bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berencana menyamakan tanggal Hari Ulang Tahun Jawa Barat (HUT Jabar) dengan momen pelantikan Sri Baduga Maharaja (Prabu Siliwangi) sebagai raja Sunda.
Hal itu disampaikan Dedi MUlyadi dalam Musyawarah Majelis Sunda (MMS) menggelar Musyawarah Tahunan ke-II di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (22/11/2025).
Dedi menilai pada momen tersebut merupakan tonggak besar sejarah Kesundaan yang layak dijadikan dasar penetapan hari lahir Jabar.
Ia mencontohkan Kabupaten Bogor yang sudah menetapkan hari jadinya berdasarkan peristiwa pelantikan Sri Baduga.
“Ulang tahun Jawa Barat salah satu kajiannya adalah nilai-nilai kesundaan. Orang Bogor sudah melaksanakan lebih dulu. Ulang tahun Bogor itu ulang tahun dilantiknya Sri Baduga jadi raja. Itu tonggak peradaban Sunda. Kalau bicara Sunda, bicara ke-Siliwangian,” ujar KDM, sapn akrab Dedi Mulyadi.
Pemerintah Provinsi Jabar disebut sedang membentuk tim pengkaji untuk memutuskan penetapan resmi hari lahir Jawa Barat.
MMS Soroti Masalah Sistemik yang Menghambat Kemajuan Sunda
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Presidium Pinisepuh MMS, Dindin S. Maolani, menegaskan bahwa persoalan Sunda saat ini tidak lagi bersifat parsial.
Menurutnya, masalah tersebut bersifat sistemik dan saling terkait, seperti ketimpangan fiskal, eksploitasi ruang tanpa manfaat adil bagi masyarakat, kebudayaan yang terpinggirkan, minimnya pendidikan berkualitas, hingga lemahnya ekonomi rakyat.
MMS kemudian merilis dokumen empat agenda strategis menyongsong Indonesia Emas 2045:
- Penguatan jati diri dan pemajuan kebudayaan Sunda
Fokus pada revolusi pendidikan karakter Sunda, afirmasi bahasa dan toponimi, serta dana abadi kebudayaan Sunda Raya. - Keadilan pusat-daerah melalui konsep Sunda jeung Sarakan jeung Sunda jang Negara
Mengusulkan reforma fiskal nasional, integrasi wilayah Sunda ala model Benelux, hingga pencabutan moratorium pemekaran daerah secara selektif. - Peningkatan kesejahteraan bersama
Melalui audit proyek strategis nasional, reforma agraria kultural, serta pembangunan berbasis data presisi dan Indeks Kesejahteraan Sunda Raya. - Penguatan sistem kepemimpinan Sunda
Meliputi pembentukan Sunda Leadership Institute, konsolidasi fraksi Sunda Raya di legislatif, penyusunan buku putih perjuangan Sunda, serta dorongan agar MMS diakui sebagai mitra strategis negara.
Musyawarah ini diharapkan memperkuat arah kebudayaan dan pembangunan Jabar, termasuk wacana penetapan HUT Jawa Barat yang sedang dikaji KDM dengan mengusung spirit ke-Siliwangian.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











