Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini 28 Agustus 2026, Cairkan Ratusan Ribu Rupiah Lewat Link DANA Kaget Resmi

Jumat, 28 Agustus 2026 02:00 WIB

Kode Redeem FF Terbaru 28 Agustus 2026: Klaim Skin Weapon & Bundle Gratis Hari Ini

Jumat, 28 Agustus 2026 01:00 WIB

Kursi Wabup Ciamis Lebih Setahun Kosong, Demokrat Jabar Resmi Dorong Anjar Asmara

Kamis, 27 Agustus 2026 23:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini 28 Agustus 2026, Cairkan Ratusan Ribu Rupiah Lewat Link DANA Kaget Resmi
  • Kode Redeem FF Terbaru 28 Agustus 2026: Klaim Skin Weapon & Bundle Gratis Hari Ini
  • Kursi Wabup Ciamis Lebih Setahun Kosong, Demokrat Jabar Resmi Dorong Anjar Asmara
  • Bukan Sekadar Gaya, Ini Alasan Ariel Tatum Ganti Nama Legalnya
  • Tabuh Bedug di Jombang, Prabowo Resmi Buka Muktamar ke-35 NU
  • Madinah Disergap Badai Debu! Pelataran Masjid Nabawi Mendadak Mencekam
  • Desil Bansos Berubah? Cek Sekarang Lewat HP, Ini Cara Tahu Masih Dapat Bansos atau Tidak
  • Miris! 16 PMI Asal Bandung Barat Bermasalah di Luar Negeri, 5 Meninggal Dunia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 28 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Inggris, Kanada, dan Australia Resmi Akui Palestina, Israel Murka

By Aga GustianaSenin, 22 September 2025 14:13 WIB3 Mins Read
Warga Palestina sambut bahagia pengumuman gencatan senjata di Gaza. (Foto: Bashar Taleb/AFP)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tiga negara besar, yakni Inggris, Kanada, dan Australia, pada Minggu (21/9/2025) secara resmi mengakui keberadaan Negara Palestina. Keputusan bersejarah ini diambil meskipun mendapat penentangan keras dari Israel dan Amerika Serikat (AS).

Pengumuman pengakuan itu datang menjelang Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, yang dihadiri lebih dari 140 kepala negara dan pemerintahan. Isu Palestina dipastikan menjadi sorotan utama dalam forum tahunan tersebut.

Kanada Jadi yang Pertama

Kanada menjadi negara pertama yang menyampaikan pengakuan resmi. Perdana Menteri Mark Carney menyatakan, langkah ini mencerminkan komitmen Ottawa untuk mendukung perdamaian.

“Ottawa mengakui Negara Palestina dan menawarkan kemitraan kami dalam membangun janji masa depan yang damai bagi Negara Palestina dan Negara Israel,” kata Carney.

Australia dan Inggris Menyusul

Tak lama berselang, Australia dan Inggris turut mengumumkan langkah serupa. Perdana Menteri Australia Anthony Albanese bersama Menteri Luar Negeri Penny Wong menegaskan bahwa pengakuan tersebut adalah bagian dari upaya internasional yang lebih luas.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Bertemu Joe Biden di Gedung Putih, Perkuat Kemitraan Indonesia-AS

“Pengakuan Australia atas Palestina hari ini, bersama Kanada dan Inggris, merupakan bagian dari upaya internasional terkoordinasi untuk membangun momentum baru bagi solusi dua negara, dimulai dengan gencatan senjata di Gaza dan pembebasan para sandera yang ditahan sejak serangan 7 Oktober 2023,” ujar keduanya dalam pernyataan bersama.

Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan tujuan keputusan ini adalah untuk menghidupkan kembali harapan perdamaian.

“Saya menyatakan dengan jelas, sebagai perdana menteri negara besar ini, bahwa Inggris secara resmi mengakui negara Palestina,” ungkapnya dalam sebuah pernyataan video yang diunggah di media sosial, dikutip Reuters, Senin (22/9/2025).

Baca Juga:  25 Ribu Warga Jawa Barat Suarakan Solidaritas dan Doa untuk Palestina

Israel dan AS Bereaksi Keras

Israel langsung bereaksi keras. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut pengakuan itu sebagai bentuk penghargaan terhadap terorisme.

“Tidak akan ada negara Palestina. Tanggapan terhadap upaya terbaru untuk memaksakan negara teror di jantung tanah kami akan diberikan setelah saya kembali dari Amerika Serikat,” ujar Netanyahu.

Ia menambahkan,

“Saya memiliki pesan yang jelas kepada para pemimpin yang mengakui Negara Palestina setelah pembantaian mengerikan 7 Oktober: Anda memberi imbalan kepada teror dengan hadiah yang sangat besar. Dan saya punya pesan lain untuk Anda: Itu tidak akan terjadi. Tidak akan ada Negara Palestina di sebelah barat Sungai Yordan.”

Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee, juga menyebut langkah Kanada, Inggris, dan Australia sebagai tindakan yang “tipuan” dan justru kontraproduktif bagi upaya perdamaian.

Baca Juga:  Israel dan Hamas Setujui Gencatan Senjata Selama Empat Hari Disertai dengan Pembebasan Sandera

Dukungan Mayoritas PBB

Sebelumnya, pada awal September, Majelis Umum PBB mengesahkan resolusi yang menyerukan solusi dua negara dengan dukungan suara mayoritas. Dalam pemungutan itu, hanya AS, Israel, dan delapan negara lain termasuk Palau, Tonga, Mikronesia, dan Nauru yang menolak.

Hingga kini, konflik Israel-Palestina masih menimbulkan korban yang sangat besar. Serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 menewaskan sekitar 1.200 warga Israel dan lebih dari 250 orang disandera. Sebagai balasan, Israel melancarkan pengepungan serta operasi militer di Gaza yang menurut otoritas kesehatan setempat telah merenggut hampir 65.000 jiwa warga Palestina.

Situasi tersebut menimbulkan krisis kemanusiaan yang kian memburuk di Jalur Gaza dan memicu meningkatnya tekanan internasional agar perang segera diakhiri.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Amerika Serikat Australia Gaza Inggris Israel Palestina
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kursi Wabup Ciamis Lebih Setahun Kosong, Demokrat Jabar Resmi Dorong Anjar Asmara

Tabuh Bedug di Jombang, Prabowo Resmi Buka Muktamar ke-35 NU

Madinah Disergap Badai Debu! Pelataran Masjid Nabawi Mendadak Mencekam

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Desil Bansos Berubah? Cek Sekarang Lewat HP, Ini Cara Tahu Masih Dapat Bansos atau Tidak

Miris! 16 PMI Asal Bandung Barat Bermasalah di Luar Negeri, 5 Meninggal Dunia

Haji 2026 Dapat Rapor Hijau, Timwas DPR Ungkap 3 Capaian yang Bikin Jemaah Lebih Nyaman

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
  • Game Free Fire
    Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.