Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Fenomena Link Video Syakirah 7 Menit Kembali Mencuat: Mengapa Anda Harus Berhenti Mencari Tautannya?

Sabtu, 4 April 2026 21:51 WIB

Heboh Link Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Dapur: Awas Jebakan Phishing yang Bisa Kuras Saldo Rekening!

Sabtu, 4 April 2026 21:26 WIB
The Great Asia Africa 2.0

Bukan Sekadar Jalan-Jalan! Ini 10 Spot ‘Healing’ Terbaik di Bandung yang Bikin Gagal Move On

Sabtu, 4 April 2026 21:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Fenomena Link Video Syakirah 7 Menit Kembali Mencuat: Mengapa Anda Harus Berhenti Mencari Tautannya?
  • Heboh Link Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Dapur: Awas Jebakan Phishing yang Bisa Kuras Saldo Rekening!
  • Bukan Sekadar Jalan-Jalan! Ini 10 Spot ‘Healing’ Terbaik di Bandung yang Bikin Gagal Move On
  • Rumor Kencan Bernadya dan Iqbaal Ramadhan Pecah! Berawal dari Foto ‘Blur’, Netizen Temukan Bukti Ini
  • Mandat Suci di Lebanon Berakhir di Tanah Air: Momen Haru Kepulangan Jenazah 3 Prajurit TNI
  • Prediksi Persib vs Semen Padang: Bobotoh Cantik Ini Ingatkan Maung Bandung Jangan Jemawa
  • Adu Sabar! Aksi Petugas Rekam KTP ODGJ Ini Malah Bak Shooting Film Action
  • Cantik Saja Enggak Cukup! Mojang Bandung Ini Pilih ‘Jalur Langit’ demi Orang Tua
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hasil Survei: Kepuasan Masyarakat Jabar Capai 97 Persen untuk Kinerja Dedi Mulyadi

By Aga GustianaSelasa, 19 Agustus 2025 14:31 WIB3 Mins Read
Dedi Mulyadi dan erwan Setiawan
Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pasangan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan Wakil Gubernur Erwan Setiawan, terus mendorong visi “Jawa Barat Istimewa”, dengan tagline “Lembur Diurus, Kota Ditata”. Visi ini menekankan bahwa penyelenggaraan pemerintahan harus mengistimewakan masyarakat, baik dalam pelayanan publik maupun pembangunan.

Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, menjelaskan, istilah “istimewa” berarti memberikan yang terbaik bagi masyarakat, serta menciptakan kondisi unggul di semua bidang. Mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, hingga sosial budaya, semuanya diharapkan berada dalam kondisi istimewa.

“Jabar Istimewa bukan sekadar slogan, tapi representasi seluruh program pembangunan yang menyentuh kualitas hidup warga,” ujar KDM.

Survei Litbang Kompas: Publik Beri Nilai Tinggi

Hasil survei Litbang Kompas menunjukkan persepsi publik yang positif terhadap kepemimpinan Dedi-Erwan. Rata-rata nilai kinerja pemerintah provinsi berada di angka 8,51 dari skala 1-10, dengan 97,2 persen warga puas dan 99 persen menilai Gubernur peduli, merakyat, dan responsif.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-79, Polda Jabar Tegaskan Komitmen Presisi untuk Jawa Barat Istimewa

Sekretaris Daerah Jabar, Herman Suryatman, memberikan komentar melalui akun Instagram @hermansuryatman: “Cadu mundur pantang mulang Pa Gub @dedimulyadi71.”

Frasa Sunda ini menggambarkan sikap pantang menyerah, tidak mundur dari perjuangan, dan bertekad terus maju tanpa ragu. Herman menambahkan: “Gaskeun teras kangge kamajuan tur kahormatan Jawa Barat.”

Distribusi nilai survei menunjukkan mayoritas publik memberikan penilaian tinggi: 35,7 persen responden memberi nilai 10, sementara 25,3 persen memberi nilai 8 dan 19,2 persen memberi nilai 9.

Program Pembangunan dengan Kepuasan Tinggi

Beberapa program pemerintah mendapat apresiasi luas, antara lain:

  • Ruang Kelas Baru (RKB): 91,6 persen responden puas.
  • Barak Militer untuk pembinaan remaja nakal: 95,7 persen puas.
  • Perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu): 88,2 persen puas.
  • Pembangunan jalan dan infrastruktur publik: 85,7 persen puas.
  • Penyediaan listrik bagi masyarakat miskin: 91,8 persen puas.
  • Evaluasi izin tambang: 85 persen puas.
Baca Juga:  Cegah Kesenjangan Sosial, Ferry Irwandi Dukung Usulan Dedi Mulyadi Soal Pembatasan Kepemilikan Rumah

Peneliti Litbang Kompas, Rangga Eka Sakti, menyoroti barak militer sebagai program yang mendapat respons positif. “Ini cara paling simpel mengatasi kenakalan remaja menahun di Jabar. Di tingkat kepuasan tinggi, 95 persen puas soal barak militer.”

Tantangan dan Area Kepuasan Rendah

Meskipun mayoritas puas, beberapa program menimbulkan pro-kontra:

  • Jam masuk sekolah pukul 06.30 WIB: 67,3 persen puas.
  • Larangan wisuda TK hingga SMA: 83,1 persen puas, tapi menuai debat.
  • Pengembangan monorel Bandung Raya: 80,4 persen puas, 15,9 persen tidak puas.
  • Transportasi umum: hanya 53,5 persen puas.
  • Pengelolaan sampah: 58,8 persen tidak puas.
  • Lapangan kerja dan pengangguran: hanya 31,4 persen puas, 67,2 persen tidak puas.
  • Bantuan langsung kesejahteraan masyarakat: 50,4 persen puas, 48,8 persen tidak puas.
Baca Juga:  Candaan Dedi Mulyadi Bikin Gubernur Malut Tersipu Saat Jalan Sore di Subang

Rangga menekankan, isu lapangan kerja dan kemiskinan menjadi sorotan serius publik:

“Masyarakat merasa lapangan kerja sangat sempit dan berharap segera diselesaikan. Isu kemiskinan pun serupa, hanya 37,9 persen puas dan 60,4 persen tidak puas.”

Metodologi Survei

Survei dilakukan Litbang Kompas dari 1–5 Juli 2025 dengan 400 responden acak di seluruh Jawa Barat. Penelitian menggunakan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error ±4,9 persen. Survei sepenuhnya dibiayai Harian Kompas.

Rangga menutup pemaparannya: “Meskipun metode survei sudah sistematis, kesalahan di luar pemilihan sampel masih dimungkinkan terjadi.”

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Erwan Setiawan hasil survei jawa barat masyarakat Survei Litbang Kompas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mandat Suci di Lebanon Berakhir di Tanah Air: Momen Haru Kepulangan Jenazah 3 Prajurit TNI

Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Terpopuler
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit, Link Palsu Mengintai Warganet, Cek Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.