Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Lengkap 16 Besar Piala Dunia 7 Juli 2026: Spanyol vs Portugal Main Jam Berapa?

Jumat, 3 Juli 2026 19:40 WIB
Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

Jumat, 3 Juli 2026 19:18 WIB

Rekam Jejak Mentereng Luka Menalo, Penyerang Baru Persib Eks Dinamo Zagreb

Jumat, 3 Juli 2026 18:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Lengkap 16 Besar Piala Dunia 7 Juli 2026: Spanyol vs Portugal Main Jam Berapa?
  • Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri
  • Rekam Jejak Mentereng Luka Menalo, Penyerang Baru Persib Eks Dinamo Zagreb
  • Persib Jalani Latihan Mandiri Jelang Musim 2026/2027, Igor Tolic Siapkan Program Khusus
  • Harta, Tahta, Istri Dua! Viral Pria Bekasi Nikahi 2 Ibu Bidan Sekaligus Bikin Kaum Adam Ketar-ketir
  • Instagram Tambah Kontrol Algoritma, Pengguna Bisa Pilih Konten Favorit di Feed dan Reels
  • Argentina vs Cape Verde Warnai Jadwal Piala Dunia 2026 Malam Ini di TVRI
  • Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Tanjung Verde, Ujian Berat sang Juara Bertahan Redam Kejutan ‘Hiu Biru’
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 3 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Generasi Emas 2045 Masih Wacana? Ledia Hanifa Tegaskan Pentingnya Youth Mainstreaming

By SusanaSenin, 29 September 2025 19:09 WIB2 Mins Read
Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah, menekankan pentingnya pengarusutamaan pemuda (youth mainstreaming) dalam pembangunan nasional.

Hal ini ia sampaikan pada Rapat Kerja perdana Komisi X DPR RI bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (29/9/2025).

“Selama ini kita hanya mewacanakan generasi emas 2045, tetapi belum terlihat desainnya akan seperti apa. Anggarannya pun masih yang paling kecil. Maka kita perlu mendorong agar pengarusutamaan pemuda menjadi bagian yang terinternalisasi dalam semua aspek pembangunan,” ujarnya.

Selain isu kepemudaan, Ledia juga menyoroti pentingnya pembudayaan olahraga. Ia mendorong partisipasi negara dalam penyediaan fasilitas kebugaran di ruang terbuka publik yang mudah diakses masyarakat.

Baca Juga:  Dosen PPPK Keluhkan Karier Mandek dan Tukin Tak Adil, DPR RI Diminta Turun Tangan

“Seperti di negara lain, masyarakat harus bisa berolahraga kapan pun dan di mana pun dengan fasilitas yang memadai,” tambahnya.

Ledia memberikan apresiasi atas optimalisasi kembali Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON) di Cibubur. Ia menilai fasilitas tersebut berpotensi menjadi pusat pengembangan sport science nasional yang dapat mendukung kemajuan prestasi atlet, termasuk atlet disabilitas.

Baca Juga:  Ajang Putra Putri Disabilitas 2025: Panggung Kreativitas dan Budaya Sunda di Tengah Keterbatasan

Namun demikian, ia menyoroti ketertinggalan Indonesia dalam teknologi olahraga disabilitas.

“Kalau kita lihat di Paralimpik, kaki sambung atlet disabilitas di luar negeri sudah sangat ringan dan memungkinkan mereka bergerak cepat. Di sana sudah by design. Kita belum sampai ke sana, tapi ini bisa dikembangkan dan perlu menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Terakhir, Sekretaris Fraksi PKS ini mengingatkan Menpora Erick Thohir terkait keputusan World Amputee Football Federation (WAFF) yang menjadikan Jakarta tuan rumah Babak Kualifikasi Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2026 zona Asia A dan B pada November mendatang.

Baca Juga:  Ciptakan Ruang Belajar yang Gembira, Guru di Bandung dan Cimahi Ikuti Workshop Tingkatkan Kualitas Pengajaran

“Selama ini kegiatan kualifikasinya berlangsung di Bangladesh. Sekarang diminta di Jakarta. Ini kesempatan baik untuk menunjukkan dukungan negara kepada atlet disabilitas. Timnas amputasi kita sudah pernah tampil di Piala Dunia 2022 di Turki, dan mudah-mudahan kali ini bisa membawa prestasi lebih baik,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Komisi X DPR RI Kualifikasi Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2026 Ledia Hanifa Amaliah Olahraga Disabilitas Indonesia Pengarusutamaan Pemuda
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Wacana Provinsi Sunda Menguat, DPRD Jabar Sepakati Pembahasan Resmi

Tragis! Remaja Bandung Barat Tewas Dibacok di Purwakarta Usai COD Sajam

Buronan Negara! Tampang Songong Pria Berbaju Hijau di Balik Tragedi Sembelih Tapir Mesuji!

Mulai 1 Juli 2026, Strava hingga Kling AI Resmi Pungut PPN di Indonesia, Ini Daftar Lengkapnya

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.