bukamata.id – Operasi pencarian korban longsor di Sumedang memasuki hari kedua (H+2). Hingga kini, tim SAR gabungan masih berupaya menemukan satu korban yang tertimbun material tanah di Dusun Cirangon, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Sumedang Selatan.
Peristiwa longsor yang terjadi akibat hujan deras tersebut menyebabkan delapan orang terdampak. Dari jumlah tersebut, tujuh orang berhasil selamat, sementara satu korban masih dalam pencarian, yakni Supendi (63).
Tim SAR Lakukan Pencarian Intensif
Sejak pukul 07.00 WIB, tim gabungan yang dipimpin Basarnas memulai kegiatan dengan asesmen di lokasi kejadian. Proses ini dilanjutkan dengan pemetaan area, briefing personel, serta pembagian tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Pada pukul 07.30 WIB, operasi pencarian mulai dilakukan menggunakan metode Manual Search dan Technical Search guna mempercepat evakuasi korban yang masih tertimbun.
Keselamatan Jadi Prioritas Utama
Dalam pelaksanaan operasi SAR, aspek keselamatan menjadi perhatian utama. Tim telah menyiapkan jalur evakuasi darurat, menempatkan petugas pengawas (safety officer), serta menyiagakan ambulans dan tim medis di sekitar lokasi.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menegaskan bahwa seluruh tim bekerja maksimal dengan tetap mengutamakan keamanan di lapangan.
“Pada hari kedua operasi ini, kami terus melakukan pencarian secara optimal dengan metode manual dan teknis. Namun keselamatan tetap menjadi prioritas, mengingat kondisi tanah masih labil dan berpotensi longsor susulan,” ujarnya.
Operasi pencarian juga akan dihentikan sementara jika kondisi membahayakan, seperti pergerakan tanah atau cuaca ekstrem.
Koordinasi Diperkuat, Korban Diharapkan Segera Ditemukan
Selain fokus pada pencarian, koordinasi lintas instansi terus ditingkatkan, termasuk dengan BPBD dan berbagai unsur potensi SAR lainnya.
“Kami terus memperkuat koordinasi agar proses pencarian berjalan efektif dan korban dapat segera ditemukan,” tambah Ade.
Kronologi Longsor di Sumedang
Bencana longsor terjadi pada Rabu, 8 April 2026 sekitar pukul 17.30 WIB setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Material tanah yang longsor menimpa dua rumah warga.
Sebanyak tujuh orang berhasil selamat, dengan rincian empat orang dievakuasi langsung dari lokasi, sementara tiga lainnya menjalani perawatan di RSUD Umar Wirahadikusumah.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih melanjutkan proses pencarian terhadap korban yang belum ditemukan dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca dan potensi bahaya di lokasi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










