Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Citarum Berubah Drastis! Batujajar Dipenuhi Eceng Gondok, Air Saguling Turun 20 Meter

Senin, 14 September 2026 15:50 WIB

Maudy Ayunda Dihujat ‘Tone Deaf’: Kuliah Dibayai LPDP tapi Minim Empati, Kalah Telak dari Cinta Laura?

Senin, 14 September 2026 15:18 WIB

Banyak Diprotes, Pemkot Bandung Pastikan BRT Tetap Dilanjutkan

Senin, 14 September 2026 15:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Citarum Berubah Drastis! Batujajar Dipenuhi Eceng Gondok, Air Saguling Turun 20 Meter
  • Maudy Ayunda Dihujat ‘Tone Deaf’: Kuliah Dibayai LPDP tapi Minim Empati, Kalah Telak dari Cinta Laura?
  • Banyak Diprotes, Pemkot Bandung Pastikan BRT Tetap Dilanjutkan
  • Misi di Korea Terancam? Persib Kehilangan Ujung Tombak Jelang Duel FC Seoul
  • Hampir 300 SPPG Beroperasi di Bandung, Farhan Tegaskan Wajib Bersertifikasi
  • 10 Toko Legend Bandung yang Masih Eksis Puluhan Tahun, Nomor 1 Bikin Nostalgia
  • Lewat Seni Pupuh Sinom, BNN Jabar Gencarkan Edukasi Antinarkoba untuk Generasi Muda
  • Pemkot Bandung Perketat Pengawasan SPPG MBG, Diberi Waktu 2 Minggu untuk Berbenah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kabar Baik untuk Guru di Kota Bandung, Honor Dinaikkan Meski Rekrutmen PPPK Tertunda

By Aga GustianaSabtu, 12 Juli 2025 10:29 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung, M Farhan.
Wali Kota Bandung, M Farhan. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung resmi mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2025. Dalam perubahan ini, terdapat peningkatan anggaran sebesar Rp400 miliar, yang akan dialokasikan ke berbagai sektor selama enam bulan ke depan. Dengan penambahan ini, total APBD Kota Bandung tahun 2025 mencapai Rp8,36 triliun.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa meskipun ada kenaikan anggaran, keseimbangan fiskal daerah tetap terjaga.

“Kelebihan tersebut masih bisa ditutupi, sehingga kita masih bisa tetap bertahan atau menjaga prinsip anggaran berimbang. Di mana pengeluaran dan pendapatan daerah adalah sama,” ujar Farhan usai rapat pengesahan APBD di DPRD Kota Bandung, Jumat (11/7/2025).

Baca Juga:  Siap-Siap! Pemkot Bandung Bakal Rekrut 838 Formasi ASN

Pendidikan Jadi Fokus Utama

Farhan mengungkapkan bahwa alokasi anggaran perubahan akan menyentuh seluruh sektor pemerintahan, termasuk 23 sektor wajib dan 12 sektor pilihan. Dari seluruh alokasi tersebut, sektor pendidikan mendapat perhatian terbesar, yaitu sekitar 26% dari total APBD.

“Pendidikan tetap di atas 26%, (peruntukannya) macam-macam, terutama untuk peningkatan honor,” jelasnya.

Peningkatan honorarium tenaga kerja, khususnya para pendidik, menjadi fokus penting, mengingat Pemkot Bandung belum dapat melakukan pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK maupun dari PPPK ke CPNS karena keterbatasan anggaran.

“Peningkatan honor itu penting sekali. Sayangnya kita memang belum bisa melaksanakan pengangkatan P3K menjadi CPNS dan pengangkatan honorer menjadi P3K. Tuntutan anggarannya terlalu besar,” terang Farhan.

Baca Juga:  Cukur Rambut Murid Jadi Petaka: Kisah Pilu Guru Honorer hingga Kapolda dan Jaksa Agung Turun Tangan

“Tapi untuk tenaga-tenaga pengajar (guru), kita memang berusaha sekuat tenaga untuk memastikan bahwa honor yang diterima itu wajar dan manusiawi,” tambahnya.

Insentif RW Dimulai, Tapi Bersyarat

Salah satu program andalan dari pasangan Wali Kota Farhan dan Wakil Wali Kota Erwin, yakni pemberian insentif RW sebesar Rp1 miliar untuk lima tahun, akan mulai dijalankan pada semester kedua tahun ini. Untuk tahap awal, 151 RW dari total 1.591 RW di Kota Bandung akan menerima insentif tersebut.

Baca Juga:  Tak Seperti Jakarta, Pemprov Jabar Akan Tetap Gunakan Guru Honorer dengan Sistem Baru

Namun, distribusi dana ini tidak diberikan secara merata, melainkan selektif dan berbasis capaian. Salah satu syarat utamanya adalah keberhasilan RW dalam mengimplementasikan program Kawasan Bebas Sampah (KBS).

“Kita kan punya sisa tahun anggaran tinggal 6 bulan lagi. Maka kita akan pilih 151 RW yang akan diberikan insentif dengan beberapa indikator pencapaian tertentu,” ujar Farhan.

Langkah ini diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, sekaligus sebagai bentuk apresiasi terhadap RW yang telah menunjukkan kinerja baik dalam pengelolaan wilayahnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

CPNS guru honorer
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Citarum Berubah Drastis! Batujajar Dipenuhi Eceng Gondok, Air Saguling Turun 20 Meter

Banyak Diprotes, Pemkot Bandung Pastikan BRT Tetap Dilanjutkan

Hampir 300 SPPG Beroperasi di Bandung, Farhan Tegaskan Wajib Bersertifikasi

Lewat Seni Pupuh Sinom, BNN Jabar Gencarkan Edukasi Antinarkoba untuk Generasi Muda

Pemkot Bandung Perketat Pengawasan SPPG MBG, Diberi Waktu 2 Minggu untuk Berbenah

Skandal Korupsi Pemkab Bekasi: Eks Bupati Ade Kuswara Kunang Divonis 6 Tahun Penjara

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.