif terkait konsistensi pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jawa Barat 2025–2030.
Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang, mengungkapkan indikasi awal adanya sejumlah target kinerja pembangunan yang dipatok dalam RPJMD tidak tercapai pada pelaksanaannya di lapangan.
“Sekilas memang ada yang tidak tercapai di RPJMD, salah satu pemicunya karena pendapatan daerah yang tertekan. Ini akan kami lakukan evaluasi total mulai minggu ini,” ujar Rafael saat ditemui di Bandung, Sabtu (18/7/2026).
Rafael mengimbau agar dalam penyusunan KUA-PPAS mendatang, rancangan program Gubernur tetap harus mengacu penuh pada RPJMD yang telah disepakati bersama antara eksekutif dan legislatif.
“Penyusunan anggaran itu wajib berbasis RPJMD. Tidak boleh keluar dari arah dan patokan yang sudah dirancang untuk lima tahun ke depan,” tegasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










