Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Video Tukang Cilok Viral di Medsos, Link Diburu Netizen!

Selasa, 19 Mei 2026 02:00 WIB

Link Video Viral Guru Bahasa Inggris vs Murid Part 2 Lebih Hot? Hati-hati Jebakan!

Selasa, 19 Mei 2026 01:00 WIB

Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar

Senin, 18 Mei 2026 22:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Video Tukang Cilok Viral di Medsos, Link Diburu Netizen!
  • Link Video Viral Guru Bahasa Inggris vs Murid Part 2 Lebih Hot? Hati-hati Jebakan!
  • Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
  • Rumor Transfer Liga 1: Persija dan Persib Saling Sikut Berburu Tanda Tangan Mariano Peralta
  • Detik-Detik Menegangkan di Parepare: Persib Menang, Adam Alis Ungkap Fakta Mengejutkan
  • Video ‘Guru Bahasa Inggris’ Viral Picu Kekhawatiran Keamanan Digital, Netizen Diminta Waspada Link Palsu
  • Heboh Sosok Sambo di Bali! Bukan Polisi, Tapi Kerjaan Seharinya Jauh Lebih Bikin Merinding!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 19 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Generasi Emas 2045 Masih Wacana? Ledia Hanifa Tegaskan Pentingnya Youth Mainstreaming

By SusanaSenin, 29 September 2025 19:09 WIB2 Mins Read
Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah, menekankan pentingnya pengarusutamaan pemuda (youth mainstreaming) dalam pembangunan nasional.

Hal ini ia sampaikan pada Rapat Kerja perdana Komisi X DPR RI bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (29/9/2025).

“Selama ini kita hanya mewacanakan generasi emas 2045, tetapi belum terlihat desainnya akan seperti apa. Anggarannya pun masih yang paling kecil. Maka kita perlu mendorong agar pengarusutamaan pemuda menjadi bagian yang terinternalisasi dalam semua aspek pembangunan,” ujarnya.

Selain isu kepemudaan, Ledia juga menyoroti pentingnya pembudayaan olahraga. Ia mendorong partisipasi negara dalam penyediaan fasilitas kebugaran di ruang terbuka publik yang mudah diakses masyarakat.

Baca Juga:  Dorong Literasi Digital, Ledia Hanifa Gelar Pelatihan Konten Sosial Media untuk Siswa SMA

“Seperti di negara lain, masyarakat harus bisa berolahraga kapan pun dan di mana pun dengan fasilitas yang memadai,” tambahnya.

Ledia memberikan apresiasi atas optimalisasi kembali Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON) di Cibubur. Ia menilai fasilitas tersebut berpotensi menjadi pusat pengembangan sport science nasional yang dapat mendukung kemajuan prestasi atlet, termasuk atlet disabilitas.

Baca Juga:  Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan, Kemenparekraf dan Komisi X DPR RI Sosialisasi Pengelolaan Sampah

Namun demikian, ia menyoroti ketertinggalan Indonesia dalam teknologi olahraga disabilitas.

“Kalau kita lihat di Paralimpik, kaki sambung atlet disabilitas di luar negeri sudah sangat ringan dan memungkinkan mereka bergerak cepat. Di sana sudah by design. Kita belum sampai ke sana, tapi ini bisa dikembangkan dan perlu menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Terakhir, Sekretaris Fraksi PKS ini mengingatkan Menpora Erick Thohir terkait keputusan World Amputee Football Federation (WAFF) yang menjadikan Jakarta tuan rumah Babak Kualifikasi Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2026 zona Asia A dan B pada November mendatang.

Baca Juga:  Asah Keterampilan Pelaku Ekraf di Bandung, Komisi X DPR RI Gelar Pelatihan Public Speaking

“Selama ini kegiatan kualifikasinya berlangsung di Bangladesh. Sekarang diminta di Jakarta. Ini kesempatan baik untuk menunjukkan dukungan negara kepada atlet disabilitas. Timnas amputasi kita sudah pernah tampil di Piala Dunia 2022 di Turki, dan mudah-mudahan kali ini bisa membawa prestasi lebih baik,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Komisi X DPR RI Kualifikasi Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2026 Ledia Hanifa Amaliah Olahraga Disabilitas Indonesia Pengarusutamaan Pemuda
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar

Heboh Sosok Sambo di Bali! Bukan Polisi, Tapi Kerjaan Seharinya Jauh Lebih Bikin Merinding!

Tragis! Pria Hanyut di Sungai Cikapundung Ditemukan Tewas di Batujajar

Bikin Malu Tuan Rumah! Peselancar Putri Indonesia Ini Cetak Rekor yang Belum Pernah Ada!

Klarifikasi Atau Settingan? Misteri Pria Gondrong Demo Pati di Kantor Intel Kodim!

Regenerasi Emas Persib Dimulai dari Sini, Piala Wali Kota Bandung Jadi Kawah Candradimuka Pesepakbola Muda

Terpopuler
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Adu Mekanik di Bursa Transfer: Persib Tantang Klub Yunani Demi Amankan Tanda Tangan Bintang Brasil
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.