Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Semen Padang vs Persib 0-2! Beckham Bongkar Kesulitan di Lapangan Licin

Senin, 6 April 2026 15:33 WIB

Ancaman Serius! Database Warga Bandung Diduga Dibobol Hacker, Disdukcapil Buka Suara

Senin, 6 April 2026 15:27 WIB

Viral! Polisi Tegaskan Pemuda Panyileukan Bukan Begal, Tapi Pelajar Diduga Tawuran

Senin, 6 April 2026 12:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Semen Padang vs Persib 0-2! Beckham Bongkar Kesulitan di Lapangan Licin
  • Ancaman Serius! Database Warga Bandung Diduga Dibobol Hacker, Disdukcapil Buka Suara
  • Viral! Polisi Tegaskan Pemuda Panyileukan Bukan Begal, Tapi Pelajar Diduga Tawuran
  • Jadwal Padat Gila! Timnas Futsal Indonesia Hadapi 3 Laga Beruntun di AFF 2026
  • LKPJ Gubernur 2025, Komisi V DPRD Jabar Soroti OPD yang Lampaui Target!
  • Persib Menang 2-0, Bojan Hodak Akui Awal Laga Paling Menegangkan!
  • Kena Mental Karena Dihujat, Cahaya Mutiara Minta Fauzan Tak Memojokkannya!
  • Siswa SDN Langensari Jadi ‘Tumbal’ Bobroknya Manajemen Aset Pemkab Bandung Barat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 6 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jawaban Sekda Jabar soal Bonus Juara Persib: Kan Itu Mah Sukarela

By Putra JuangJumat, 27 Juni 2025 17:05 WIB2 Mins Read
Sekda Jabar, Herman Suryatman. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polemik bonus juara Liga 1 2024/2025 untuk Persib terus bergulir. Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, menyatakan enggan lagi memperpanjang urusan bonus yang disebutnya bersifat sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jabar.

Namun, di sisi lain, manajemen Persib Bandung, melalui Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar, dengan tegas menolak dana yang terkumpul karena tidak sesuai dengan janji awal dan berpotensi menimbulkan prasangka negatif.

Pemprov Jabar Anggap Bonus Sukarela dan Tidak Ada Paksaan

Herman menegaskan bahwa bonus untuk Persib adalah inisiatif sukarela dari ASN dan tidak ada paksaan. “Kan itu mah sukarela ya, kan saya kira sudah jelas,” ucap Herman ditemui di Stadion Si Jalak Harupat pada Jumat (27/6/2025).

Baca Juga:  Atasi Masalah Hukum Secara Mandiri, Perangkat Desa di Jabar Dilatih Jadi Paralegal 

Herman menekankan bahwa nominal sumbangan ASN tidak menjadi masalah dan tidak perlu diperpanjang. Herman juga menolak berkomentar lebih lanjut mengenai kekecewaan Umuh Muchtar yang menyinggung janji bonus Rp1 miliar, namun yang terkumpul hanya Rp365 juta.

“Kita mah sukarela ya, karena tidak boleh memaksa, harus sukarela. Sudah. Tidak ada komentar,” tegasnya.

Persib Tolak Dana dan Kritisi Janji Tidak Realistis

Di sisi lain, janji bonus Rp1 miliar yang belum terpenuhi menjadi sorotan tajam bagi manajemen Persib. Dari janji tersebut, baru Rp365 juta yang berhasil terkumpul, dan dana ini telah ditolak mentah-mentah oleh Umuh Muchtar.

Baca Juga:  Rumor Transfer Panas, Persib Bandung Gaet 3 Gelandang Asing?

Penolakan ini didasari kekhawatiran akan adanya persepsi negatif dari suporter Bobotoh yang bisa mengira Persib sudah menerima seluruh bonus.

“Dijanjikan Rp1 miliar, yang dikumpulkan cuma Rp365 juta. Saya tolak, karena ini bisa jadi beban dan menimbulkan prasangka Bobotoh seolah Persib sudah menerima semua uang,” ujar Umuh.

Umuh juga melayangkan kritik keras kepada Pemprov Jabar, menilai bahwa janji yang diumumkan terlalu dini tanpa perhitungan matang adalah tindakan yang tidak realistis.

Menurutnya, jika bantuan bersifat sukarela, seharusnya tidak disebutkan angka yang tinggi sejak awal agar tidak menimbulkan beban.

Baca Juga:  Juni Milik Beckham, Debut Timnas hingga Perpanjang Kontrak Persib

“Kalau memang sukarela, jangan sebut angka. Nanti jadi beban sendiri. Sekarang yang dikumpulkan tidak sesuai, jadi masalah,” imbuhnya.

Umuh menyarankan agar bonus untuk para pemain lebih baik berasal dari dana internal klub atau sponsor resmi. Ia bahkan mengklaim telah memberikan bonus yang lebih besar dari kantong pribadinya.

Lebih lanjut, Umuh menegaskan bahwa meskipun target Rp1 miliar dari ASN nantinya tercapai, manajemen Persib akan tetap menolak bantuan tersebut jika tidak disertai transparansi dan rincian penggunaan yang jelas.

“Kami tidak akan terima. Kecuali ada detailnya. Jangan sampai jadi masalah hukum atau kecaman dari publik,” tegas Umuh.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bonus Herman Suryatman Pemprov Jabar Persib Sekda Jabar Umuh Muchtar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ancaman Serius! Database Warga Bandung Diduga Dibobol Hacker, Disdukcapil Buka Suara

Viral! Polisi Tegaskan Pemuda Panyileukan Bukan Begal, Tapi Pelajar Diduga Tawuran

LKPJ Gubernur 2025, Komisi V DPRD Jabar Soroti OPD yang Lampaui Target!

Siswa SDN Langensari Jadi ‘Tumbal’ Bobroknya Manajemen Aset Pemkab Bandung Barat

Sinergi Kemanusiaan: Bos Koi Hartono Soekwanto dan Ali Syakieb Sulap Gubuk Saparudin Jadi Rumah Layak

Geger Penemuan Jasad Pria Membusuk di Kamar Kos Sindangkasih Purwakarta

Terpopuler
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit, Link Palsu Mengintai Warganet, Cek Aslinya
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
  • Terkuak Pemeran Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Bikin Heboh!
  • Link Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Disebut Punya Versi Lengkap Tanpa Sensor
  • Misteri Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Terbongkar, Identitas Pemeran Masih Gelap
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.