Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Buruan netizen! Nomor WA Terduga Pelaku yang Hina Beckham Putra Sudah Diamankan, PSSI Siap Blacklist

Jumat, 12 Juni 2026 09:15 WIB

Tembus Rp2,7 Juta! Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Tajam, Cek Rincian dan Aturan Pajak Terbaru

Jumat, 12 Juni 2026 09:13 WIB

Tak Sekadar Tempat Nongkrong, Asia Afrika Bandung Simpan Jejak Sejarah Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buruan netizen! Nomor WA Terduga Pelaku yang Hina Beckham Putra Sudah Diamankan, PSSI Siap Blacklist
  • Tembus Rp2,7 Juta! Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Tajam, Cek Rincian dan Aturan Pajak Terbaru
  • Tak Sekadar Tempat Nongkrong, Asia Afrika Bandung Simpan Jejak Sejarah Dunia
  • Bansos PKH Tahap 2 Juni 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal, Syarat Penerima, dan Cara Cek Status
  • Nama Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Link Video Beredar Tuai Kontroversi
  • Ramai Diburu di TikTok dan X, Mengapa Netizen Harus Waspada dengan Isu Video Viral Cut Salwa?
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF Terbaru 12 Juni 2026, Dapatkan Skin Senjata dan Bundel Langka Gratis
  • Hasil Semifinal Piala AFF U19: Kalah Tipis dari Australia, Indonesia Harus Puas Rebutan Tempat Ketiga
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 12 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hasil Survei: Kepuasan Masyarakat Jabar Capai 97 Persen untuk Kinerja Dedi Mulyadi

By Aga GustianaSelasa, 19 Agustus 2025 14:31 WIB3 Mins Read
Dedi Mulyadi dan erwan Setiawan
Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pasangan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan Wakil Gubernur Erwan Setiawan, terus mendorong visi “Jawa Barat Istimewa”, dengan tagline “Lembur Diurus, Kota Ditata”. Visi ini menekankan bahwa penyelenggaraan pemerintahan harus mengistimewakan masyarakat, baik dalam pelayanan publik maupun pembangunan.

Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, menjelaskan, istilah “istimewa” berarti memberikan yang terbaik bagi masyarakat, serta menciptakan kondisi unggul di semua bidang. Mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, hingga sosial budaya, semuanya diharapkan berada dalam kondisi istimewa.

“Jabar Istimewa bukan sekadar slogan, tapi representasi seluruh program pembangunan yang menyentuh kualitas hidup warga,” ujar KDM.

Survei Litbang Kompas: Publik Beri Nilai Tinggi

Hasil survei Litbang Kompas menunjukkan persepsi publik yang positif terhadap kepemimpinan Dedi-Erwan. Rata-rata nilai kinerja pemerintah provinsi berada di angka 8,51 dari skala 1-10, dengan 97,2 persen warga puas dan 99 persen menilai Gubernur peduli, merakyat, dan responsif.

Baca Juga:  Dinilai Menyesatkan, Ketua GRIB Jabar Tantang Dedi Mulyadi soal Satgas Antipremanisme

Sekretaris Daerah Jabar, Herman Suryatman, memberikan komentar melalui akun Instagram @hermansuryatman: “Cadu mundur pantang mulang Pa Gub @dedimulyadi71.”

Frasa Sunda ini menggambarkan sikap pantang menyerah, tidak mundur dari perjuangan, dan bertekad terus maju tanpa ragu. Herman menambahkan: “Gaskeun teras kangge kamajuan tur kahormatan Jawa Barat.”

Distribusi nilai survei menunjukkan mayoritas publik memberikan penilaian tinggi: 35,7 persen responden memberi nilai 10, sementara 25,3 persen memberi nilai 8 dan 19,2 persen memberi nilai 9.

Program Pembangunan dengan Kepuasan Tinggi

Beberapa program pemerintah mendapat apresiasi luas, antara lain:

  • Ruang Kelas Baru (RKB): 91,6 persen responden puas.
  • Barak Militer untuk pembinaan remaja nakal: 95,7 persen puas.
  • Perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu): 88,2 persen puas.
  • Pembangunan jalan dan infrastruktur publik: 85,7 persen puas.
  • Penyediaan listrik bagi masyarakat miskin: 91,8 persen puas.
  • Evaluasi izin tambang: 85 persen puas.
Baca Juga:  Ramai Isu Danai Buzzer Pakai APBD, Dedi Mulyadi Tantang Warga Telusuri Anggaran

Peneliti Litbang Kompas, Rangga Eka Sakti, menyoroti barak militer sebagai program yang mendapat respons positif. “Ini cara paling simpel mengatasi kenakalan remaja menahun di Jabar. Di tingkat kepuasan tinggi, 95 persen puas soal barak militer.”

Tantangan dan Area Kepuasan Rendah

Meskipun mayoritas puas, beberapa program menimbulkan pro-kontra:

  • Jam masuk sekolah pukul 06.30 WIB: 67,3 persen puas.
  • Larangan wisuda TK hingga SMA: 83,1 persen puas, tapi menuai debat.
  • Pengembangan monorel Bandung Raya: 80,4 persen puas, 15,9 persen tidak puas.
  • Transportasi umum: hanya 53,5 persen puas.
  • Pengelolaan sampah: 58,8 persen tidak puas.
  • Lapangan kerja dan pengangguran: hanya 31,4 persen puas, 67,2 persen tidak puas.
  • Bantuan langsung kesejahteraan masyarakat: 50,4 persen puas, 48,8 persen tidak puas.
Baca Juga:  Viral Emak-emak di Garut Pantau Aktivitas Galian dari Atas Bukit, Lapor ke Dedi Mulyadi

Rangga menekankan, isu lapangan kerja dan kemiskinan menjadi sorotan serius publik:

“Masyarakat merasa lapangan kerja sangat sempit dan berharap segera diselesaikan. Isu kemiskinan pun serupa, hanya 37,9 persen puas dan 60,4 persen tidak puas.”

Metodologi Survei

Survei dilakukan Litbang Kompas dari 1–5 Juli 2025 dengan 400 responden acak di seluruh Jawa Barat. Penelitian menggunakan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error ±4,9 persen. Survei sepenuhnya dibiayai Harian Kompas.

Rangga menutup pemaparannya: “Meskipun metode survei sudah sistematis, kesalahan di luar pemilihan sampel masih dimungkinkan terjadi.”

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Erwan Setiawan hasil survei jawa barat masyarakat Survei Litbang Kompas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos PKH Tahap 2 Juni 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal, Syarat Penerima, dan Cara Cek Status

Dua Motor Tabrakan di Flyover Kiaracondong, Arus Lalu Lintas Jalan Ibrahim Adjie Lumpuh

Padam Listrik

Listrik Tiba-Tiba Padam di Banyak Kota Termasuk Bandung, ESDM Buka Suara

Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung

Gedung DPRD Jabar Dikepung Mahasiswa, Kebijakan Ekonomi hingga RUU Polri Jadi Sorotan Utama

ilustrasi gempa

Sesar Naik Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Ahli BRIN Ingatkan Potensi Gempa Darat Jawa

Terpopuler
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Video Full Cut Salwa di Telegram Viral, Link Dicari Warganet! Ini Faktanya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.