Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!

Sabtu, 12 September 2026 09:29 WIB
Game Free Fire

Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong

Sabtu, 12 September 2026 07:43 WIB

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Sabtu, 12 September 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!
  • Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong
  • Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP
  • GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija
  • Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK
  • Gandeng Irfan Hakim, Bos Koi Hartono Soekwanto Cetak Rekor Global Lewat Kontes Ikan Bogel di Bandung
  • Persija vs Persib, Igor Tolic Ingin Persib Bikin Bobotoh Bangga di GBK
  • Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Skuad Garuda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

IPM Jabar Anjlok ke Peringkat 15 Nasional, Rafael Situmorang Minta Pemprov Ubah Fokus Pembangunan

By Aga GustianaMinggu, 16 Agustus 2026 10:03 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Peringkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jawa Barat mengalami penurunan yang cukup mengkhawatirkan di tingkat nasional. Wilayah yang sebelumnya konsisten berada di jajaran 10 besar daerah terbaik kini harus terlempar hingga ke peringkat 15 nasional.

Merosotnya peringkat IPM Jawa Barat ini menjadi catatan kritis sekaligus memicu evaluasi mendalam dari jajaran DPRD Provinsi Jawa Barat. Pembangunan di daerah dinilai terlalu timpang karena lebih banyak menitikberatkan pada aspek infrastruktur fisik semata.

Anggota DPRD Jawa Barat, Rafael Situmorang, menjelaskan bahwa secara angka nominal, IPM Jawa Barat sebenarnya masih mencatatkan tren kenaikan dari tahun ke tahun. Namun, penurunan peringkat menunjukkan bahwa laju percepatan pembangunan manusia di Jawa Barat kalah cepat dibanding provinsi lain.

Kondisi ini menandakan perlunya reformasi strategi pembangunan yang tidak hanya berfokus pada proyek beton dan bangunan, melainkan pada peningkatan kapasitas dasar warga negara.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Minta Maaf di Hari Lebaran: Akui Pelayanan Pemerintah Belum Optimal

Indikator IPM sendiri sangat ditentukan oleh kualitas aspek non-fisik atau aspek manusianya. Tiga pilar utama yang menjadi pondasi IPM adalah cakupan serta akses pendidikan, pemenuhan gizi dan jaminan kesehatan, serta tingkat daya beli masyarakat.

Baca Juga:  Soal Pencopotan Wajah Ridwan Kamil di Depok, Sekda Jabar Pilih Bungkam: Bukan Kapasitas Saya

“Nah, saya kira ini sekarang adalah jauh berat (Jawa Barat) tidak masuk 10 besar untuk IPM. Ya, kalau dari sisi IPM-nya kan pasti kecenderungan naik. Cuma di sisi peringkat kita memang mengalami penurunan,” ujar Rafael Situmorang belum lama ini.

Ia mengingatkan bahwa pencapaian IPM di masa lalu pernah berada di posisi yang membanggakan. Penurunan hingga ke urutan 15 nasional harus menjadi alarm keras bagi eksekutif untuk menata ulang prioritas kebijakan pembangunan.

Baca Juga:  Bey Minta TP2GD Berikan Banyak Gelar Pahlawan Nasional untuk Tokoh Jabar

“Kita sekarang kalau nggak salah ke-15. Padahal sebelum-sebelumnya itu sempat kita sampai ke urutan 10,” ungkapnya mempertegas kondisi penurunan tersebut.

Rafael mendesak agar Pemprov Jabar menjadikan kemerosotan ini sebagai pekerjaan rumah (PR) bersama. Pendekatan intervensi kebijakan harus difokuskan kembali pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di seluruh pelosok daerah.

“Artinya ini PR bersamalah bahwa pemerintah provinsi harus terus memperbaiki IPM kita supaya IPM Jawa Barat menjadi semakin unggul,” harapnya menutup pembicaraan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar IPM Pemprov Jabar Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan

Langkah Senyap Presiden Prabowo: 30 Kebijakan Strategis untuk Kelas Menengah Indonesia

Kasus Abah Setu Belum Usai, Polisi Masih Dalami Video yang Disebut Hasil Editan AI

Defisit APBD Jabar Turun Jadi Rp3,4 Triliun, Pemprov Tak Mau Asal Tarik Utang

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.