Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF

Rabu, 28 Oktober 2026 18:03 WIB

Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap

Rabu, 28 Oktober 2026 17:38 WIB

Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG

Rabu, 28 Oktober 2026 16:47 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF
  • Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap
  • Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • Persib vs Melbourne Victory Malam Ini Tayang di Mana? Ini Jadwal dan Link Live Streaming
  • Sekolah Rasa Rumah Makan Sunda? SMAN 2 Subang Direnovasi Usai Sidak KDM
  • Siapa Mamita? Istri ‘Raja Sawer’ Haji AW yang Dikecam karena Sawer Uang dari Mobil
  • Prediksi Line Up Persib vs Melbourne Victory Malam Ini, Thom Haye dan Klok Kawal Lini Tengah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

IPM Jabar Anjlok ke Peringkat 15 Nasional, Rafael Situmorang Minta Pemprov Ubah Fokus Pembangunan

By Aga GustianaMinggu, 16 Agustus 2026 10:03 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Peringkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jawa Barat mengalami penurunan yang cukup mengkhawatirkan di tingkat nasional. Wilayah yang sebelumnya konsisten berada di jajaran 10 besar daerah terbaik kini harus terlempar hingga ke peringkat 15 nasional.

Merosotnya peringkat IPM Jawa Barat ini menjadi catatan kritis sekaligus memicu evaluasi mendalam dari jajaran DPRD Provinsi Jawa Barat. Pembangunan di daerah dinilai terlalu timpang karena lebih banyak menitikberatkan pada aspek infrastruktur fisik semata.

Anggota DPRD Jawa Barat, Rafael Situmorang, menjelaskan bahwa secara angka nominal, IPM Jawa Barat sebenarnya masih mencatatkan tren kenaikan dari tahun ke tahun. Namun, penurunan peringkat menunjukkan bahwa laju percepatan pembangunan manusia di Jawa Barat kalah cepat dibanding provinsi lain.

Kondisi ini menandakan perlunya reformasi strategi pembangunan yang tidak hanya berfokus pada proyek beton dan bangunan, melainkan pada peningkatan kapasitas dasar warga negara.

Baca Juga:  Lewat Aksi Bela Palestina, Orang Tua Ingin Ajarkan Anak Peduli Terhadap Sesama

Indikator IPM sendiri sangat ditentukan oleh kualitas aspek non-fisik atau aspek manusianya. Tiga pilar utama yang menjadi pondasi IPM adalah cakupan serta akses pendidikan, pemenuhan gizi dan jaminan kesehatan, serta tingkat daya beli masyarakat.

Baca Juga:  Rafael Situmorang Tegaskan Pilkades Digital Jabar Tak Ubah Esensi Pemilihan

“Nah, saya kira ini sekarang adalah jauh berat (Jawa Barat) tidak masuk 10 besar untuk IPM. Ya, kalau dari sisi IPM-nya kan pasti kecenderungan naik. Cuma di sisi peringkat kita memang mengalami penurunan,” ujar Rafael Situmorang belum lama ini.

Ia mengingatkan bahwa pencapaian IPM di masa lalu pernah berada di posisi yang membanggakan. Penurunan hingga ke urutan 15 nasional harus menjadi alarm keras bagi eksekutif untuk menata ulang prioritas kebijakan pembangunan.

Baca Juga:  Cirebon Jadi Rujukan, DPRD Jabar Siapkan Perda Pemajuan Kebudayaan Berbasis Sejarah Lokal

“Kita sekarang kalau nggak salah ke-15. Padahal sebelum-sebelumnya itu sempat kita sampai ke urutan 10,” ungkapnya mempertegas kondisi penurunan tersebut.

Rafael mendesak agar Pemprov Jabar menjadikan kemerosotan ini sebagai pekerjaan rumah (PR) bersama. Pendekatan intervensi kebijakan harus difokuskan kembali pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di seluruh pelosok daerah.

“Artinya ini PR bersamalah bahwa pemerintah provinsi harus terus memperbaiki IPM kita supaya IPM Jawa Barat menjadi semakin unggul,” harapnya menutup pembicaraan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar IPM Pemprov Jabar Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap

Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG

Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029

Sekolah Rasa Rumah Makan Sunda? SMAN 2 Subang Direnovasi Usai Sidak KDM

Polrestabes Bandung Ungkap Motif Bentrok Pasar Induk Caringin: Berawal dari Perselisihan Lama

Siapa Dwi Bagus Martono? Suami Siri yang Jadi Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.