Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Digital Meluncur 10 November? Luhut Targetkan 100 Juta Warga Terdaftar

Jumat, 30 Oktober 2026 06:00 WIB

Dari Murah hingga Mewah, Ini Daftar Steak Enak di Bandung Pilihan Warganet

Jumat, 30 Oktober 2026 03:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cair Rp600 Ribu! Begini Cara Cek dan Ambil BPNT Oktober-Desember 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos Digital Meluncur 10 November? Luhut Targetkan 100 Juta Warga Terdaftar
  • Dari Murah hingga Mewah, Ini Daftar Steak Enak di Bandung Pilihan Warganet
  • Cair Rp600 Ribu! Begini Cara Cek dan Ambil BPNT Oktober-Desember 2026
  • Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa
  • Sosro Buka Suara! Investigasi Dugaan Teh Botol Berisi Sabun di Tengah Demo
  • Cuan Hampir Rp1 Miliar! Persib Panen Bonus AFC Usai Tekuk Melbourne Victory
  • Teror Suporter Beruntun di Oktober, PSSI Siapkan Sanksi Pengurangan Poin
  • Bongkar Rekam Jejak Shalima Hakim! Putri Wanda Hamidah yang Nekat Lanjutkan Perjuangan 98
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Targetkan 16 Kursi, PKB Godok Strategi ‘Naik Kelas’ di Muscab Kabupaten Bandung

By Aga GustianaKamis, 9 April 2026 09:12 WIB3 Mins Read
Muscab PKB Kabupaten Bandung: Strategi Naik Kelas & Target 16 Kursi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id — Peta kekuatan politik di Kabupaten Bandung dipastikan bakal mengalami pergeseran signifikan. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi meluncurkan cetak biru strategi baru dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Soreang, Rabu (8/4). Tidak sekadar seremoni pergantian pengurus, ajang ini menjadi proklamasi PKB untuk mendominasi Jawa Barat melalui dua pilar utama: Pelayanan Rakyat dan Kualitas Kader.

Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, turun langsung mengawal jalannya Muscab. Ia membawa mandat khusus dari pusat agar DPC PKB Kabupaten Bandung tidak hanya puas menjadi pemenang, tapi harus bertransformasi menjadi partai yang lebih modern dan berdampak luas.

Strategi Ganda: “Turun ke Rakyat” dan “Naik Kelas”

Jazilul menekankan bahwa Kabupaten Bandung adalah mahkota bagi PKB di Jawa Barat. Untuk menjaga takhta tersebut, ia menginstruksikan para kader untuk menjalankan strategi “Turun ke Rakyat”. Ini bukan sekadar retorika kampanye, melainkan aksi nyata yang bisa langsung dirasakan di meja makan dan kesehatan masyarakat.

“Kita harus benar-benar hadir di tengah masyarakat. Program pelayanan harus diperkuat dan dirasakan langsung,” tegas Jazilul.

Baca Juga:  Warga Cigondewah Hilir Rasakan Manfaat Program Saku Bedas dari Dadang Supriatna

Implementasi konkretnya mencakup penyediaan layanan ambulans gratis yang responsif, dukungan program makan gratis, hingga pengaktifan posko kesehatan di setiap titik akar rumput.

Namun, pelayanan saja tidak cukup. PKB juga meluncurkan program “Naik Kelas”. Fokusnya adalah menempa kader agar memiliki kapasitas intelektual dan kepemimpinan yang mumpuni, bukan hanya mahir dalam urusan suara.

“Kader harus punya visi dan kemampuan. Kalau diberi amanah, dia mampu memimpin dengan baik,” ujarnya lagi.

Jazilul bahkan menantang kader-kader PKB untuk menduduki posisi strategis di luar parlemen, seperti menjadi rektor atau pemimpin institusi besar. Menurutnya, konsep naik kelas ini harus merambah ke seluruh aspek kehidupan.

Membidik Angka 16: Target Realistis di Kursi DPRD

Ambisi PKB di Kabupaten Bandung tidak main-main. Dengan modal 12 kursi saat ini, Jazilul mematok target kenaikan sebesar 20 persen pada periode mendatang.

Baca Juga:  Satu Tahun Duet Bedas: Strategi 'Irit' Kang DS-Ali Syakieb di Tengah Pangkas Anggaran Rp1 Triliun

“Kalau target ideal tentu 20 kursi, tapi 16 itu realistis dan tidak boleh ditawar. Kenaikan sekitar 20 persen sudah bagus,” katanya dengan nada optimis.

Target ini dirancang sebagai fondasi untuk mendorong kader-kader potensial ke panggung yang lebih luas. Salah satu nama yang santer dibicarakan adalah Dadang Supriatna. Jazilul memberikan sinyal hijau bagi Dadang untuk melangkah ke level provinsi.

“Secara administratif dan rekam jejak, Pak Dadang sudah lulus untuk jadi gubernur. Tinggal variabel politik lainnya,” ungkap Jazilul, mengisyaratkan peluang Dadang di Pilgub Jabar.

Evaluasi dan Kolektivitas: Warisan Dadang Supriatna

Di sisi lain, Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung periode 2021–2026, Dadang Supriatna, memandang Muscab sebagai ruang refleksi besar. Baginya, capaian PKB hari ini adalah buah dari kerja kolektif banyak pihak.

“Dalam Muscab ini ada beberapa sidang pleno yang kita laksanakan, mulai dari pembahasan tata tertib, program kerja, hingga penetapan calon pimpinan Tanfidz dan Dewan Syuro,” jelas Dadang.

Baca Juga:  PAN Buka Peluang Pasangkan Bima Arya dan Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar 2024

Ia menekankan bahwa kekuatan PKB di Kabupaten Bandung tidak lepas dari sinergi tokoh nasional, alim ulama, dan relawan di lapangan. Meski telah meraih sukses besar, Dadang tetap menunjukkan sikap rendah hati atas kinerjanya.

“Saya pribadi memohon maaf jika selama memimpin masih ada kekurangan. Ke depan, kami akan terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ucapnya dengan tulus.

Bursa Calon Pimpinan: Siapa Pengendali Selanjutnya?

Muscab kali ini juga menjadi ajang penentuan nakhoda baru. Sejumlah nama beken masuk dalam bursa kandidat Ketua Tanfidz atau Ketua DPC, di antaranya:

  • Dadang Supriatna (Petahana)
  • Renie Rahayu Fauzi
  • Tarya Witarsa
  • Hadiat

Siapa pun yang terpilih nantinya akan memegang mandat berat: menerjemahkan visi “Naik Kelas” Jazilul Fawaid menjadi kemenangan nyata di pemilu mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna Pilgub Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Digital Meluncur 10 November? Luhut Targetkan 100 Juta Warga Terdaftar

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cair Rp600 Ribu! Begini Cara Cek dan Ambil BPNT Oktober-Desember 2026

Sosro Buka Suara! Investigasi Dugaan Teh Botol Berisi Sabun di Tengah Demo

Bongkar Rekam Jejak Shalima Hakim! Putri Wanda Hamidah yang Nekat Lanjutkan Perjuangan 98

Miris! Pasien Kanker di Cililin Ditandu Lebih dari Sejam karena Ambulans Tak Bisa Masuk

Selalu Bawa Celurit dan Hobi Ajak Tawuran, Ini Pengakuan Pelaku Pembacokan Bobotoh

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.