Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cek penerima PIP 2025

Panduan Lengkap Cara Daftar PIP Kemendikdasmen 2026: Syarat, Alur, dan Cek Status

Rabu, 5 Agustus 2026 12:12 WIB

Cara War Tiket Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka dan Jadwal Pendaftarannya

Rabu, 5 Agustus 2026 12:01 WIB

Buruan Klaim! 15 Kode Redeem Free Fire Hari Ini Bisa Dapat Item Langka dari Garena

Rabu, 5 Agustus 2026 12:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Panduan Lengkap Cara Daftar PIP Kemendikdasmen 2026: Syarat, Alur, dan Cek Status
  • Cara War Tiket Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka dan Jadwal Pendaftarannya
  • Buruan Klaim! 15 Kode Redeem Free Fire Hari Ini Bisa Dapat Item Langka dari Garena
  • Final Piala Presiden 2026 Tinggal Hitungan Jam, Igor Tolic Soroti Aturan FIFA yang Dilanggar
  • Aksi Nekat di Andir Bandung, Bendera Merah Putih Dibakar, Pelaku Masih Diburu Polisi
  • Prediksi Chelsea vs Juventus: The Blues Siap Balas Kekalahan, Juve Terancam Tumbang
  • Konvoi Pendukung Persib dan Persija Nyaris Terlibat Bentrok Fisik di Sukabumi
  • Update Harga Emas 5 Agustus 2026, Emas 24 Karat Kini Dibanderol Mulai Rp2,22 Juta per Gram
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Freerunners Bandung dan Pace & Place Terancam Blacklist dari Pocari Sweat Run

By Aga GustianaJumat, 25 Juli 2025 09:26 WIB2 Mins Read
Pemkot Bandung menjatuhkan sanksi kepada komunitas Free Runners dan Pace and Place akibat pelanggaran saat Pocari Sweat Run 2025. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penyelenggara Pocari Sweat Run Indonesia 2025 menyampaikan kekecewaan mendalam atas insiden pembagian minuman keras jenis bir oleh komunitas lari Freerunners Bandung dan Pace & Place saat acara berlangsung di Kota Bandung.

Aksi tersebut ramai diperbincangkan warganet, terutama di media sosial Instagram, dan memicu kritik tajam publik. Sebagai respons, Pemerintah Kota Bandung pun memanggil kedua komunitas dan menjatuhkan sanksi berupa denda administratif sebesar Rp 5 juta.

Perwakilan panitia, Puspita Winawati, menegaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan tanpa koordinasi dengan pihak penyelenggara.

“Karena kegiatan ini (bagi-bagi bir) sama sekali tidak ada pemberitahuan ataupun meminta izin ataupun persetujuan dari pihak penyelenggara,” ujar Puspita saat konferensi pers di Balai Kota Bandung, Kamis (24/7/2025).

Puspita menambahkan bahwa insiden tersebut sepenuhnya merupakan inisiatif dari komunitas terkait dan sangat bertolak belakang dengan misi utama kegiatan yang fokus pada promosi gaya hidup sehat.

“Tujuan dari event ini tentunya untuk memberikan kontribusi terhadap kesehatan masyarakat. Tetapi terjadi hal seperti ini, jadi kami merasa sangat-sangat dirugikan dari segi kredibilitas maupun reputasi dari event itu sendiri,” katanya.

Meski kecewa, pihak panitia mengapresiasi langkah cepat dan tegas yang diambil oleh Pemerintah Kota Bandung dalam menjatuhkan sanksi sesuai dengan aturan daerah.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Bandung karena sangat siap tegap memberikan sanksi sesuai dengan peraturan pemerintah,” ujar Puspita.

Terkait langkah selanjutnya, pihak Pocari Sweat Run tengah mempertimbangkan untuk mengevaluasi keterlibatan kedua komunitas dalam acara mendatang, termasuk kemungkinan blacklist.

“Ya, nanti kami akan bicarakan kepada pihak Freerunners. Tentunya dengan kejadian seperti ini, ada hal yang akan kami tegaskan. Mungkin Freerunners juga tidak bisa mengikuti acara Pocari selanjutnya,” jelasnya.

Tentang Komunitas Terkait

Pace and Place (PACE) dikenal sebagai komunitas yang mengusung misi edukatif, pemberdayaan sosial, serta pengembangan diri, khususnya di bidang pendidikan inklusif. Mereka menekankan pembentukan karakter, daya saing, serta pelestarian budaya.

Sementara itu, Freerunners Bandung merupakan komunitas yang mempraktikkan freerunning, yaitu aktivitas gerak dinamis yang memadukan lompatan, panjatan, hingga akrobatik di berbagai lingkungan, baik urban maupun alam terbuka. Aktivitas ini berakar dari parkour, namun lebih menekankan pada ekspresi dan gaya gerak kreatif.

Penyelenggara berharap insiden ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar nilai-nilai edukatif dan tanggung jawab tetap dijunjung tinggi dalam pelaksanaan acara publik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Freerunners Bandung Pace and Place Pemkot Bandung Pocari Sweat Run 2025 sanksi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aksi Nekat di Andir Bandung, Bendera Merah Putih Dibakar, Pelaku Masih Diburu Polisi

Konvoi Pendukung Persib dan Persija Nyaris Terlibat Bentrok Fisik di Sukabumi

PARAH! Rekam Jejak 4 Oknum Nakes Yang Hina Pasien BPJS: Lulusan UGM dan UI Tapi Minim Empati?!

Gerhana Matahari Total Agustus 2026 Segera Terjadi, Ini Jadwal, Lokasi, dan Dampaknya bagi Bumi

Bansos

Bansos Agustus 2026 Masih Mengalir! Kemensos Ungkap Jadwal Cair PKH dan BPNT Terbaru

Aturan Baru SIM Bikin Geger, Pemilik Kendaraan Wajib Punya BPJS Kesehatan Aktif?

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.