Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bocoran Bursa Transfer Persib 2026: 7 Bintang Dunia Masuk Radar, Ada Striker Tajam Irak!

Minggu, 3 Mei 2026 01:00 WIB
Ilustrasi menonton film

Bahaya Tersembunyi di Balik Situs Film Ilegal, Mengapa LK21 dan IndoXXI Masih Diburu?

Sabtu, 2 Mei 2026 22:00 WIB

Bikin Penasaran Video Viral ‘Tasya Gym Bandar Batang’, Link Diburu Netizen

Sabtu, 2 Mei 2026 21:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bocoran Bursa Transfer Persib 2026: 7 Bintang Dunia Masuk Radar, Ada Striker Tajam Irak!
  • Bahaya Tersembunyi di Balik Situs Film Ilegal, Mengapa LK21 dan IndoXXI Masih Diburu?
  • Bikin Penasaran Video Viral ‘Tasya Gym Bandar Batang’, Link Diburu Netizen
  • Siap-siap! Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik per Mei 2026
  • Saldo KKS Masih Nol? Ini Daftar Penyebab Baru Bansos PKH & BPNT 2026 Tidak Cair Lagi
  • Rezeki Diatur Tuhan, Tapi Dihambat Manusia! Viral Pedagang Kreatif Diduga Diusir Karena Terlalu Laris
  • Bursa Transfer Memanas! Persib Bandung Dikabarkan Kunci Kesepakatan dengan Striker Tajam Asal Brasil
  • Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 3 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Freerunners Bandung dan Pace & Place Terancam Blacklist dari Pocari Sweat Run

By Aga GustianaJumat, 25 Juli 2025 09:26 WIB2 Mins Read
Pemkot Bandung menjatuhkan sanksi kepada komunitas Free Runners dan Pace and Place akibat pelanggaran saat Pocari Sweat Run 2025. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penyelenggara Pocari Sweat Run Indonesia 2025 menyampaikan kekecewaan mendalam atas insiden pembagian minuman keras jenis bir oleh komunitas lari Freerunners Bandung dan Pace & Place saat acara berlangsung di Kota Bandung.

Aksi tersebut ramai diperbincangkan warganet, terutama di media sosial Instagram, dan memicu kritik tajam publik. Sebagai respons, Pemerintah Kota Bandung pun memanggil kedua komunitas dan menjatuhkan sanksi berupa denda administratif sebesar Rp 5 juta.

Perwakilan panitia, Puspita Winawati, menegaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan tanpa koordinasi dengan pihak penyelenggara.

“Karena kegiatan ini (bagi-bagi bir) sama sekali tidak ada pemberitahuan ataupun meminta izin ataupun persetujuan dari pihak penyelenggara,” ujar Puspita saat konferensi pers di Balai Kota Bandung, Kamis (24/7/2025).

Baca Juga:  Bagi-bagi Bir Usai Pocari Sweat Run 2025 di Bandung Tuai Kontroversi, Begini Kata Farhan

Puspita menambahkan bahwa insiden tersebut sepenuhnya merupakan inisiatif dari komunitas terkait dan sangat bertolak belakang dengan misi utama kegiatan yang fokus pada promosi gaya hidup sehat.

“Tujuan dari event ini tentunya untuk memberikan kontribusi terhadap kesehatan masyarakat. Tetapi terjadi hal seperti ini, jadi kami merasa sangat-sangat dirugikan dari segi kredibilitas maupun reputasi dari event itu sendiri,” katanya.

Meski kecewa, pihak panitia mengapresiasi langkah cepat dan tegas yang diambil oleh Pemerintah Kota Bandung dalam menjatuhkan sanksi sesuai dengan aturan daerah.

Baca Juga:  Segera Disegel, Pemkot Pastikan Kebun Binatang Bandung Tetap Beroperasi

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Bandung karena sangat siap tegap memberikan sanksi sesuai dengan peraturan pemerintah,” ujar Puspita.

Terkait langkah selanjutnya, pihak Pocari Sweat Run tengah mempertimbangkan untuk mengevaluasi keterlibatan kedua komunitas dalam acara mendatang, termasuk kemungkinan blacklist.

“Ya, nanti kami akan bicarakan kepada pihak Freerunners. Tentunya dengan kejadian seperti ini, ada hal yang akan kami tegaskan. Mungkin Freerunners juga tidak bisa mengikuti acara Pocari selanjutnya,” jelasnya.

Tentang Komunitas Terkait

Pace and Place (PACE) dikenal sebagai komunitas yang mengusung misi edukatif, pemberdayaan sosial, serta pengembangan diri, khususnya di bidang pendidikan inklusif. Mereka menekankan pembentukan karakter, daya saing, serta pelestarian budaya.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Beserta Masyarakat Berkolaborasi Ciptakan Pemilu Damai

Sementara itu, Freerunners Bandung merupakan komunitas yang mempraktikkan freerunning, yaitu aktivitas gerak dinamis yang memadukan lompatan, panjatan, hingga akrobatik di berbagai lingkungan, baik urban maupun alam terbuka. Aktivitas ini berakar dari parkour, namun lebih menekankan pada ekspresi dan gaya gerak kreatif.

Penyelenggara berharap insiden ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar nilai-nilai edukatif dan tanggung jawab tetap dijunjung tinggi dalam pelaksanaan acara publik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Freerunners Bandung Pace and Place Pemkot Bandung Pocari Sweat Run 2025 sanksi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Video ‘Skandal Moral’ Amien Rais Raib: Istana Bereaksi, Partai Ummat Sebut ‘Offside’

Perkuat Warisan Lokal, DPRD Jabar Konsultasi ke Menteri Kebudayaan Terkait Raperda Baru

Netizen Dukung TNI, Pro-Kontra Penertiban Rumah Dinas yang Ditempati Anak Cucu

Nihil Korban Jiwa, Proyek PLTA Upper Cisokan Diterjang Longsor Saat Pekerja Libur

Menuju Akreditasi Unggul, Prodi KPI UIN Bandung Tuntaskan Asesmen Lapangan LAMSPAK

Bansos PKH dan BPNT 2026 Belum Cair, Ini Fakta Terbaru dan Jadwalnya

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.