Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cari Tempat Bukber di Bandung? Ini 5 Pilihan Terbaik Ramadan Ini

Sabtu, 21 Februari 2026 04:00 WIB

Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 21 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa

Sabtu, 21 Februari 2026 03:00 WIB

Disebut Pemeran Video Teh Pucuk dan KKN 17 Menit, Mahasiswi Ini Akhirnya Buka Suara

Sabtu, 21 Februari 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cari Tempat Bukber di Bandung? Ini 5 Pilihan Terbaik Ramadan Ini
  • Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 21 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa
  • Disebut Pemeran Video Teh Pucuk dan KKN 17 Menit, Mahasiswi Ini Akhirnya Buka Suara
  • Cukup Jalan Kaki! Ini 5 Spot Wisata Hits Bandung Paling Dekat dari Stasiun
  • Sopir Angkot hingga Kusir Delman di Jabar Bakal Dapat Kompensasi Jika Libur Saat Mudik Lebaran 2026
  • Wajib Teken Materai! Syarat Baru Masuk Sekolah di Jabar: Dilarang Bawa Motor hingga Knalpot Brong
  • Bukan Pilih Kasih! Okie Agustina Bongkar Alasan Pilu di Balik ‘Insiden Kue’ Ultah Nasha Anaya
  • Bukan Vandalisme Biasa! Rahasia di Balik Mural ‘Dicari Penjaga Hutan Jabar’ yang Viral di Cianjur
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 21 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Ibu-ibu Wajib Tahu! Ini Langkah Efektif Mengelola Sampah Dapur

By SusanaRabu, 16 Oktober 2024 22:30 WIB2 Mins Read
Woman scraping pizza leftovers into a food waste bin. The bin contains a degradeable plastic bag which is knotted closed and put in a special community container for recycling.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sampah dapur merupakan salah satu jenis sampah yang dihasilkan dari kegiatan memasak dan konsumsi sehari-hari.

Mengelola sampah dapur dengan baik tidak hanya penting untuk menjaga kebersihan rumah, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan.

Mengelola sampah dapur dengan baik adalah tanggung jawab kita bersama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Berikut adalah beberapa langkah efektif dalam mengelola sampah dapur:

1. Pisahkan Sampah

Langkah pertama dalam mengelola sampah dapur adalah memisahkan jenis sampah. Sediakan tempat sampah terpisah untuk:
– Sampah Organik: Sisa makanan, kulit buah, dan sayuran.
– Sampah Anorganik: Plastik, kaca, dan kaleng.
– Sampah Berbahaya: Baterai atau bahan kimia.

Baca Juga:  Sekda Jabar Harapkan Mahasiswa FISIP Unpad Kelola Pemerintahan yang Lebih Baik

Dengan memisahkan sampah, proses pengelolaan akan lebih mudah dan efisien.

2. Komposting Sampah Organik

Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, yang berguna untuk memperbaiki kesuburan tanah. Beberapa cara untuk melakukan komposting:

– Komposter (Kang Empos): Gunakan alat komposter untuk mempercepat proses penguraian.
– Metode Tumpuk (Loseda): Tumpuk sampah organik dan campurkan dengan bahan kering seperti daun kering atau serbuk gergaji.
– Aerasi: Aduk kompos secara berkala untuk mempercepat proses penguraian.

3. Daur Ulang Sampah Anorganik

Baca Juga:  Sekda Jabar Harapkan Mahasiswa FISIP Unpad Kelola Pemerintahan yang Lebih Baik

Sampah anorganik seperti plastik dan kaca dapat didaur ulang. Pastikan untuk:

– Mencuci dan mengeringkan kemasan sebelum dibuang.
– Mengumpulkan sampah daur ulang dan menyerahkannya ke tempat pengumpulan yang ditentukan.

4. Kurangi Penggunaan Plastik

Salah satu cara paling efektif untuk mengelola sampah dapur adalah dengan mengurangi penggunaan plastik. Beberapa tips yang bisa diterapkan:

– Gunakan tas belanja yang dapat digunakan kembali.
– Pilih produk dengan kemasan minimal.
– Beli bahan makanan dalam jumlah yang tepat untuk menghindari sisa.

5. Edukasi Keluarga

Melibatkan seluruh anggota keluarga dalam pengelolaan sampah dapur sangat penting. Ajak mereka untuk:

Baca Juga:  Sekda Jabar Harapkan Mahasiswa FISIP Unpad Kelola Pemerintahan yang Lebih Baik

– Memahami pentingnya pemisahan sampah.
– Berpartisipasi dalam proses komposting.
– Mengetahui dampak negatif dari sampah terhadap lingkungan.

6. Pemanfaatan Sisa Makanan

Beberapa sisa makanan masih bisa dimanfaatkan, misalnya:

– Menggunakan sisa sayuran untuk membuat kaldu.
– Membuat makanan baru dari sisa porsi sebelumnya.

Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, kita tidak hanya mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan planet kita.

Mari bersama-sama menjadikan kebiasaan memisahkan dan mengelola sampah dapur sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

langkah efektif mengelola sampah dapur
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cari Tempat Bukber di Bandung? Ini 5 Pilihan Terbaik Ramadan Ini

Disebut Pemeran Video Teh Pucuk dan KKN 17 Menit, Mahasiswi Ini Akhirnya Buka Suara

The Great Asia Africa 2.0

Cukup Jalan Kaki! Ini 5 Spot Wisata Hits Bandung Paling Dekat dari Stasiun

Bukan Pilih Kasih! Okie Agustina Bongkar Alasan Pilu di Balik ‘Insiden Kue’ Ultah Nasha Anaya

Link Video Botol Golda No Sensor Ramai Diburu Netizen, Isinya Bikin Penasaran

Heboh! Video Teh Pucuk 17 Menit Viral, Ada Link Asli?

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.