Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kode Rahasia FF Juni 2026 Bocor! Ini Daftar Terbaru yang Masih Aktif

Jumat, 19 Juni 2026 05:00 WIB

Persib Dalam Krisis Skuad? Sanksi FIFA Bikin Transfer Mandek, Pemain Bisa Hengkang

Jumat, 19 Juni 2026 04:00 WIB

Link Video Cut Salwa Viral Ramai Dicari, Warganet Diimbau Waspada Tautan Palsu

Jumat, 19 Juni 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kode Rahasia FF Juni 2026 Bocor! Ini Daftar Terbaru yang Masih Aktif
  • Persib Dalam Krisis Skuad? Sanksi FIFA Bikin Transfer Mandek, Pemain Bisa Hengkang
  • Link Video Cut Salwa Viral Ramai Dicari, Warganet Diimbau Waspada Tautan Palsu
  • Borong Pemain Bintang Gratis! Ini Kode Redeem FC Mobile Terbaru 19 Juni 2026
  • Serbu Hadiah Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Terbaru 19 Juni 2026 dan Cara Klaimnya
  • Siapkan Antisipasi PHK, Dedi Mulyadi Sebut Investasi dan Rekrutmen Industri di Jabar Masih Tinggi
  • DPRD Jabar Dorong SPMB Lebih Transparan, Usulkan Nilai Peserta Dipublikasikan ke Publik
  • Penataan Bandung Berlanjut, Dedi Mulyadi Janjikan Bantuan untuk Pedagang Arcamanik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 19 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Freerunners Bandung dan Pace & Place Terancam Blacklist dari Pocari Sweat Run

By Aga GustianaJumat, 25 Juli 2025 09:26 WIB2 Mins Read
Pemkot Bandung menjatuhkan sanksi kepada komunitas Free Runners dan Pace and Place akibat pelanggaran saat Pocari Sweat Run 2025. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penyelenggara Pocari Sweat Run Indonesia 2025 menyampaikan kekecewaan mendalam atas insiden pembagian minuman keras jenis bir oleh komunitas lari Freerunners Bandung dan Pace & Place saat acara berlangsung di Kota Bandung.

Aksi tersebut ramai diperbincangkan warganet, terutama di media sosial Instagram, dan memicu kritik tajam publik. Sebagai respons, Pemerintah Kota Bandung pun memanggil kedua komunitas dan menjatuhkan sanksi berupa denda administratif sebesar Rp 5 juta.

Perwakilan panitia, Puspita Winawati, menegaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan tanpa koordinasi dengan pihak penyelenggara.

“Karena kegiatan ini (bagi-bagi bir) sama sekali tidak ada pemberitahuan ataupun meminta izin ataupun persetujuan dari pihak penyelenggara,” ujar Puspita saat konferensi pers di Balai Kota Bandung, Kamis (24/7/2025).

Baca Juga:  Penertiban PKL Cicadas Berjalan Humanis, Pemkot Utamakan Dialog

Puspita menambahkan bahwa insiden tersebut sepenuhnya merupakan inisiatif dari komunitas terkait dan sangat bertolak belakang dengan misi utama kegiatan yang fokus pada promosi gaya hidup sehat.

“Tujuan dari event ini tentunya untuk memberikan kontribusi terhadap kesehatan masyarakat. Tetapi terjadi hal seperti ini, jadi kami merasa sangat-sangat dirugikan dari segi kredibilitas maupun reputasi dari event itu sendiri,” katanya.

Meski kecewa, pihak panitia mengapresiasi langkah cepat dan tegas yang diambil oleh Pemerintah Kota Bandung dalam menjatuhkan sanksi sesuai dengan aturan daerah.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Lakukan Berbagai Persiapan Jelang Nataru 2024

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Bandung karena sangat siap tegap memberikan sanksi sesuai dengan peraturan pemerintah,” ujar Puspita.

Terkait langkah selanjutnya, pihak Pocari Sweat Run tengah mempertimbangkan untuk mengevaluasi keterlibatan kedua komunitas dalam acara mendatang, termasuk kemungkinan blacklist.

“Ya, nanti kami akan bicarakan kepada pihak Freerunners. Tentunya dengan kejadian seperti ini, ada hal yang akan kami tegaskan. Mungkin Freerunners juga tidak bisa mengikuti acara Pocari selanjutnya,” jelasnya.

Tentang Komunitas Terkait

Pace and Place (PACE) dikenal sebagai komunitas yang mengusung misi edukatif, pemberdayaan sosial, serta pengembangan diri, khususnya di bidang pendidikan inklusif. Mereka menekankan pembentukan karakter, daya saing, serta pelestarian budaya.

Baca Juga:  Buntut Pelemparan Botol, Persib Bandung Kena Sanksi Komite Disiplin PSSI

Sementara itu, Freerunners Bandung merupakan komunitas yang mempraktikkan freerunning, yaitu aktivitas gerak dinamis yang memadukan lompatan, panjatan, hingga akrobatik di berbagai lingkungan, baik urban maupun alam terbuka. Aktivitas ini berakar dari parkour, namun lebih menekankan pada ekspresi dan gaya gerak kreatif.

Penyelenggara berharap insiden ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar nilai-nilai edukatif dan tanggung jawab tetap dijunjung tinggi dalam pelaksanaan acara publik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Freerunners Bandung Pace and Place Pemkot Bandung Pocari Sweat Run 2025 sanksi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siapkan Antisipasi PHK, Dedi Mulyadi Sebut Investasi dan Rekrutmen Industri di Jabar Masih Tinggi

DPRD Jabar Dorong SPMB Lebih Transparan, Usulkan Nilai Peserta Dipublikasikan ke Publik

Penataan Bandung Berlanjut, Dedi Mulyadi Janjikan Bantuan untuk Pedagang Arcamanik

Update Kasus Penyekapan di Bandung, Polisi Sebut Pelaku Terus Berpindah Lokasi

Dedi Mulyadi Siapkan Nobar Piala Dunia di Jabar, Yakin Argentina Jadi Magnet Penonton

Aksi Mahasiswa di Bandung Memanas, Polisi Lakukan Penindakan Tegas

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.