Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Mulai Perang Asia! FC Seoul Jadi Ujian Pertama Maung Bandung di ACL Two

Senin, 14 September 2026 03:00 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari

Senin, 14 September 2026 01:00 WIB

Bukan Cuma Polemik Batam, Jejak Digital Uan Juicy Luicy Ramai Dikulik Lagi

Minggu, 13 September 2026 19:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Mulai Perang Asia! FC Seoul Jadi Ujian Pertama Maung Bandung di ACL Two
  • Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari
  • Bukan Cuma Polemik Batam, Jejak Digital Uan Juicy Luicy Ramai Dikulik Lagi
  • Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun
  • BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan
  • Kecelakaan Maut di AH Nasution Bandung, Motor Terpental dan Pengendara Tewas di Tempat
  • Jadwal Persib Bikin Deg-degan: Persija Baru Lewat, FC Seoul Sudah Menunggu di Korea
  • Detik-Detik Pencarian Kapal Virgo Transport 8: 103 Orang Dievakuasi, 1 Meninggal
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gaya Kepemimpinan One Man Show, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Dikritik

By Aga GustianaSelasa, 11 Maret 2025 19:32 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapat sorotan terkait gaya kepemimpinannya yang dinilai terlalu dominan dan minim melibatkan Wakil Gubernur, Erwan Setiawan. Kritik ini disampaikan oleh Kristian Widya Wicaksono, pakar kebijakan publik dari Universitas Parahyangan (Unpar).

Kristian menilai bahwa peran Erwan nyaris tidak terlihat dalam kepemimpinan Dedi Mulyadi. Menurutnya, seharusnya ada pembagian tugas yang jelas antara gubernur dan wakil gubernur agar tercipta sinergi yang lebih baik.

“Dalam beberapa pekan kepemimpinan beliau (Dedi Mulyadi), saya merasakan bahwa peran Wagub (Erwan) kurang nampak,” kata Kristian, Selasa (11/3/2025).

Kristian juga mengingatkan bahwa masyarakat memilih Dedi dan Erwan sebagai pasangan dalam Pilkada 2024, sehingga tidak seharusnya satu pihak lebih dominan sementara yang lain seolah tidak bekerja. Selain itu, keduanya menerima penghasilan dari APBD yang bersumber dari pajak dan retribusi masyarakat, sehingga mereka wajib menunjukkan kinerja yang baik.

Baca Juga:  Jawa Barat 80 Tahun: Menelusuri Jejak Sejarah dari Zaman Purba ke Era Merdeka

Dituding Autocratic dan Narsistik

Tak hanya soal gaya kepemimpinan one man show, Kristian juga mengkritik Dedi Mulyadi sebagai pemimpin yang cenderung otoriter (autocratic) dan terlalu narsistik di media sosial.

Baca Juga:  Pemprov Perkuat Sinergi dengan Kejati Jabar, Wujudkan Tata Kelola Bersih dan Humanis

Menurutnya, Dedi lebih banyak mengambil keputusan sendiri tanpa melibatkan perangkat daerah lainnya. Hal ini berisiko membuat bawahan tidak mendapat informasi yang cukup mengenai kebijakan yang diambil, sehingga ketika muncul dampak negatif, mereka hanya berperan sebagai “pemadam kebakaran”.

“Dalam gaya kepemimpinan ini, pemimpin memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi sehingga cenderung mengambil keputusan sendiri tanpa melibatkan pihak lain,” jelas Kristian.

Baca Juga:  Siapa Sherly Tjoanda? Ini Profil Gubernur Maluku Utara yang Sedang Jadi Sorotan

“Namun dengan kebiasaannya yang narsistik di media sosial, saya menyebut gaya kepemimpinannya sebagai narcissistic-autocratic,” lanjutnya.

Kristian menekankan bahwa gaya kepemimpinan seperti ini dapat berdampak buruk terhadap tata kelola pemerintahan. Jika bawahan tidak dilibatkan sejak awal dalam pengambilan keputusan, maka kebijakan yang dihasilkan bisa tidak efektif dan berisiko menimbulkan masalah dalam implementasinya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Erwan Setiawan gubernur HL jawa barat Unpar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari

Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun

BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan

Kecelakaan Maut di AH Nasution Bandung, Motor Terpental dan Pengendara Tewas di Tempat

Detik-Detik Pencarian Kapal Virgo Transport 8: 103 Orang Dievakuasi, 1 Meninggal

Bukan Sekadar Sertifikat! Abah Ucu Ungkap Alasan 125 Juru Masak SPPG Wajib Kompeten

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.