bukamata.id – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video asusila yang diduga melibatkan sepasang remaja asal Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Kasus ini kini tengah ditangani pihak kepolisian setelah video tersebut tersebar luas, bahkan diduga diperjualbelikan melalui aplikasi Telegram.
Polisi Turun Tangan Usut Penyebaran Video
Kepolisian Resor Batang melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Batang bergerak cepat dengan memeriksa dua orang yang diduga terlibat, yakni pasangan berinisial TA (19) dan S.E. (26), warga Kecamatan Bandar.
Dalam video yang beredar, keduanya tampak melakukan tindakan tidak senonoh di beberapa lokasi yang diduga kamar sewa. Aparat juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk telepon genggam dan pakaian milik kedua terduga pelaku.
Kasat Reskrim Polres Batang AKP Al Sudaryono menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terkait dugaan unsur pidana dalam kasus tersebut.
“Kami masih melakukan pendalaman untuk menemui unsur ada tidaknya tindak pidana,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).
Diduga untuk Konsumsi Pribadi, Namun Tersebar Luas
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, video tersebut diduga awalnya dibuat untuk konsumsi pribadi. Namun, rekaman itu kemudian tersebar luas di media sosial dan memicu perhatian publik.
Polisi juga masih menelusuri bagaimana video tersebut bisa sampai ke tangan publik dan beredar secara masif, termasuk dugaan adanya transaksi di platform pesan instan.
Keluarga Diduga Menikahkan Pasangan
Setelah kasus ini viral, pihak keluarga disebut telah menikahkan kedua remaja tersebut. Meski demikian, keduanya dikabarkan masih mengalami tekanan psikologis dan lebih banyak mengurung diri di rumah.
Imbauan Kepolisian
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarluaskan kembali konten tersebut karena dapat melanggar hukum serta memperburuk dampak psikologis bagi pihak yang terlibat.
Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Batang untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam penyebaran video tersebut.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









