Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Senin, 2 November 2026 01:00 WIB

Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026

Minggu, 1 November 2026 20:03 WIB

Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks

Minggu, 1 November 2026 19:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026
  • Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026
  • Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks
  • Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati
  • Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
  • Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama
  • Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Heboh Video Tarung Pelajar di Cianjur: Siswa SD dan SMP Terlibat Duel Dua Lawan Dua

By Aga GustianaSabtu, 18 April 2026 19:30 WIB2 Mins Read
Foto/Ilustrasi Penganiayaan.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jagat maya kembali dikejutkan dengan rekaman video yang memperlihatkan aksi perkelahian jalanan antar-pelajar di Kabupaten Cianjur. Mirisnya, duel yang mengusung konsep dua lawan dua tersebut melibatkan bocah tingkat Sekolah Dasar (SD) serta siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Insiden ini diduga kuat menjadi pemicu atau rangkaian awal sebelum terjadinya penganiayaan terhadap dua siswa SMP di kawasan Bojongherang yang telah lebih dulu viral. Dalam potongan klip yang tersebar, sekelompok murid SD tampak memadati area sebuah perumahan di Kelurahan Bojongherang untuk menyaksikan adu jotos tersebut.

Dua pasang pelajar dari tingkatan berbeda itu tampak bersiap di posisi masing-masing. Begitu instruksi dimulai, keempatnya langsung terlibat saling serang. Yang mencuri perhatian, muncul sosok remaja kemeja kotak-kotak hitam-putih di lokasi kejadian—sosok yang sama yang juga teridentifikasi dalam video kekerasan pelajar pada Senin (13/4/2026) lalu.

Baca Juga:  Viral di TikTok dan Telegram! Video Misterius Ibu Tiri vs Anak Tiri Bikin Netizen Heboh

Kepolisian Lakukan Penelusuran Intensif

Merespons keresahan publik, Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho Hadi menegaskan bahwa pihaknya tengah bergerak untuk membedah fakta di balik video tersebut. Fokus kepolisian adalah memastikan waktu kejadian dan memetakan siapa saja aktor yang terlibat.

“Kita telusuri videonya, untuk mengetahui kapan dan dimana aksi tersebut terjadi, serta siapa saja yang terlibat,” tegas Alexander Yurikho saat dikonfirmasi pada Sabtu (18/4/2026).

Baca Juga:  Konflik Yai Mim vs Sahara Belum Usai, Video Baru Picu Polemik di Media Sosial

Pihak berwajib juga sedang menyelidiki apakah duel ini memiliki benang merah dengan aksi pemukulan yang terjadi sebelumnya, mengingat adanya keterlibatan wajah-wajah yang serupa di kedua insiden tersebut.

“Kita dalami, apakah berkaitan atau tidak,” tambah Alexander Yurikho.

Pengawasan Orang Tua Jadi Kunci

Melihat fenomena kekerasan yang melibatkan anak di bawah umur ini, Kapolres meminta peran aktif dari pihak keluarga. Pengawasan ketat, terutama saat jam sekolah usai, menjadi benteng utama agar anak tidak terjerumus dalam lingkaran premanisme remaja.

Baca Juga:  Cuma Gara-gara Dikira Melirik Pacar, Remaja di Garut Todongkan Golok!

“Kita jaga bersama anak-anak kita supaya tidak melakukan tindakan negatif, apalagi perkelahian dan Penganiayaan,” imbaunya.

Sebelumnya, masyarakat Cianjur digemparkan oleh nasib malang dua pelajar SMP berinisial MR dan AS. Keduanya menjadi korban pengeroyokan belasan remaja di belakang sebuah klinik di Bojongherang. Para korban dicekik dan dihantam pada bagian belakang kepala hingga menderita lebam dan pusing hebat. Sangat disayangkan, aksi brutal tersebut dilakukan tepat di hadapan sejumlah murid SD yang baru saja bubar sekolah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

video viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks

Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Badai Boikot Paling Parah? Fakta Mengejutkan Dibalik Hancurnya Rans Carnival 2026!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.