Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Aksi Begal Siang Bolong di Garut, Korban Diancam Sajam hingga HP Dirampas

Senin, 5 Oktober 2026 18:10 WIB

Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di Final ASEAN Cup 2026, Igor Tolic Harapkan Trofi untuk Garuda

Senin, 5 Oktober 2026 17:41 WIB

Kasus Bullying di SMAN 3 Tasikmalaya, Tujuh Pelajar Lakukan Pelanggaran Berat

Senin, 5 Oktober 2026 17:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Aksi Begal Siang Bolong di Garut, Korban Diancam Sajam hingga HP Dirampas
  • Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di Final ASEAN Cup 2026, Igor Tolic Harapkan Trofi untuk Garuda
  • Kasus Bullying di SMAN 3 Tasikmalaya, Tujuh Pelajar Lakukan Pelanggaran Berat
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • 13 Kios PKL di Jalan Cihapit Dibongkar Mandiri, Pedagang Tetap Boleh Berjualan
  • Bikin Salah Fokus! Gede Aiswarya Disebut Mirip Anjasmara Muda hingga Pratama Arhan
  • Dandanan Sel Mewah Pakai Dana Napi, Irjen Kemen Imipas Ungkap Peran Indra Kenz di Lapas Cibinong
  • Bejat! Tiga Pelajar SMA di Cianjur Dijual Jadi PSK Online
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 5 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jabar di Ambang Krisis Lingkungan, Dedi Mulyadi Serukan ‘Taubat Ekologi’

By SusanaKamis, 13 Maret 2025 09:45 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyoroti dampak serius alih fungsi lahan terhadap lingkungan, yang menjadi salah satu pemicu bencana alam di wilayahnya.

Ia mengungkapkan bahwa maraknya penerbitan sertifikat kepemilikan tanah di kawasan yang seharusnya menjadi kepentingan bersama seperti gunung, daerah aliran sungai, hingga pesisir laut berkontribusi besar terhadap degradasi lingkungan.

Untuk mengatasi masalah ini, Dedi menyerukan perlunya “taubat ekologi” guna mencegah bencana yang lebih besar.

“Kita harus melakukan taubat ekologi kalau dalam bahasa saya. Pemerintah harus segera memperbaiki diri, memperbaiki tata ruang, dan mengedukasi masyarakat agar tidak lagi merusak lingkungan, terutama sungai,” ujar Dedi dalam unggahan di akun Instagram @dedimulaydi71, dikutip Kamis (13/3/2025).

Baca Juga:  Gerbang Gedung Sate Kini Mirip Candi Bentar, Renovasi Rp3,9 Miliar Tuai Sorotan

Ketidaksesuaian dengan Filosofi Masyarakat Jabar

Dedi menyoroti bahwa fenomena ini bertentangan dengan filosofi masyarakat Jawa Barat, yang secara historis memiliki kedekatan erat dengan air.

Hal ini terlihat dari banyaknya nama daerah yang diawali dengan “Ci”, berasal dari kata “Cai” yang berarti air dalam bahasa Sunda.

Baca Juga:  Program Barak Militer Dedi Mulyadi Tuai Kritik, PKS Soroti Pelanggaran Hak Anak

“Saat ini bukan hanya laut yang disertifikat, tetapi juga daerah aliran sungai dan bahkan gunung. Ini harus segera dibenahi. Padahal, filosofi masyarakat Jawa Barat adalah hidup berdampingan dengan air,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ancam Umumkan Pelaku Pembuang Sampah ke Sungai

Dampak Ekonomi Akibat Alih Fungsi Lahan

Dedi mengungkapkan bahwa alih fungsi lahan yang tidak sesuai dengan peruntukannya untuk kepentingan komersial telah menyebabkan berbagai bencana, termasuk banjir besar di Bogor, Bekasi, Karawang, dan Depok.

Akibatnya, kerugian ekonomi akibat bencana ini diperkirakan mencapai Rp3 triliun.

Ia menekankan pentingnya mengutamakan aspek lingkungan dalam setiap pembangunan, bukan sekadar mengejar keuntungan ekonomi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Aksi Begal Siang Bolong di Garut, Korban Diancam Sajam hingga HP Dirampas

Kasus Bullying di SMAN 3 Tasikmalaya, Tujuh Pelajar Lakukan Pelanggaran Berat

13 Kios PKL di Jalan Cihapit Dibongkar Mandiri, Pedagang Tetap Boleh Berjualan

Bikin Salah Fokus! Gede Aiswarya Disebut Mirip Anjasmara Muda hingga Pratama Arhan

Dandanan Sel Mewah Pakai Dana Napi, Irjen Kemen Imipas Ungkap Peran Indra Kenz di Lapas Cibinong

Ilustrasi razia PSK

Bejat! Tiga Pelajar SMA di Cianjur Dijual Jadi PSK Online

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.