Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up

Kamis, 30 Juli 2026 01:00 WIB

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Rabu, 29 Juli 2026 19:39 WIB

Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib

Rabu, 29 Juli 2026 19:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
  • Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat
  • Garuda Siap Tempur! Indonesia Dapat Grup Panas Hadapi Malaysia hingga India di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan
  • Update Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 Juli 2026: Status Terbaru dan Klarifikasi Pemerintah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jabatan Krusial, Bey Sebut Sistem Pemilihan Sekda Jabar Masih Dibahas

By Fahlevi MercedesJumat, 22 September 2023 20:46 WIB2 Mins Read
Sekda Jabar
Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin (Foto: Instagram/@westjavagov_)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemprov Jawa Barat (Jabar) menyatakan sistem pemilihan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif masih dalam pembahasan. Mengingat jabatan yang akan segera kosong pada awal Oktober 2023 ini merupakan posisi krusial.

Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin mengaku, pihaknya memiliki alasan tersendiri terkait sistem pemilihan sekda definitif belum diumumkan. Alasannya tak lain karena sistem tersebut masih digodok oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Sekda Jabar definitif masih ada tahapan, masih menunggu untuk Plh (Pelaksana Harian). Nanti kita lihat keseluruhan, karena masih diproses dulu KASN,” kata Bey dalam keterangannya, Jumat (22/9/2023).

Bey menjelaskan, Setiawan Wangsaatmaja kini masih mengisi posisi Sekda. Walaupun demikian statusnya hanya sebatas Plh.

Dia sebelumnya sudah diangkat sebagai Jabatan Fungsional Ahli Utama sebagai Asesor SDM Aparatur Ahli Utama Kemendagri.

“Jabatan Sekda Jabar sampai 3 Oktober mendatang, nanti sebelum dan 3 Oktober saya kabari,” jelas Bey.

Sementara itu, Aktivis Jabar, Agus Satria meminta Bey transparan terkait pemilihan sekda definitif. Pihaknya mendesak Bey untuk segera mengumumkan metode pemilihan sekda definitif tersebut apakah sistem meritokrasi (kinerja) atau lelang terbuka alias open bidding.

“Pemprov harus terbuka. Jangan sembunyi-sembunyi. Umumkan saja. Apakah menggunakan merit sistem atau open bidding,” desak Agus.

Menurut Agus, publik akan percaya sekda terpilih orang yang berkompeten manakala Bey mengumkan secara transparan sistem pemilihannya. Sebaliknya, jika diam-diam dalam pemilihannya hal ini patut untuk dicurigai.

“Kalau diam-diam dugaan saya ya pasti titipan lah. Entah itu titipan Gubernur sebelumnya atau lainnya. Sehingga itu patut dicurigai. Harusnya sekarang ditentukan. Plh Sekda sekarang jabatannya mau habis. Jangan kosong,” tegas Agus.

Agus menilai, roda pemerintahan akan semakin mudah bila sudah hadir sekda definitif. Mengingat sekda yang dipegang dengan posisi Plh kewenangannya sangat terbatas. Terlebih birokrasi yang dipimpinnya sekelas Pemprov Jabar.

“Saya mendesak Pj Gubernur Jabar segera mengumumkan sistem pemilihan sekda pada publik. Jangan sampai sembunyi-sembunyi,” ucapnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Agus Satria Bey Machmudin Featured Pj Gubernur Jabar Sekda Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Babak Baru Kasus Taufik Hidayat, Kejati Jabar Ungkap Alasan Berkas Belum Bisa Dilanjutkan

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.