bukamata.id – Hari Tasyrik menjadi salah satu momen istimewa dalam Islam yang penuh keberkahan. Pada periode ini, umat Muslim dianjurkan memperbanyak zikir, doa, serta amalan sunnah sebagai bentuk rasa syukur setelah pelaksanaan Idul Adha.
Tahun 2026, Hari Tasyrik jatuh pada 11, 12, dan 13 Zulhijah 1447 Hijriah atau bertepatan dengan 28, 29, dan 30 Mei 2026.
Pengertian dan Keutamaan Hari Tasyrik
Hari Tasyrik merupakan tiga hari setelah Idul Adha yang dikenal sebagai waktu untuk makan, minum, dan berzikir kepada Allah SWT. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:
“Hari-hari Tasyrik adalah hari untuk makan, minum dan berzikir kepada Allah SWT.” (HR Muslim)
Dalam berbagai literatur keislaman, hari Tasyrik disebut sebagai waktu yang penuh keutamaan. Salah satunya dijelaskan dalam buku Rahasia Dahsyat Energi Sapu Jagat karya M. Ghofur Khalil, yang menyebut bahwa doa pada hari-hari tersebut memiliki peluang besar untuk dikabulkan.
Doa Sapu Jagat di Hari Tasyrik
Salah satu doa yang sangat dianjurkan pada hari Tasyrik adalah doa sapu jagat, yaitu doa yang mencakup kebaikan dunia dan akhirat.
Berikut bacaan doa sapu jagat:
Latin:
Rabbanā ātinā fid-dun-yā ḥasanataw wa fil-ākhirati ḥasanataw wa qinā ‘ażāban-nār
Artinya:
“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari azab neraka.”
Doa ini juga merupakan doa yang sering dipanjatkan oleh Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Larangan Puasa di Hari Tasyrik
Meski penuh keberkahan, terdapat larangan penting pada hari Tasyrik, yaitu tidak diperbolehkan berpuasa.
Rasulullah SAW bersabda:
“Dalam hari-hari Tasyrik tidak ada kemurahan untuk berpuasa kecuali bagi orang yang tidak mendapatkan sembelihan.” (HR Bukhari)
Dengan demikian, hari Tasyrik menjadi waktu untuk menikmati rezeki Allah SWT, termasuk menyantap daging kurban dan mempererat silaturahmi.
Amalan yang Dianjurkan di Hari Tasyrik
Selain membaca doa sapu jagat, umat Muslim dianjurkan memperbanyak takbir dan zikir kepada Allah SWT. Hal ini sesuai firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 203:
وَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ فِىٓ أَيَّامٍ مَّعْدُودَٰتٍ
“Dan berzikirlah dengan menyebut nama Allah dalam beberapa hari yang terbilang.”
Mayoritas ulama menafsirkan “hari-hari yang terbilang” tersebut sebagai hari Tasyrik.
Selain itu, penyembelihan hewan kurban juga masih diperbolehkan selama hari Tasyrik berlangsung, sehingga suasana Idul Adha masih terasa hingga beberapa hari setelahnya.
Momentum Ibadah dan Kebersamaan
Hari Tasyrik menjadi momentum penting bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah, bersyukur atas nikmat Allah SWT, serta mempererat hubungan sosial melalui semangat berbagi dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










