Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Padam Listrik

Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Sabtu, 20 Juni 2026 11:16 WIB

Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan

Sabtu, 20 Juni 2026 09:03 WIB
Garena Free Fire (FF)

Panen Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 20 Juni 2026, Buruan Ambil Sebelum Hangus

Sabtu, 20 Juni 2026 08:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat
  • Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan
  • Panen Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 20 Juni 2026, Buruan Ambil Sebelum Hangus
  • Update Harga Emas Antam Akhir Pekan 20 Juni 2026: Masih Stabil, Ini Cara Beli dan Aturan Pajaknya
  • Hasil Piala Dunia 2026: Maroko Menang Tipis 1-0 atas Skotlandia Lewat Drama Gol Cepat
  • Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun
  • Beckham Putra Yakin Argentina Juara Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gerakan Poe Ibu di Purwakarta, Potensi Donasi Terkumpul Rp12,5 Juta per Hari

By Aga GustianaSelasa, 7 Oktober 2025 08:57 WIB2 Mins Read
Gerakan Poe Ibu di Purwakarta. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein meresmikan program Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu (Poe Ibu) pada Senin (6/10/2025). Program ini bertujuan untuk menggerakkan semangat gotong royong masyarakat dengan cara menyisihkan Rp1.000 setiap hari secara sukarela.

Gerakan Poe Ibu mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN), kepala desa, hingga masyarakat umum untuk ikut berpartisipasi. Binzein mencontohkan potensi besar yang dapat terkumpul bila seluruh ASN ikut serta.

“Di lingkungan Setda saja ada sekitar 300 ASN. Hari ini mereka serentak menyumbangkan seribu rupiah. Bisa dibayangkan berapa besar yang terkumpul jika dilakukan oleh seluruh ASN dan kepala desa se-Purwakarta,” kata Binzein saat peluncuran di Pendopo Setda Purwakarta.

Baca Juga:  Di Balik Sengkarut SPMB Jabar 2026: Mengulas Profil, Rekam Jejak, dan Kekayaan Kadisdik Purwanto

Potensi Donasi Capai Rp12,5 Juta Per Hari

Berdasarkan data Pemkab, Purwakarta memiliki 5.853 PNS, 2.221 PPPK, dan 4.426 tenaga paruh waktu. Jika ditambahkan dengan 183 kepala desa, maka potensi dana yang bisa terkumpul dari gerakan ini mencapai sekitar Rp12,5 juta setiap hari.

Binzein menegaskan bahwa gerakan ini bukanlah kewajiban atau pungutan resmi pemerintah, melainkan murni hasil inisiatif sukarela masyarakat.

“Sudah disiapkan kotaknya. ASN bisa mengisi sendiri, dan masyarakat umum juga dipersilakan ikut menyumbang,” ujarnya.

Kotak donasi Poe Ibu telah ditempatkan di berbagai titik pelayanan publik untuk memudahkan siapa pun yang ingin berpartisipasi.

Baca Juga:  Video Mesum Diduga ASN Pemprov Jabar Sedang Didalami, Sekda Herman: Jangan Dulu Menjudge

Fokus untuk Pendidikan dan Kesehatan

Dana yang terkumpul dari Gerakan Poe Ibu akan digunakan untuk membantu warga kurang mampu, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. Pemerintah daerah juga telah membuka pos pengaduan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Contoh, ada warga yang punya BPJS Kesehatan tapi tidak memiliki ongkos maupun bekal saat berobat. Itu yang kita bantu. Begitu juga anak-anak yang rentan putus sekolah,” kata Binzein.

Pendistribusian dana akan dilakukan melalui sistem verifikasi cepat agar bantuan tepat sasaran.

Baca Juga:  Bawaslu RI Larang Caleg Kampanye saat Reses, ASN Harus Netral

“Tidak semua yang mengadu bisa langsung dibantu, hanya bagi yang betul-betul tidak mampu,” ujarnya.

Mengusung Nilai Kearifan Lokal

Binzein menjelaskan, gerakan Poe Ibu berakar pada nilai “silih asah, silih asih, silih asuh”, yang menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat Purwakarta.

“Mau mengisi setiap hari, seminggu sekali, bahkan sehari dua kali, bebas. Tidak ada paksaan,” ujar Binzein yang akrab disapa Om Zein.

Dengan semangat gotong royong, pemerintah berharap program ini dapat menjadi gerakan sosial berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ASN gotong royong Poe Ibu purwakarta Saepul Bahri Binzein
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Padam Listrik

Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun

Refleksi Pedas 19 Tahun KBB: Tokoh Pendiri Sindir Pejabat yang Cuma Pamer Pencapaian Semu!

Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo dan Dr Tifa Resmi Diamankan Polisi

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.