Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Lelah Usai dari Australia, Persib Malah Bikin Pelatih Java United Ketar-ketir

Minggu, 8 November 2026 16:30 WIB
CPNS

CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang

Minggu, 8 November 2026 15:39 WIB

Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan

Minggu, 8 November 2026 15:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Lelah Usai dari Australia, Persib Malah Bikin Pelatih Java United Ketar-ketir
  • CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang
  • Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan
  • Ogah Cari Istri Baru! Demian Aditya Blak-blakan Tak Kepikiran Nikah Lagi Usai Cerai dari Sara Wijayanto
  • Jelang Persib vs Java United, Igor Tolic Minta Bobotoh Utamakan Keselamatan
  • Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang
  • Lelah Bukan Alasan! Marc Klok Minta Persib Habis-habisan di Jatidiri
  • Apes! Veda Ega Pratama Kedelapan di Kualifikasi, tapi Terlempar ke Start ke-14
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 8 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Google Rayakan Hari Kabisat 29 Februari 2024, Ini Sejarahnya Sejak Romawi Kuno

By Putra JuangKamis, 29 Februari 2024 09:03 WIB2 Mins Read
Google Rayakan Hari Kabisat 29 Februari 2024. (Foto: Google)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ada yang berbeda dengan tampilan Google pada Kamis (29/2/2024). Ya, tepat di hari ini, Google merayakan hari kabisat.

Lewat Google Doodle-nya, perusahaan asal Amerika Serikat ini menampilkan gambar katak loncat bertuliskan 29. Perlu diketahui, tahun kabisat ini hanya akan terulang lagi 4 tahun kedepan.

“Hari Kabisat, 29 Februari, hanya terjadi setiap empat tahun sekali, untuk menjaga agar kalender kita tetap sejajar dengan Bumi dan matahari,” tulis keterangan Google Doodle.

Apa Itu Tahun Kabisat

Dilansir dari berbagai sumber, tahun kabisat atau leap day merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut tahun yang memiliki jumlah hari lebih dari 365 hari.

Baca Juga:  Lupa Password Akun Google? Kini Bisa Masuk dengan Selfie Video, Begini Caranya

Hal ini biasanya terjadi setiap empat tahun sekali, di mana dalam satu tahun kabisat memiliki 366 hari.

Penambahan satu hari ini dilakukan untuk menyesuaikan perhitungan waktu dengan peredaran bumi mengelilingi matahari yang sebenarnya lebih dari 365 hari.

Dengan adanya tahun kabisat, sistem penanggalan yang digunakan dapat tetap akurat dan tidak terjadi pergeseran waktu yang signifikan.

Tahun kabisat juga memiliki dampak pada perhitungan kalender, di mana sejumlah bulan dan tanggal bisa berubah akibat penambahan satu hari.

Baca Juga:  Hacker Incar Pengguna Aktif Google dan Facebook, Hati-hati!

Sistem penanggalan menggunakan tahun kabisat umumnya merupakan metodologi yang digunakan di berbagai negara di seluruh dunia, sehingga mengubah kalender menjadi lebih akurat dan sesuai dengan perhitungan astronomis.

Oleh karena itu, penggunaan tahun kabisat dianggap sebagai solusi untuk mengatasi ketaksempurnaan dalam perhitungan waktu yang disebabkan oleh durasi peredaran Bumi mengelilingi matahari.

Sejarah Tahun Kabisat

Sejarah tahun kabisat bermula dari sistem penanggalan Romawi kuno yang disusun oleh Numa Pompilius pada abad ke-7 SM. Menurut sejarahnya, Numa Pompilius menambahkan satu bulan ekstra setiap beberapa tahun untuk menyesuaikan kalender dengan peredaran matahari.

Baca Juga:  Google Kalah Saing, Gen Z Pilih TikTok Buat Cari Informasi Online

Namun, sistem penanggalan ini masih belum cukup akurat sehingga pada abad ke-16, Paus Gregorius XIII memperkenalkan kalender Gregorian yang kita gunakan saat ini.

Kalender Gregorian menyatakan bahwa tahun kabisat terjadi setiap empat tahun sekali, kecuali pada tahun yang habis dibagi 100 tetapi tidak habis dibagi 400.

Dengan adanya sistem ini, perhitungan tahun kabisat menjadi lebih akurat dan sesuai dengan peredaran Bumi di sekitar matahari.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Google Google doodle
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ogah Cari Istri Baru! Demian Aditya Blak-blakan Tak Kepikiran Nikah Lagi Usai Cerai dari Sara Wijayanto

Harga Emas Antam Hari Ini Diam di Rp2,5 Juta, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Tumbuh Jauh dari Azan, Bobotoh Cilik Ini Justru Khatam 30 Juz di Usia 9 Tahun

Bansos Salah Sasaran? Begini Cara Lapor Lewat Fitur Sanggah Aplikasi Kemensos!

Cek NIK KTP Anda! Begini Alur Verifikasi Penerima BSU Akhir Tahun 2026

Heboh Isu Video Syur Fina-Egar Asal Banyuwangi, Waspada Tautan Palsu Berbayar!

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.