Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27

Rabu, 12 Agustus 2026 20:02 WIB

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Rabu, 12 Agustus 2026 19:46 WIB

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

Rabu, 12 Agustus 2026 19:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27
  • Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra
  • Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa
  • Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan
  • Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban
  • Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras
  • Tak Perlu Jago Desain, 5 Prompt AI Ini Bisa Bikin Poster HUT RI Makin Keren
  • Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cegah Kesenjangan Sosial, Ferry Irwandi Dukung Usulan Dedi Mulyadi Soal Pembatasan Kepemilikan Rumah

By Aga GustianaJumat, 19 September 2025 19:00 WIB2 Mins Read
Ferry Irwandi
Ferry Irwandi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Isu kepemilikan rumah di Indonesia kembali ramai dibicarakan setelah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan pentingnya regulasi yang membatasi jumlah rumah yang dapat dimiliki oleh individu. Hal itu ia sampaikan dalam acara Peluncuran Program Penguatan Ekosistem Perumahan Murah dan Sosialisasi KUR Perumahan di Sabuga ITB, Bandung, Kamis (18/9/2025).

“Negara harus mulai membatasi kepemilikan rumah. Karena habisnya tanah itu oleh orang yang ngambil rumah di mana-mana,” ujar Dedi.

Menurutnya, aturan ini mendesak untuk mengantisipasi praktik penimbunan rumah oleh kalangan berduit yang justru mempersempit akses masyarakat kecil dalam memperoleh hunian. Ia juga menyoroti fenomena banyaknya rumah besar dan mewah yang kosong tanpa penghuni, sehingga tidak memberi kontribusi terhadap perputaran ekonomi lokal.

Lahan Menyusut, Hunian Jadi Aset

Dedi mengingatkan bahwa lahan di Indonesia semakin berkurang akibat pembangunan perumahan yang tidak dimanfaatkan sesuai fungsi. Banyak rumah hanya dijadikan aset investasi, bukan benar-benar sebagai tempat tinggal. Jika dibiarkan, ia khawatir kesenjangan sosial akan semakin lebar.

Pandangan Dedi tersebut sejalan dengan gagasan publik figur Ferry Irwandi, yang kerap mengangkat isu sosial dan ekonomi.

Dukungan Ferry Irwandi

Dalam unggahan video TikTok pada Jumat (19/9/2025), Ferry mendukung penuh usulan Dedi. Ia menilai pembatasan kepemilikan rumah dapat membantu mengurangi disparitas sosial.

“Kalo diterapkan ini bakal bagus sekali. Jadi disparitas itu kalo udah terlalu lebar. Misalnya ada orang pembatasan atau ada pajak progresif untuk rumah kepemilikan lebih dari satu KK. Entah bagaimana regulasinya dibuat. Termasuk penerapan satu rumah satu KK misalnya. Atau untuk rumah kedua, ketiga itu dikenakan tarif kumulatif misalnya. Pajak progresif misalnya. Itu bakal bagus sekali,” kata Ferry.

Relevansi dengan Kebutuhan Hunian

Kebutuhan akan hunian di Indonesia terus meningkat, sementara ketersediaan lahan semakin terbatas. Situasi ini membuat wacana regulasi pembatasan kepemilikan rumah kian relevan untuk didiskusikan lebih serius.

“Bakal mensupport habislah kalo misal itu diterapkan. Bakal bagus sekali,” pungkas Ferry.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Ferry Irwandi Kepemilikan Rumah Pajak Progresif
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

gempa

Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan

Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban

Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.