Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap

Kamis, 18 Juni 2026 04:00 WIB

7 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Persib dan PSM Masuk Daftar Larangan Transfer

Kamis, 18 Juni 2026 03:00 WIB

Masih Fresh! Klaim Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026, Amankan Hadiah Gems dan Player Pack Gratis

Kamis, 18 Juni 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • 7 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Persib dan PSM Masuk Daftar Larangan Transfer
  • Masih Fresh! Klaim Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026, Amankan Hadiah Gems dan Player Pack Gratis
  • Masih Aktif! Klaim Kode Redeem FF 18 Juni 2026, Amankan Reward Bundle dan Diamond Gratis
  • Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu
  • Akhirnya Rilis di iOS! Cara Pakai Dua Nomor WhatsApp Sekaligus dalam Satu iPhone
  • Update Besar-besaran! Android 17 Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Baru dan HP yang Kebagian Pertama
  • Link Streaming dan Jadwal Lengkap Mobile Legends Timnas Indonesia di Kualifikasi Asian Games 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Gus Baha Ungkap Pemahaman yang Bisa Rusak Tauhid soal Peristiwa Isra Miraj

By Putra JuangMinggu, 26 Januari 2025 04:00 WIB2 Mins Read
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha. (Foto: NU Online)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menyatakan, ada hal yang perlu diketahui oleh umat Muslim dalam peristiwa Isra Miraj. Terkhusus dalam bab turunnya perintah shalat.

Dalam pandangan Gus Baha, umat IsIam tidak boleh salah paham tentang jumlah shalat lima puluh waktu yang kemudian berkurang menjadi lima waktu dalam peristiwa Isra Mi’raj.

“Jadi kamu tidak boleh punya keyakinan, sebetulnya Allah itu dari awal ngotot ingin membuat shalat lima puluh waktu. Setelah melihat Nabi, menjadi tidak tega, berkurang jadi lima waktu,” ucap Gus Baha seperti dikutip laman NU Online, Sabtu (25/1/2025).

Menurut Gus Baha, pikiran yang mengatakan bahwa Allah mengurangi jumlah shalat setelah ketemu Nabi bisa merusak tauhid atau akidah.

Baca Juga:  Ibarat Saudara Kembar, PBNU Ingatkan Pentingnya Agama dalam Kehidupan Bernegara

Namun, pemikiran yang benar secara ilmu tauhid, sebetulnya dari awal Allah menghendaki lima puluh waktu dulu, tapi pada hakikatnya, pada praktiknya hanya lima waktu yang akan diberlakukan.

“Setelah Nabi Muhammad bertemu Allah, kemudian Allah mewajibkan kepada Nabi dan umatnya untuk melakukan shalat lima puluh waktu. Kemudian turun anugerah Allah, maka akhirnya dikurangi hingga tinggal lima waktu yang wajib dikerjakan,” katanya.

Gus Baha menegaskan, tidak boleh seseorang beranggapan kalau Allah punya pertimbangan ulang setelah bertemu Nabi Muhammad. Ini sama saja mengatakan bahwa ilmunya Allah sesuatu yang baru. Hal ini tentu tidak boleh dalam ilmu tauhid, karena menyerupai makhluk.

Baca Juga:  Presidential Threshold Dihapus, PBNU Ingatkan Potensi Lonjakan Jumlah Capres dan Cawapres

“Tidak boleh mengatakan Allah mengevaluasi ulang, akhirnya menjadi lima waktu. Keyakinan seperti ini tidak boleh. Karena menunjukkan ilmu Allah sesuatu yang baru. Allah jadi tahu setelah banyak evaluasi,” ujar ulama asal Rembang ini.

Keyakinan yang harus dipegang, kata Gus Baha, Allah dengan sifat ilmunya sudah tahu sebelum adanya pertemuan dengan Nabi Muhammad. Allah itu tahu sebelum adanya evaluasi dan tidak butuh evaluasi.

Jadi, lanjut Gus Baha, sejak awal peristiwa Isra Mi’raj, Allah sudah tahu kejadiannya akan demikian. Seperti peristiwa saran dari Nabi Musa yang meminta Nabi Muhammad kembali menemui Allah, supaya mengurangi waktu shalat.

Baca Juga:  Gus Yahya Ajak Pengurus NU Teladani Gaya Kepemimpinan Gus Dur

Allah juga tahu, imbuh Gus Baha, peristiwa Isra Miraj akan dibenarkan oleh Abu Bakar dan setiap orang yang memiliki akal dan pemikiran yang segar, lalu diingkari oleh kafir Quraisy.

“Peristiwa ini seperti yang telah dikehendaki Allah pada zaman azali dahulu. Namun, meskipun lima waktu, pahalanya tidak berkurang dari shalat lima puluh waktu,” tandasnya.

Rais Syuriyah PBNU, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha. (Foto: dok. Pesantren Al-Munawwir Krapyak)

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gus Baha Isra Miraj PBNU Tauhid
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap

Masih Fresh! Klaim Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026, Amankan Hadiah Gems dan Player Pack Gratis

Game Free Fire

Masih Aktif! Klaim Kode Redeem FF 18 Juni 2026, Amankan Reward Bundle dan Diamond Gratis

Akhirnya Rilis di iOS! Cara Pakai Dua Nomor WhatsApp Sekaligus dalam Satu iPhone

Update Besar-besaran! Android 17 Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Baru dan HP yang Kebagian Pertama

Link Streaming dan Jadwal Lengkap Mobile Legends Timnas Indonesia di Kualifikasi Asian Games 2026

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.