bukamata.id – Kebersamaan Alfeandra Dewangga dengan Persib Bandung resmi berakhir menjelang bergulirnya musim kompetisi 2026/2027. Bek berusia 24 tahun tersebut dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari skuad Maung Bandung setelah memilih melanjutkan karier di klub lain.
Meski hanya menjalani satu musim bersama Persib Dewangga mengaku menyimpan banyak kenangan berharga, terutama karena sempat merasakan atmosfer luar biasa bersama Bobotoh dan menjadi bagian dari tim juara.
Musim yang Tidak Mudah bagi Dewangga
Perjalanan Alfeandra Dewangga di Persib Bandung tidak selalu berjalan mulus. Pemain yang akrab disapa Dewa itu harus bersaing ketat untuk mendapatkan tempat di skuad utama Pangeran Biru.
Sepanjang musim 2025/2026, Dewangga mencatatkan sembilan penampilan di kompetisi Super League. Dari jumlah tersebut, ia beberapa kali dipercaya tampil sebagai starter untuk mengawal lini pertahanan Maung Bandung.
Selain tampil di kompetisi domestik, mantan pemain PSIS Semarang itu juga mencatatkan tiga penampilan di ajang AFC Champions League Two 2025/2026.
Meski demikian, minimnya menit bermain membuat Dewangga merasa perlu mencari tantangan baru demi mengembalikan performa terbaiknya sebagai pesepak bola profesional.
Alasan Tinggalkan Persib
Dewangga mengungkapkan bahwa keputusannya meninggalkan Bandung bukan karena adanya masalah dengan klub maupun suporter.
Sebaliknya, ia menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari upayanya untuk mendapatkan kesempatan bermain yang lebih besar dan meningkatkan performa di lapangan.
Menurutnya, seorang pemain membutuhkan ritme pertandingan yang konsisten agar dapat terus berkembang dan menunjukkan kualitas terbaiknya.
Karena itu, ia memilih mengambil langkah baru dalam kariernya meski harus meninggalkan klub yang sangat dicintainya.
Ucapan Terima Kasih untuk Persib dan Bobotoh
Sebelum berpisah, Dewangga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen PERSIB yang telah mendukungnya selama satu musim terakhir.
Mulai dari jajaran pelatih, manajemen, ofisial tim, hingga para pemain disebut memiliki peran penting dalam perjalanan kariernya di Bandung.
“Terima kasih buat keluarga besar PERSIB, jajaran pelatih, ofisial, dan manajemen karena saya bisa ikut dalam perjuangan tim selama satu musim. Perjuangan yang tidak mudah,” ujar Dewangga.
Ucapan khusus juga diberikan kepada Bobotoh yang menurutnya selalu memberikan dukungan luar biasa sejak pertama kali datang ke Bandung.
“Untuk Bobotoh, terima kasih atas sambutan dan support hangatnya dari pertama datang hingga sekarang,” lanjutnya.
Persib dan Bandung Akan Selalu di Hatinya
Meski kini harus melanjutkan perjalanan di klub berbeda, Dewangga memastikan bahwa PERSIB Bandung akan selalu memiliki tempat istimewa dalam hidupnya.
Pemain kelahiran Semarang tersebut mengaku sangat mencintai klub, suporter, dan Kota Bandung yang telah memberikan pengalaman berharga selama karier profesionalnya.
“Saya pergi untuk memperbaiki performa dan semoga bisa bertemu di lain kesempatan. Saya sangat mencintai Persib, Bobotoh, dan Kota Bandung,” katanya.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa perpisahan ini bukanlah akhir dari hubungan emosional antara Dewangga dan Persib, melainkan bagian dari perjalanan karier yang harus ditempuh seorang pesepak bola profesional.
Tinggalkan Bandung dengan Status Juara
Meski kebersamaannya tergolong singkat, Dewangga tetap meninggalkan Bandung dengan kenangan manis. Ia menjadi bagian dari skuad Persib yang sukses menorehkan sejarah dengan meraih gelar juara liga secara beruntun.
Pengalaman mengangkat trofi bersama Pangeran Biru menjadi salah satu momen yang disebut akan selalu dikenangnya sepanjang karier.
Kini, Dewangga memulai babak baru dalam perjalanan sepak bolanya. Sementara bagi Bobotoh, nama Alfeandra Dewangga akan tetap menjadi bagian dari skuad juara yang pernah berjuang bersama membawa kebanggaan untuk Kota Bandung.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










