Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Skor Tipis, Kemenangan Persib Atas Persita Tetap Jagokan Maung Bandung di Puncak

Minggu, 22 Februari 2026 22:45 WIB

Farhan Ajak Hartono dan Irfan Hakim Tinjau Sampah, Siap Replikasi ke 1.592 RW Bandung

Minggu, 22 Februari 2026 22:29 WIB

Video Viral 17 Menit ‘Teh Pucuk’ Kembali Dicari, Benarkah Ada Versi Tanpa Sensor?

Minggu, 22 Februari 2026 20:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Skor Tipis, Kemenangan Persib Atas Persita Tetap Jagokan Maung Bandung di Puncak
  • Farhan Ajak Hartono dan Irfan Hakim Tinjau Sampah, Siap Replikasi ke 1.592 RW Bandung
  • Video Viral 17 Menit ‘Teh Pucuk’ Kembali Dicari, Benarkah Ada Versi Tanpa Sensor?
  • Satpam Tersibuk di Indonesia! Kewalahan Hadapi Orang yang Minta Uang ke Willie Salim
  • Jadwal Siaran Langsung Persib Bandung vs Persita Tangerang di Super League 2025/2026
  • Safari Ramadhan 2026, Waketum PPP Agus Suparmanto Kunjungi Ponpes di Jawa Barat
  • Adzan Maghrib Bandung Hari Ini Pukul Berapa? Jangan Sampai Terlewat
  • Subuh Mencekam! Fly Over Pasopati Nyaris Jadi Sirkuit Dadakan, 16 Motor Diamankan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 23 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Farhan Ajak Hartono dan Irfan Hakim Tinjau Sampah, Siap Replikasi ke 1.592 RW Bandung

By SusanaMinggu, 22 Februari 2026 22:29 WIB3 Mins Read
Wali Kota Bandung Farhan ajak Hartono Soekwanto dan Irfan Hakim tinjau pengelolaan sampah berbasis masyarakat di 3 lokasi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak pengusaha Hartono Soekwanto dan presenter Irfan Hakim meninjau langsung pengelolaan sampah berbasis masyarakat di tiga lokasi strategis di Bandung, pada Minggu (22/2/2026).

Kunjungan ini bertujuan memperkuat gerakan pilah sampah dari rumah sekaligus mendorong replikasi pengelolaan sampah berbasis komunitas di seluruh RW Kota Bandung yang mencapai 1.592 RW.

Tiga Lokasi Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas

Tiga lokasi yang dikunjungi yakni:

  1. Jasmine Integrated Farming di Antapani
  2. Buruan SAE Cibangkong, Kecamatan Batununggal
  3. Rumah Maggot Kurdi Timur

Ketiga lokasi ini menjadi contoh nyata bagaimana sampah rumah tangga diubah menjadi maggot, pupuk kompos, hingga mendukung urban farming warga, sekaligus meningkatkan ekonomi komunitas.

Di Jasmine Integrated Farming, pengolahan sampah sudah berjalan sejak 2019 secara terintegrasi, mulai dari pemilahan hingga pemanfaatan hasil olahan untuk pertanian warga. Setiap hari, sekitar 150 kilogram sampah organik diolah di lokasi ini, atau hampir lima ton per bulan, sehingga tidak perlu dibuang ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Baca Juga:  Kabar Baik untuk Guru di Kota Bandung, Honor Dinaikkan Meski Rekrutmen PPPK Tertunda

Ketua KSM Jasmine Integrated Farming, Dodi Iriana, menekankan bahwa konsistensi warga menjadi kunci keberhasilan program.

“Kalau dibilang duitnya mungkin tidak besar, tapi keberkahannya luar biasa. Dari 2019 sampai sekarang kami mendapat penghargaan dari tingkat kecamatan, kota, provinsi sampai nasional. Bahkan tamu dari luar kota dan luar negeri datang karena tahu dari media sosial,” ujar Dodi.

Dari pengolahan sampah ini, warga mampu menghasilkan sekitar Rp2 juta per bulan yang digunakan untuk operasional dan kegiatan ekonomi komunitas.

Baca Juga:  Padel, Olahraga Raket Modern yang Kian Digemari di Bandung

Dukungan Hartono Soekwanto dan Irfan Hakim

Hartono Soekwanto, yang akrab disapa Bos Koin, mengaku terkesan dengan kesadaran warga dalam mengelola sampah dari sumbernya.

“Sampah yang dihasilkan sendiri, dikelola sendiri, menjadi maggot dan pupuk kompos. Luar biasa. Kami sebagai warga tentu gembira melihat perkembangan ini,” kata Hartono.

Ia pun mengajak masyarakat mulai memilah sampah dari rumah sebagai langkah sederhana untuk mendukung kebersihan Kota Bandung.

“Mulai dari hal kecil, misalnya kulit buah dipisahkan. Kita bantu program pemerintah. Cita-cita semua orang kan Bandung lebih bersih,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, penyelesaian persoalan sampah harus dimulai dari rumah tangga dan lingkungan warga. Menurutnya, keberhasilan sejumlah RW harus segera direplikasi ke seluruh Kota Bandung.

Baca Juga:  Pujian Bos Koi Hartono Soekwanto: Parahyangan Golf Bukti Lapangan Kelas Dunia dari Bandung Barat

“Kita harus replikasi, replikasi, replikasi. Komitmen kita sampah harus selesai dari hulunya, dari rumah dan lingkungan kita sendiri,” ujar Farhan.

Presenter Irfan Hakim menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam memperkuat gerakan peduli lingkungan, terutama di kota kreatif seperti Bandung.

Kolaborasi Pemerintah, Masyarakat, dan Figur Publik

Kunjungan ini menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, figur publik, dan masyarakat menjadi kunci membangun sistem pengelolaan sampah berkelanjutan.

Dimulai dari rumah dan lingkungan warga, gerakan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mendukung kota Bandung menjadi lebih bersih dan sehat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Farhan Bandung Hartono Soekwanto Irfan Hakim Bandung Jasmine Integrated Farming Pengelolaan Sampah RW Sampah Organik Bandung Urban Farming Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Safari Ramadhan 2026, Waketum PPP Agus Suparmanto Kunjungi Ponpes di Jawa Barat

Adzan Maghrib Bandung Hari Ini Pukul Berapa? Jangan Sampai Terlewat

Subuh Mencekam! Fly Over Pasopati Nyaris Jadi Sirkuit Dadakan, 16 Motor Diamankan

Jual Ayam Bukan Dinosaurus! Viral Satpol PP SBD Razia Pedagang Kecil Sampai ke Akar-akarnya

Detik-detik Menegangkan! Polisi Selamatkan Pemuda Indramayu dari Bunuh Diri, Alasannya Bikin Terkejut

Bandung Zoo Siap Sambut Lebaran! Satwa Dipastikan Sehat

Terpopuler
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
  • No Sensor? Link Video Teh Pucuk 17 Menit Viral, Simak Klarifikasinya
  • Link Video Viral Chindo Adidas Ada yang Durasi Panjang, Apa Isinya?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit di Telegram, Berani Klik?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.