Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Guncang Tahta Infantino, David Beckham Dilaporkan Masuk Bursa Presiden FIFA

Rabu, 21 Oktober 2026 10:27 WIB

Persib & Borneo FC Tampil Gemilang di Asia, Posisi Liga Indonesia Melesat Tajam di Ranking AFC

Rabu, 21 Oktober 2026 08:25 WIB

Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka

Rabu, 21 Oktober 2026 08:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Guncang Tahta Infantino, David Beckham Dilaporkan Masuk Bursa Presiden FIFA
  • Persib & Borneo FC Tampil Gemilang di Asia, Posisi Liga Indonesia Melesat Tajam di Ranking AFC
  • Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka
  • Massa Berbaju Hitam Diduga Bakar Truk Polisi di Bandung Pasca-Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran
  • Bosen Macet-macetan di Puncak? Ini 5 Tempat Nongkrong Syahdu di Bogor Berlatar Gunung Salak
  • Aturan Baru Bansos 2026: Cara Turunkan Desil di Aplikasi Cek Bansos Agar Dapat Bantuan PKH & BPNT
  • Tak Harus Mahal! 5 Tempat Wisata Kuliner Cimahi Ini Punya Pilihan Menu Beragam
  • Bukan Cuma Kafe Kekinian, Ini 7 Kopitiam Bandung yang Cocok buat Sarapan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Jadi Tujuan Kuliner Para Wisatawan di Bandung, Simak Kisah Dibalik Nama Warung Nasi Ibu Imas

By SusanaKamis, 27 Juni 2024 14:45 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tepat di tengah Kota Bandung, Warung Nasi Ibu Imas memiliki empat cabang yang bisa ditemui di sepanjang Jalan Balong Gede Kota Bandung, memudahkan sejumlah wisatawan untuk menemukan tempat makan tersebut.

Warung Nasi Ibu Imas, sudah berdiri sejak tahun 1980, dengan hidangan andalan karedok leunca dan sambal dadak menjadi daya tarik utama para pengunjung.

Menu andalan yang wajib dicoba adalah ayam bakar dan perkedel jagung karena menu autentik pertama yang dibuat di sini.

Tak hanya itu, kamu juga bisa menikmati sepuasnya lalapan, sambel leunca dan sambel dadak sepuasanya.

“Kalau menu favorit di sini ada ayam bakar, tapi kalian juga wajib coba perkedel jagungnya, sop kikil, gepuk, babat, paru dan jangan sampai ketinggalan jukut gorengnya dan kita free sambel leuca, sambel dadak dan lalapannya,” Person in Charge Warung Nasi Ibu Imas, Alvery Cahyadi.

Baca Juga:  Pecinta Jajanan Merapat, Tako Buranko Tawarkan Cemilan Khas Jepang di Bandung

Selain itu warung makan ini juga menjual menu makanannya dengan harga yang terjangkau dan ramah di kantong.

Harga menu cukup bervariatif, mulai dari Rp3.000 hingga Rp25.000. Buka setiap hari pada pukul 07.00 -20.00 WIB. Tetapi ada juga outlet yang buka 24 jam.

Meski telah lama berdiri, Warung Nasi Ibu Imas masih tetap menjadi incaran dan tujuan wisatawan untuk kuliner di Bandung.

Baca Juga:  Rekomendasi 3 Kuliner Viral yang Wajib Dicoba saat Berlibur di Garut

Namun, dibalik kepopulerannya itu, siapa sangka ternyata nama Ibu Imas adalah singkatan dari anak dari pemilik Warung Nasi Ibu Imas yaitu Ima Soraya.

“Iya jadi owner punya anak perempuan namanya Ima Soraya, cuma karna owner sering dipanggil ibu-ibu di sekolah anaknya menggunakan nama anaknya, makanya sering dipanggil Ibunya Imas, kepanjangan dari nama anak Ima Soraya. Tercetuslah nama warung nasi ini,” beber Alvery Cahyadi.

Awalnya sang pemilik Warung Nasi Ibu Imas membuat perkedel jagung dan menjualnya di warung-warung terdekat. Berjalannya Warung Ibu Imas memberanikan diri berjualan nasi rames menggunakan gerobak dorong.

Baca Juga:  Sapu Bersih Preman di Bandung, Puluhan Pemalak Pedagang dan Juru Parkir Liar Diamankan

“Tepat di depan cabang ini Balong Gede No. 48, karena dulu di depan sini kan terminal bus antar kota ya, owner mencoba membuka warung nasi dengan ukuran 4×3 meter. Nah dari situ mulai banyak pelanggan,” tambahnya.

Seiring berjalannya waktu Warung Nasi Ibu Imas terus menambah cabang di satu jalan yang sama dan mengeluarkan menu khasnya yaitu sambel karedok leunca dan sambel dadak yang saat ini digandrungi para pecinta pedas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung kuliner Wisatawan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bosen Macet-macetan di Puncak? Ini 5 Tempat Nongkrong Syahdu di Bogor Berlatar Gunung Salak

Aturan Baru Bansos 2026: Cara Turunkan Desil di Aplikasi Cek Bansos Agar Dapat Bantuan PKH & BPNT

Tak Harus Mahal! 5 Tempat Wisata Kuliner Cimahi Ini Punya Pilihan Menu Beragam

Bukan Cuma Kafe Kekinian, Ini 7 Kopitiam Bandung yang Cocok buat Sarapan

Bikin Ketagihan! Ini 10 Kuliner Hits di Cianjur yang Wajib Dicicipi Saat Liburan Akhir Tahun

15 Spot Wisata Terbaik di Cianjur Buat ‘Short Escape’ Akhir Pekan

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.