Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Keajaiban! Rahasia Abdul Malik, Anak SD yang Tembus Fakultas Kedokteran UPI di Usia 9 Tahun

Selasa, 5 Mei 2026 14:27 WIB

Bojan Hodak Gaspol! Persib Incar Maarten Paes hingga Gaston Avila di Bursa Transfer

Selasa, 5 Mei 2026 13:33 WIB

Polemik Razia Rambut Siswi di Garut: Antara Penegakan Aturan dan Luka Psikologis Anak Didik

Selasa, 5 Mei 2026 12:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Keajaiban! Rahasia Abdul Malik, Anak SD yang Tembus Fakultas Kedokteran UPI di Usia 9 Tahun
  • Bojan Hodak Gaspol! Persib Incar Maarten Paes hingga Gaston Avila di Bursa Transfer
  • Polemik Razia Rambut Siswi di Garut: Antara Penegakan Aturan dan Luka Psikologis Anak Didik
  • Gebrakan Besar! RF Hospitality Luncurkan Hotel Mewah Ashva di Jantung Ubud
  • Kecewa ke Dedi Mulyadi, Warga Bogor Barat Ancam ‘Cerai’ dari Jabar dan Gabung Banten
  • Gol Cepat Matricardi Bawa Persib Menang, Bojan Hodak Beri Catatan Keras!
  • Link Video Tasya Gym Bandar Batang 15 Menit Tanpa Sensor Bikin Heboh, Warganet Ramai Cari!
  • DPRD Jabar Siapkan Ranperda Perlindungan Keluarga dari Dampak Era Digital dan Isu Sosial
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 5 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Heboh! AS Dakwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro atas Narkotika dan Terorisme

By SusanaMinggu, 4 Januari 2026 19:15 WIB3 Mins Read
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro Moros. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Amerika Serikat resmi menjerat Presiden Venezuela, Nicolas Maduro Moros, dengan tuduhan memimpin jaringan narkotika lintas negara dan terorisme selama lebih dari dua dekade.

Tuduhan ini termuat dalam Superseding Indictment yang diajukan oleh Jaksa Federal di Pengadilan Distrik Selatan New York (Southern District of New York).

Jaksa Agung AS, Pam Bondi, menuding Maduro memanfaatkan jabatan negara untuk memfasilitasi pengiriman ribuan ton kokain ke Amerika Serikat, bekerja sama dengan kartel narkoba internasional serta kelompok teroris.

Nicolas Maduro dan Cartel de Los Soles

Jaksa menegaskan, Maduro merupakan figur sentral dari jaringan narkotika yang dikenal sebagai Cartel de Los Soles, melibatkan pejabat sipil, militer, dan aparat intelijen Venezuela. Aktivitas ini diduga berlangsung sejak 1999 hingga 2025.

“Sejak awal karier politiknya, Nicolas Maduro Moros menggunakan semua posisi publik untuk mempermudah perdagangan narkotika,” sebut dakwaan jaksa federal.

Baca Juga:  Hasil Piala Dunia U-17 Hari Ini, Prancis dan Venezuela Amankan Tiga Poin

Selain Maduro, sejumlah pejabat tinggi Venezuela juga ikut terseret dalam dakwaan, termasuk Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello, mantan Menteri Dalam Negeri Ramón Rodríguez Chacín, istri Maduro Cilia Flores, serta putranya, Nicolas Maduro Guerra.

Skala Kejahatan dan Jalur Pengiriman Narkoba

Dakwaan menyatakan, operasi kriminal berlangsung lebih dari 25 tahun dan tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Venezuela, Kolombia, Karibia, Amerika Tengah, Meksiko, hingga Amerika Serikat.

Venezuela disebut menjadi jalur strategis utama pengiriman kokain dari Amerika Selatan ke pasar Amerika Utara. Pada 2020, Departemen Luar Negeri AS memperkirakan sekitar 200–250 ton kokain diselundupkan melalui Venezuela setiap tahun dengan perlindungan aparat negara.

Baca Juga:  Hasil Piala Dunia U-17 Hari Ini, Prancis dan Venezuela Amankan Tiga Poin

Modus Operandi Maduro

Jaksa mengungkapkan, Maduro dan para terdakwa memanfaatkan fasilitas negara, seperti bandara internasional, pesawat kepresidenan, jalur diplomatik, serta aparat keamanan, untuk memastikan pengiriman narkotika berjalan lancar.

Dalam dakwaan disebutkan, saat menjabat Menteri Luar Negeri, Maduro menjual paspor diplomatik kepada pengedar narkoba dan memberikan perlindungan bagi pesawat yang membawa hasil kejahatan narkotika.

“Maduro Moros membiarkan korupsi narkotika berkembang demi keuntungan pribadi, keluarga, dan rezimnya,” tegas jaksa.

Dakwaan juga menyoroti kolaborasi Maduro dengan organisasi yang dikategorikan Amerika Serikat sebagai Foreign Terrorist Organizations (FTO), termasuk FARC, ELN, Kartel Sinaloa, Los Zetas, dan Tren de Aragua. Kelompok-kelompok ini tidak hanya terlibat narkotika, tetapi juga aksi teror, penculikan, pembunuhan, dan perdagangan senjata.

Baca Juga:  Hasil Piala Dunia U-17 Hari Ini, Prancis dan Venezuela Amankan Tiga Poin

Dasar Hukum Penangkapan dan Ekstradisi

Jaksa menekankan, kasus ini masuk kategori narco-terrorism, di mana kegiatan narkotika digunakan untuk mendanai dan mendukung aksi teror internasional.

Berdasarkan alasan ini, AS mengklaim memiliki yurisdiksi hukum untuk menuntut dan menangkap Maduro jika berada di wilayah yang memungkinkan ekstradisi.

“Para terdakwa sengaja mendistribusikan kokain untuk mendukung organisasi teroris,” sebut dakwaan dalam Count One.

Melalui dakwaan ini, AS menempatkan Maduro bukan sekadar sebagai kepala negara, tetapi sebagai pemimpin organisasi kriminal transnasional, membuka jalan bagi upaya penangkapan dan penuntutan di tingkat internasional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

AS tuntut Maduro dakwaan narkotika FTO kartel narkoba kriminal internasional narco-terrorism Nicolas Maduro pengiriman kokain Venezuela
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Keajaiban! Rahasia Abdul Malik, Anak SD yang Tembus Fakultas Kedokteran UPI di Usia 9 Tahun

Polemik Razia Rambut Siswi di Garut: Antara Penegakan Aturan dan Luka Psikologis Anak Didik

Gebrakan Besar! RF Hospitality Luncurkan Hotel Mewah Ashva di Jantung Ubud

Kecewa ke Dedi Mulyadi, Warga Bogor Barat Ancam ‘Cerai’ dari Jabar dan Gabung Banten

DPRD Jabar Siapkan Ranperda Perlindungan Keluarga dari Dampak Era Digital dan Isu Sosial

Bikin Merinding! Aksi Heroik Deki Degei Pimpin Upacara Hardiknas dengan Satu Kaki

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
  • Jangan Klik! Link Video Viral Bandar Membara Diduga Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.