bukamata.id – Gempa bumi dangkal dengan magnitudo 2,6 mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Kamis (17/4/2025) siang. Meski sempat mengejutkan warga, gempa ini dipastikan tidak menimbulkan kerusakan maupun korban jiwa.
Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lindu terjadi pada pukul 13.23 WIB dengan pusat gempa berada di darat, tepatnya 5 kilometer barat daya Cianjur, pada koordinat 6.85 LS dan 107.1 BT. Kedalaman gempa tercatat hanya 6 kilometer di bawah permukaan tanah, sehingga dikategorikan sebagai gempa dangkal.
“Gempa ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif di kawasan Kecamatan Cugenang,” jelas Kepala BMKG Jawa Barat, Teguh Rahayu.
Baca Juga: Sungai Cikapundung Makin Tercemar: Dari Limbah Rumah Tangga hingga Kotoran Sapi
Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada laporan mengenai gempa susulan. Meski demikian, gempa ini menambah daftar aktivitas seismik di wilayah Cianjur sejak awal tahun.
“Selama Januari hingga April 2025, tercatat telah terjadi 21 kali gempa di wilayah ini, terdiri dari 9 gempa yang dirasakan dan 12 yang tidak dirasakan,” ungkap Teguh.
Warga Diimbau Tetap Tenang
Menanggapi kejadian ini, Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Wijaya, memastikan bahwa tidak ada laporan kerusakan atau korban akibat gempa tersebut.
“Gempa siang tadi, maupun gempa-gempa sebelumnya selama empat bulan terakhir, tidak menimbulkan dampak kerusakan,” ujarnya.
Pihaknya tetap mengimbau warga untuk tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi dari instansi berwenang.
Baca Juga: TERUNGKAP! Dokter Kandungan Garut Akui 4 Kali Lecehkan Pasien
“Kami harap masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tambah Teguh.
Kesiapsiagaan Tetap Diperlukan
Meski gempa kali ini berskala kecil, pihak BMKG dan BPBD tetap mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan, mengingat Kabupaten Cianjur termasuk wilayah rawan gempa akibat keberadaan sesar aktif yang melintas di wilayah tersebut.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada, memahami prosedur evakuasi, serta memastikan lingkungan tempat tinggal aman dari potensi bahaya jika gempa terjadi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











