Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Waspada Ledakan Kuda Hitam! Tren Positif Isenmulang Kalteng FC Ancam Dominasi Persib Bandung

Sabtu, 31 Oktober 2026 06:56 WIB
Bansos

Saldo KKS Belum Masuk? Cek 3 Hal Ini Sebelum Panik soal Bansos Tahap 4

Sabtu, 31 Oktober 2026 05:00 WIB

Wajib Mampir! 5 Tempat Makan di Bandung yang Selalu Diburu Wisatawan Luar Kota

Sabtu, 31 Oktober 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Waspada Ledakan Kuda Hitam! Tren Positif Isenmulang Kalteng FC Ancam Dominasi Persib Bandung
  • Saldo KKS Belum Masuk? Cek 3 Hal Ini Sebelum Panik soal Bansos Tahap 4
  • Wajib Mampir! 5 Tempat Makan di Bandung yang Selalu Diburu Wisatawan Luar Kota
  • Bansos Tahap 4 Belum Cair? Cek Dulu Status Verifikasi Rekening KKS Anda
  • Ajak Si Kecil ke Sini, 5 Kafe Ramah Anak di Bandung Ini Punya Area Bermain Seru
  • Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Cair? Cek Status Penerima Lewat HP di Sini
  • Nyaris Hattrick! Bung Ropan Puji Ketajaman Balsa Sekulic Saat Persib Tumbangkan Melbourne Victory
  • Gaji Pensiunan PNS Naik? Ini Penjelasan Resmi Taspen Jelang Pencairan November 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 31 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ironi Jalan Kabupaten Sukabumi: 10 KM Rusak Parah, Lansia Sakit Harus Ditandu Pakai Sarung Menuju Medis

By Aga GustianaSenin, 27 April 2026 10:37 WIB3 Mins Read
Ilustrasi Jalan Rusak. (Shutterstock)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Potret memilukan kembali datang dari pelosok Kabupaten Sukabumi. Akibat akses infrastruktur yang hancur lebur, Sadi (60), seorang lansia yang tengah berjuang melawan komplikasi penyakit, terpaksa harus dievakuasi warga menggunakan tandu darurat dari kain sarung dan sebilah bambu.

Aksi dramatis warga Kampung Cidahu, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampang Tengah ini terekam dalam sebuah video yang kini viral. Dalam cuplikan tersebut, sejumlah pria tampak bahu-membahu memikul bambu panjang melewati medan yang menyerupai sungai kering, demi membawa Pak Sadi menuju fasilitas medis.

Ambulans Tak Berkutik Menembus Jalan Rusak

Kondisi jalan kabupaten yang hanya menyisakan hamparan batu tajam dan tanah tidak rata membuat mobil Ambulans Siaga Desa tidak mampu menjangkau kediaman pasien. Kendaraan medis tersebut hanya bisa menunggu di ujung jalan yang jaraknya sangat jauh dari rumah korban.

Salah seorang warga yang merekam kejadian tersebut, Galih, menceritakan bahwa langkah darurat ini diambil karena kondisi kesehatan Pak Sadi yang kian menurun.

Baca Juga:  Viral Video Menteri Israel Olok-olok Ratusan Aktivis Kemanusiaan Gaza yang Diikat dan Dipaksa Berlutut

“Kejadiannya kemarin pagi sekitar jam 08.00 WIB. Pak Sadi menderita komplikasi asam urat dan lambung. Karena ambulans tidak bisa masuk sama sekali ke lokasi rumah, warga akhirnya inisiatif membuat tandu darurat,” ujar Galih pada Minggu (26/4/2026).

Warga pun harus berjalan kaki sejauh satu kilometer sambil memikul tandu yang terombang-ambing, melintasi semak belukar di kanan-kiri jalur yang sempit.

10 Kilometer Jalan Bak Jalur ‘Offroad’

Sesampainya di titik jemput, Pak Sadi langsung dipindahkan ke ranjang dorong medis menuju ambulans putih yang telah menanti. Galih menyebut, pihak ambulans sebenarnya sudah berusaha masuk sedalam mungkin ke area perkampungan.

Baca Juga:  Viral Aksi Pengeroyokan Petugas KA di Garut: Pelaku Tak Terima Ditegur saat Terobos Palang Pintu

“Ambulans itu juga sudah dipaksakan masuk sampai batas maksimal yang dia sanggup. Jarak dari rumah ke lokasi ambulans itu sekitar 1 kilometer, ya kami harus gotong-gotong pakai sarung sejauh itu,” ungkap Galih.

Mirisnya, persoalan ini bukan hal baru. Kerusakan ruas jalan yang menghubungkan Desa Tanjungsari dengan Desa Bojongtipar ini diperkirakan mencapai 10 kilometer. Bahkan, akses menuju Dusun Cidahu diklaim tidak pernah tersentuh pengaspalan layak meski statusnya adalah jalan kabupaten.

“Ruas jalannya rusak parah sekitar 10 kilometer. Pernah ada diaspal cuma 200 meter, tapi baru 3 bulan sudah hancur lagi sekarang. Kalau jalan ke arah kedusunan Cidahu malah belum pernah diaspal sama sekali, padahal statusnya jalan kabupaten,” tegasnya.

Baca Juga:  Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Warganet Heboh, Hati-hati Link Phishing

Harapan Warga: Jangan Ada Lagi Pasien yang Ditandu

Infrastruktur yang buruk ini kini tidak hanya mengancam nyawa warga yang sakit, tetapi juga mulai melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan memperbaiki akses vital tersebut agar kejadian serupa tidak terus berulang.

“Harapannya semoga cepat didengar pemerintah. Intinya warga sudah bingung harus gimana lagi, setiap ada yang sakit pasti kejadiannya ditandu seperti ini,” pungkas Galih.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita viral infrastruktur Kabupaten Sukabumi Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Saldo KKS Belum Masuk? Cek 3 Hal Ini Sebelum Panik soal Bansos Tahap 4

Bansos Tahap 4 Belum Cair? Cek Dulu Status Verifikasi Rekening KKS Anda

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Cair? Cek Status Penerima Lewat HP di Sini

Gaji Pensiunan PNS Naik? Ini Penjelasan Resmi Taspen Jelang Pencairan November 2026

Longsor 20 Meter Terjang Perumahan Buana Flamingo Cimahi, 4 Rumah Rusak Berat

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kabar Gembira! Data Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Sudah Diperbarui, Cair November 2026?

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.