Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Mei 2026: Klaim Reward Spesial Akhir Bulan!

Minggu, 31 Mei 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Update Kode Redeem Free Fire 31 Mei 2026: Klaim Hadiah Eksklusif Akhir Pekan!

Minggu, 31 Mei 2026 01:00 WIB

Prediksi Final Liga Champions: PSG vs Arsenal, Pertarungan Taktik Luis Enrique dan Arteta

Sabtu, 30 Mei 2026 22:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Mei 2026: Klaim Reward Spesial Akhir Bulan!
  • Update Kode Redeem Free Fire 31 Mei 2026: Klaim Hadiah Eksklusif Akhir Pekan!
  • Prediksi Final Liga Champions: PSG vs Arsenal, Pertarungan Taktik Luis Enrique dan Arteta
  • Resmi! Liverpool Tunjuk Andoni Iraola sebagai Nakhoda Baru di Anfield
  • Buka Suara soal Sanksi FIFA, Daisuke Sato Bongkar Permintaan Rahasia Manajemen Persib
  • Dulu Dihujat Habis-habisan, Kini Menteri Bahlil Malah Jadi ‘Bolu Ketan’ Netizen! Kok Bisa?
  • Link Video Viral Rok Hijau Banyak Diburu Netizen, Isinya Bikin Penasaran!
  • Blora Babak Belur, Jawa Barat Punya Solusinya? Sentilan Keras untuk Manajemen Infrastruktur Jateng!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 31 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Targetkan 16 Kursi, PKB Godok Strategi ‘Naik Kelas’ di Muscab Kabupaten Bandung

By Aga GustianaKamis, 9 April 2026 09:12 WIB3 Mins Read
Muscab PKB Kabupaten Bandung: Strategi Naik Kelas & Target 16 Kursi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id — Peta kekuatan politik di Kabupaten Bandung dipastikan bakal mengalami pergeseran signifikan. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi meluncurkan cetak biru strategi baru dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Soreang, Rabu (8/4). Tidak sekadar seremoni pergantian pengurus, ajang ini menjadi proklamasi PKB untuk mendominasi Jawa Barat melalui dua pilar utama: Pelayanan Rakyat dan Kualitas Kader.

Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, turun langsung mengawal jalannya Muscab. Ia membawa mandat khusus dari pusat agar DPC PKB Kabupaten Bandung tidak hanya puas menjadi pemenang, tapi harus bertransformasi menjadi partai yang lebih modern dan berdampak luas.

Strategi Ganda: “Turun ke Rakyat” dan “Naik Kelas”

Jazilul menekankan bahwa Kabupaten Bandung adalah mahkota bagi PKB di Jawa Barat. Untuk menjaga takhta tersebut, ia menginstruksikan para kader untuk menjalankan strategi “Turun ke Rakyat”. Ini bukan sekadar retorika kampanye, melainkan aksi nyata yang bisa langsung dirasakan di meja makan dan kesehatan masyarakat.

“Kita harus benar-benar hadir di tengah masyarakat. Program pelayanan harus diperkuat dan dirasakan langsung,” tegas Jazilul.

Baca Juga:  Hadirkan Langkah Konkret, Pekerja Migran Indonesia Putuskan Dukung ASIH

Implementasi konkretnya mencakup penyediaan layanan ambulans gratis yang responsif, dukungan program makan gratis, hingga pengaktifan posko kesehatan di setiap titik akar rumput.

Namun, pelayanan saja tidak cukup. PKB juga meluncurkan program “Naik Kelas”. Fokusnya adalah menempa kader agar memiliki kapasitas intelektual dan kepemimpinan yang mumpuni, bukan hanya mahir dalam urusan suara.

“Kader harus punya visi dan kemampuan. Kalau diberi amanah, dia mampu memimpin dengan baik,” ujarnya lagi.

Jazilul bahkan menantang kader-kader PKB untuk menduduki posisi strategis di luar parlemen, seperti menjadi rektor atau pemimpin institusi besar. Menurutnya, konsep naik kelas ini harus merambah ke seluruh aspek kehidupan.

Membidik Angka 16: Target Realistis di Kursi DPRD

Ambisi PKB di Kabupaten Bandung tidak main-main. Dengan modal 12 kursi saat ini, Jazilul mematok target kenaikan sebesar 20 persen pada periode mendatang.

Baca Juga:  Sarat Prestasi, Ridwan Kamil Dinilai Layak Pimpin Kembali Jawa Barat

“Kalau target ideal tentu 20 kursi, tapi 16 itu realistis dan tidak boleh ditawar. Kenaikan sekitar 20 persen sudah bagus,” katanya dengan nada optimis.

Target ini dirancang sebagai fondasi untuk mendorong kader-kader potensial ke panggung yang lebih luas. Salah satu nama yang santer dibicarakan adalah Dadang Supriatna. Jazilul memberikan sinyal hijau bagi Dadang untuk melangkah ke level provinsi.

“Secara administratif dan rekam jejak, Pak Dadang sudah lulus untuk jadi gubernur. Tinggal variabel politik lainnya,” ungkap Jazilul, mengisyaratkan peluang Dadang di Pilgub Jabar.

Evaluasi dan Kolektivitas: Warisan Dadang Supriatna

Di sisi lain, Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung periode 2021–2026, Dadang Supriatna, memandang Muscab sebagai ruang refleksi besar. Baginya, capaian PKB hari ini adalah buah dari kerja kolektif banyak pihak.

“Dalam Muscab ini ada beberapa sidang pleno yang kita laksanakan, mulai dari pembahasan tata tertib, program kerja, hingga penetapan calon pimpinan Tanfidz dan Dewan Syuro,” jelas Dadang.

Baca Juga:  Elektabilitas dan Koalisi Partai Jadi Kunci Haru Suandharu di Pilgub Jabar

Ia menekankan bahwa kekuatan PKB di Kabupaten Bandung tidak lepas dari sinergi tokoh nasional, alim ulama, dan relawan di lapangan. Meski telah meraih sukses besar, Dadang tetap menunjukkan sikap rendah hati atas kinerjanya.

“Saya pribadi memohon maaf jika selama memimpin masih ada kekurangan. Ke depan, kami akan terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ucapnya dengan tulus.

Bursa Calon Pimpinan: Siapa Pengendali Selanjutnya?

Muscab kali ini juga menjadi ajang penentuan nakhoda baru. Sejumlah nama beken masuk dalam bursa kandidat Ketua Tanfidz atau Ketua DPC, di antaranya:

  • Dadang Supriatna (Petahana)
  • Renie Rahayu Fauzi
  • Tarya Witarsa
  • Hadiat

Siapa pun yang terpilih nantinya akan memegang mandat berat: menerjemahkan visi “Naik Kelas” Jazilul Fawaid menjadi kemenangan nyata di pemilu mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna Jazilul Fawaid Muscab PKB Pemilu 2029 Pilgub Jabar PKB Kabupaten Bandung Strategi Politik
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Blora Babak Belur, Jawa Barat Punya Solusinya? Sentilan Keras untuk Manajemen Infrastruktur Jateng!

Imigrasi Malaysia Lumpuh Total, Ribuan Pelancong Terjebak di Jalur Perbatasan Johor-Singapura

Bansos

Resmi Berjalan! Penyaluran PKH BPNT Mei 2026 Bikin Warga Cek NIK KTP

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Resmi! Jadwal PKH 2026 Sudah Terungkap, Ini Cara Cek Lewat HP

Duka Haji 2026! Dua Jamaah Tasikmalaya Wafat di Tanah Suci

sapi

Sapi Kurban Prabowo Bikin Melongo: Niat Berbagi atau ‘Pencitraan’ Pakai Uang Pajak?

Terpopuler
  • Video Viral TKW Taiwan ‘3 vs 1’ Heboh di Medsos, Ini Fakta dan Klarifikasinya
  • Video 3 Menit 21 Detik ‘Rok Hijau Tosca’ Bikin Heboh TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Dicap Sensasional! Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral, Netizen Ramai Cari Link Aslinya
  • Video Viral Kakak Adik di Dapur Ramai Dicari, Ada Link Asli Full Durasi?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.