bukamata.id – Tren penurunan harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) masih berlanjut. Memasuki perdagangan hari Rabu (8/7/2026), logam mulia ini mencatatkan pelemahan harga yang cukup signifikan, membuat para investor perlu memantau pergerakan pasar dengan lebih cermat.
Rincian Penurunan Harga Emas
Berdasarkan pembaruan data harga terkini, emas Antam mengalami koreksi sebesar Rp14.000 per gram. Harga yang sebelumnya berada di posisi Rp2.655.000 kini terkoreksi menjadi Rp2.641.000 per gram.
Tak hanya harga jual, nilai buyback atau harga pembelian kembali oleh pihak Antam juga mengalami kontraksi. Saat ini, harga buyback dipatok di angka Rp2.393.000 per gram, turun dari angka sebelumnya yang mencapai Rp2.414.000.
Berikut adalah daftar lengkap harga emas Antam untuk berbagai pecahan per Rabu, 8 Juli 2026:
| Pecahan | Harga (Rp) |
| 1 Gram | 2.641.000 |
| 5 Gram | 12.980.000 |
| 10 Gram | 25.905.000 |
| 25 Gram | 64.637.000 |
| 50 Gram | 129.195.000 |
| 100 Gram | 258.312.000 |
| 250 Gram | 645.515.000 |
| 500 Gram | 1.290.820.000 |
| 1.000 Gram | 2.581.600.000 |
Faktor Pemicu: Penguatan Dolar AS
Fenomena penurunan harga ini tidak terjadi secara berdiri sendiri. Secara global, harga emas dunia memang sedang berada dalam tekanan. Data dari BCA Sekuritas menunjukkan harga emas di pasar spot dunia melemah 0,1 persen ke level USD 4.100,32.
Penyebab utama dari lesunya harga logam mulia ini adalah penguatan nilai tukar Dolar Amerika Serikat (AS). Saat mata uang Greenback menguat, aset yang dihargai dalam dolar—seperti emas—cenderung mengalami penurunan permintaan, yang kemudian berimbas pada koreksi harga di pasar domestik maupun internasional.
Bagi Anda yang berencana melakukan transaksi emas, fluktuasi harga ini tentu menjadi momen yang perlu diperhatikan, apakah menjadi saat yang tepat untuk menambah koleksi atau justru menahan diri hingga pasar kembali stabil.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










