Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Susi Pudjiastuti Nakhodai Dewan Komisaris Bank BJB, Targetkan Efisiensi dan Peningkatan Dividen

Selasa, 28 April 2026 16:01 WIB

Poin Disamai Borneo FC, Marc Klok Tantang Mentalitas Persib di Lima Laga Pamungkas

Selasa, 28 April 2026 15:45 WIB

Suami Meninggal di Samping Anak, Ibu di Pasuruan Berjuang Sendirian Rawat Anak Lumpuh Seumur Hidup

Selasa, 28 April 2026 14:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Susi Pudjiastuti Nakhodai Dewan Komisaris Bank BJB, Targetkan Efisiensi dan Peningkatan Dividen
  • Poin Disamai Borneo FC, Marc Klok Tantang Mentalitas Persib di Lima Laga Pamungkas
  • Suami Meninggal di Samping Anak, Ibu di Pasuruan Berjuang Sendirian Rawat Anak Lumpuh Seumur Hidup
  • Proyek ‘Satu Napas’ Dedi Mulyadi: Menata Monju, Menghapus Kesemrawutan Kota Bandung
  • Heboh! Video Asusila Diduga Remaja Batang Viral di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli
  • Transfer Mengejutkan! Persib Siap Datangkan Kiper Keturunan Barcelona?
  • Respons Dedi Mulyadi soal Kecelakaan Kereta Bekasi: Percepat Flyover dan Santuni Korban Rp50 Juta
  • Drama Old Trafford! Manchester United Sikat Brentford, Klasemen Liga Inggris Panas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 28 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jabar di Ambang Krisis Lingkungan, Dedi Mulyadi Serukan ‘Taubat Ekologi’

By SusanaKamis, 13 Maret 2025 09:45 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyoroti dampak serius alih fungsi lahan terhadap lingkungan, yang menjadi salah satu pemicu bencana alam di wilayahnya.

Ia mengungkapkan bahwa maraknya penerbitan sertifikat kepemilikan tanah di kawasan yang seharusnya menjadi kepentingan bersama seperti gunung, daerah aliran sungai, hingga pesisir laut berkontribusi besar terhadap degradasi lingkungan.

Untuk mengatasi masalah ini, Dedi menyerukan perlunya “taubat ekologi” guna mencegah bencana yang lebih besar.

“Kita harus melakukan taubat ekologi kalau dalam bahasa saya. Pemerintah harus segera memperbaiki diri, memperbaiki tata ruang, dan mengedukasi masyarakat agar tidak lagi merusak lingkungan, terutama sungai,” ujar Dedi dalam unggahan di akun Instagram @dedimulaydi71, dikutip Kamis (13/3/2025).

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Klaim Sudah Bayar Pajak Mobil Mewah dan Mutasi Rp70 Juta

Ketidaksesuaian dengan Filosofi Masyarakat Jabar

Dedi menyoroti bahwa fenomena ini bertentangan dengan filosofi masyarakat Jawa Barat, yang secara historis memiliki kedekatan erat dengan air.

Hal ini terlihat dari banyaknya nama daerah yang diawali dengan “Ci”, berasal dari kata “Cai” yang berarti air dalam bahasa Sunda.

Baca Juga:  Bayi Nyaris Tertukar, Dedi Mulyadi Desak Sanksi Tegas untuk Perawat RSHS

“Saat ini bukan hanya laut yang disertifikat, tetapi juga daerah aliran sungai dan bahkan gunung. Ini harus segera dibenahi. Padahal, filosofi masyarakat Jawa Barat adalah hidup berdampingan dengan air,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Sampaikan Duka Mendalam atas Kelalaian Negara, Ada Apa?

Dampak Ekonomi Akibat Alih Fungsi Lahan

Dedi mengungkapkan bahwa alih fungsi lahan yang tidak sesuai dengan peruntukannya untuk kepentingan komersial telah menyebabkan berbagai bencana, termasuk banjir besar di Bogor, Bekasi, Karawang, dan Depok.

Akibatnya, kerugian ekonomi akibat bencana ini diperkirakan mencapai Rp3 triliun.

Ia menekankan pentingnya mengutamakan aspek lingkungan dalam setiap pembangunan, bukan sekadar mengejar keuntungan ekonomi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

alih fungsi lahan Dedi Mulyadi taubat ekologi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Susi Pudjiastuti Nakhodai Dewan Komisaris Bank BJB, Targetkan Efisiensi dan Peningkatan Dividen

Suami Meninggal di Samping Anak, Ibu di Pasuruan Berjuang Sendirian Rawat Anak Lumpuh Seumur Hidup

Proyek ‘Satu Napas’ Dedi Mulyadi: Menata Monju, Menghapus Kesemrawutan Kota Bandung

Respons Dedi Mulyadi soal Kecelakaan Kereta Bekasi: Percepat Flyover dan Santuni Korban Rp50 Juta

Kesaksian Pilu Adik Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Terjepit di Bawah Gerbong Namun Masih Sadar

Dibalik Tragedi Bekasi Timur: Benarkah ‘Anomali Taksi Hijau’ yang Picu Tabrakan Beruntun Kereta Api?

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Kena Ulti! Video Jogetnya Dihujat, Bocah SD Ini ‘Bungkam’ Netizen Pakai 400 Piala
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Ternyata Hoaks! Link Full Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.