bukamata.id – Perusahaan taruhan 1xBet Indonesia menyajikan ulasan pertandingan Matchday 2 di Grup L. Kedua tim yang memimpin grup ini akan bertanding pada 24 Juni di Gillette Stadium, pinggiran kota Boston, Massachusetts, Amerika Serikat.
Kemenangan spektakuler Inggris atas Kroasia
Pertandingan Inggris melawan Kroasia dianggap sebagai salah satu laga yang paling dinantikan, tidak hanya pada Matchday 1, tetapi juga di seluruh babak penyisihan grup. Kedua tim memang tidak mengecewakan harapan tersebut. Sebelum babak pertama berakhir, wasit Clément Turpin sudah menunjuk titik penalti sebanyak empat kali, dan kedua tim memasuki jeda dengan skor 2-2. Di awal babak kedua, berkat gol dari Jude Bellingham, The Three Lions kembali memimpin untuk ketiga kalinya. Saat pertandingan mendekati akhir, Vatreni berusaha menyamakan kedudukan, tetapi kembali kebobolan akibat serangan balik lawan – pada menit ke-85, pemain pengganti Marcus Rashford memastikan skor akhir (4-2) di AT&T Stadium.
Untuk saat ini, pertandingan Inggris vs Kroasia dinobatkan sebagai yang paling menghibur di World Football Forum. Hal ini cukup mengejutkan mengingat Thomas Tuchel dan Zlatko Dalić dikenal menganut gaya sepak bola pragmatis yang mengutamakan hasil daripada hiburan.
Kami ingin memberikan apresiasi khusus kepada Harry Kane, yang mencetak dua gol. Pada menit ke-12, kapten Inggris itu berhasil mengeksekusi penalti, meskipun pada percobaan kedua. Tidak termasuk adu penalti, striker berusia 32 tahun ini kini telah mencetak 5 gol dari titik penalti di ajang Piala Dunia. Ini saat ini merupakan rekor.
Keberhasilan Inggris di pertandingan pembuka telah meningkatkan peluang mereka dalam taruhan jangka panjang untuk juara turnamen. Runner-up dua edisi terakhir Euro ini naik dari peringkat ketiga ke peringkat kedua, yang kini mereka bagi bersama Spanyol.
Ghana mengakhiri perlawanan lawan mereka pada masa tambahan waktu
Pertandingan kedua di Grup L ternyata sangat berbeda dengan yang pertama. Para suporter di tribun Toronto Stadium dan pemirsa yang menonton di televisi harus menunggu hingga menit ke-95 untuk menyaksikan satu-satunya gol. Brandon Thomas-Asante memberikan umpan dari sayap kiri kepada Caleb Yirenkyi yang sedang berlari ke depan, yang dengan mudah mengirimkan bola ke sudut gawang yang kosong. Pada menit ke-99, Ismael Díaz (Panama) memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan, namun sundulannya dari posisi yang menjanjikan kurang bertenaga. Kiper Ghana, Benjamin Asare, tidak kesulitan menahan bola tersebut. Pada akhirnya, Black Stars berhasil meraih kemenangan 1-0 dan mengamankan 3 poin, meskipun tidak mendominasi sepanjang pertandingan.
Sejarah H2H
Pertemuan pertama—dan sejauh ini satu-satunya—antara Three Lions dan Black Stars berlangsung pada tahun 2011. Pertandingan persahabatan tersebut berakhir imbang 1-1, dengan gol-gol yang dicetak oleh Andy Carroll dan Asamoah Gyan.
Apa yang sebaiknya dipertaruhkan
Bagian sepak bola 1xBet menawarkan opsi taruhan berikut untuk pertandingan Inggris vs Ghana:
- Kemenangan Inggris – odds 1,26, seri – 6,30, kemenangan Ghana – 15,0;
- Over 2,5 – 1,69, Total di Bawah 2,5 – 2,24;
- Kedua Tim Mencetak Gol (Ya) – 2,34, Kedua Tim Mencetak Gol (Tidak) – 1,54.
Berdasarkan peluang yang ada, Inggris diperkirakan akan menang dengan selisih 3–4 gol tanpa kebobolan.
Situasi turnamen dan prospek ke depan
Inggris saat ini memimpin Grup L, unggul atas Ghana hanya berdasarkan selisih gol. Jika tim asuhan Thomas Tuchel menang, mereka akan memastikan tempat di babak gugur dan hampir pasti finis sebagai juara grup. Namun, jika Black Stars berhasil mengalahkan tim favorit tersebut pada 24 Juni, mereka pun dijamin lolos ke babak 32 besar.
Ikuti perkembangan turnamen sepak bola terbesar di dunia ini di situs web dan aplikasi 1xBet Indonesia!
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








