bukamata.id – Nama Jeje Slebew sempat mencuat sebagai salah satu ikon paling dominan dalam fenomena sosial yang menggemparkan Indonesia pada tahun 2022 silam, yaitu Citayam Fashion Week. Kehadirannya di kawasan Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta Pusat, berhasil menarik perhatian publik luas berkat gaya berpakaian yang unik serta jargon khas “slebew” yang melekat erat pada dirinya. Julukan tersebut bahkan membawanya ke puncak popularitas di berbagai platform media sosial, menjadikannya salah satu figur publik digital yang paling sering dibicarakan pada masanya.
Setelah sempat meredup dari pemberitaan media arus utama dan jarang terlihat wara-wiri di layar kaca, pemilik nama lengkap Jasmin Laticia ini kembali menjadi topik hangat perbincangan warganet. Namun, kembalinya Jeje kali ini bukan karena tren fesyen jalanan baru atau pencapaian konten digitalnya, melainkan karena sebuah pengakuan yang dinilai kontroversial dan mengejutkan. Remaja kelahiran Jakarta tersebut mengungkapkan keyakinannya bahwa dirinya tengah mengalami dugaan santet, menyusul kemunculan sejumlah lebam misterius di sekujur tubuhnya.
Kronologi Kemunculan Lebam Misterius pada Tubuh Jeje
Pengakuan mengejutkan ini pertama kali mencuat dan langsung menyita perhatian publik setelah diunggah ulang oleh akun Instagram @bara_ze_. Dalam tayangan video tersebut, Jeje dengan blak-blakan memperlihatkan sejumlah bercak lebam dan keunguan yang tampak jelas di beberapa bagian tubuhnya.
Untuk menghindari salah paham atau asumsi keliru dari publik, Jeje dengan tegas membuktikan bahwa luka-luka tersebut sama sekali bukan disebabkan oleh tindakan kekerasan fisik, penganiayaan, ataupun kecelakaan yang melibatkan benturan.
“Ini buktinya, gua gak digebugin kok demi Allah,” ungkap Jeje dalam video.
Melalui pernyataan tersebut, Jeje berupaya meluruskan bahwa memar-memar itu muncul secara spontan tanpa ada memori atau insiden pemukulan yang ia ingat. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa bercak-bercak kemerahan hingga kebiruan itu terus bermunculan secara konsisten setiap kali ia terbangun dari tidurnya. Fenomena aneh ini, menurut pengakuannya, sudah berlangsung selama beberapa hari terakhir dan membuatnya mulai merasakan kecurigaan bahwa ada unsur non-medis atau hal-hal yang tidak wajar sedang menimpa dirinya.
“Sebenarnya ada di dalam badan. Sumpah gue tuh ngerasa setiap bangun tidur tuh, numbuh ini, numbuh kayak biru-biru,” ujar Jeje menjelaskan keheranannya.
Ia juga menambahkan satu kejanggalan lain, yakni kemunculan memar-memar tersebut sama sekali tidak disertai dengan rasa nyeri atau sakit di bagian tubuh yang terdampak. Hal inilah yang justru membuatnya semakin bingung dan menduga ada kekuatan gaib di balik kondisi fisiknya.
“Ada dari seminggu yang lalu, padahal nggak sakit sama sekali,” tambahnya.
Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial tersebut, memang tampak jelas beberapa bercak dengan warna merah keunguan di kulitnya. Berdasarkan persepsi dan keyakinan pribadinya saat itu, Jeje menyimpulkan bahwa kondisi ganjil tersebut berkaitan erat dengan praktik santet atau ilmu hitam.
Respons Publik: Antara Percaya Mitos, Logika Medis, hingga Analisis Netizen
Pengakuan terbuka dari sang kreator konten langsung memicu gelombang reaksi dan perdebatan sengit di kalangan pengguna media sosial. Kolom komentar pada berbagai akun yang mengunggah ulang video tersebut dibanjiri oleh ratusan tanggapan dari warganet dengan sudut pandang yang sangat beragam.
Sebagian kecil warganet, terutama yang masih mempercayai hal-hal mistis, sempat mengungkapkan rasa prihatin dan kekhawatiran atas apa yang dialami oleh Jeje. Namun, mayoritas netizen justru menunjukkan sikap skeptis. Mereka secara tegas menyatakan tidak sependapat dengan asumsi Jeje yang langsung menuding santet sebagai penyebab utama lebam di tubuhnya.
Sebaliknya, kelompok warganet yang lebih rasional dan analitis memberikan berbagai sudut pandang mendalam, mulai dari dugaan efek samping perawatan tubuh hingga kemungkinan gangguan medis serius:
- Dugaan Efek Samping Perawatan Kulit (Suntik Pemutih): Sejumlah warganet mencoba menghubungkan bercak lebam tersebut dengan prosedur kecantikan tertentu yang kerap dilakukan oleh kalangan figur publik. > “Efek dari suntik pemutih. Pernah dialami Happy Asmara,” ujar salah satu netizen.
- Kecurigaan Terhadap Gangguan Autoimun: Komentar yang mengarah pada aspek medis klinis juga mendominasi diskusi. Netizen memperingatkan agar kondisi tersebut tidak dianggap sepele. > “Auto imun itu dan bisa bahaya kalo gk ditangani,” timpal warganet lainnya.
- Kekhawatiran Terhadap Risiko Penyakit Darah (Leukemia): Analisis yang lebih serius turut disampaikan terkait potensi memar spontan tanpa sebab sebagai indikasi awal masalah kesehatan berat. > “Lebih ke autoimun sama leukimia sih itu,” tulis netizen lain menyoroti potensi bahaya di balik lebam tersebut.
Melihat potensi risiko kesehatan tersebut, sebagian besar netizen berbondong-bondong memberikan saran yang konstruktif agar Jeje segera memeriksakan diri ke dokter spesialis atau fasilitas kesehatan terdekat. Dengan begitu, penyebab pasti dari lebam-lebam tersebut dapat didiagnosis secara ilmiah melalui pemeriksaan laboratorium, bukan sekadar berdasarkan dugaan mistis semata.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari dunia medis maupun penjelasan lanjutan dari pihak Jeje terkait hasil pemeriksaan kesehatannya, sehingga misteri di balik lebam tersebut masih menjadi tanda tanya bagi publik.
Profil Lengkap Jeje Slebew: Latar Belakang Kelahiran dan Keluarga
Nama Jeje Slebew melekat kuat dalam sejarah tren internet Indonesia gelombang kedua, khususnya fenomena Citayam Fashion Week pada pertengahan tahun 2022. Bersama sejumlah remaja paruh baya dari kawasan pinggiran Jakarta dan sekitarnya (seperti Citayam, Bojong Gede, dan Depok), Jeje menjadi magnet utama media sosial berkat keberaniannya tampil di ruang publik kawasan Dukuh Atas.
Ditinjau dari latar belakang tempat lahir dan keluarganya, pemilik nama lengkap Jasmin Laticia ini lahir di Jakarta pada 2 Maret 2006. Jeje lahir dari latar belakang keluarga multikultural dengan darah keturunan campuran Indonesia dan Belanda. Garis keturunan tersebut didapatkannya dari sang ayah yang berasal dari Belanda, sementara ibunya merupakan seorang perempuan berdarah Sunda. Perpaduan latar belakang keluarga ini turut membentuk karakteristik unik pada dirinya.
Popularitas yang didapatkannya dalam waktu singkat di dunia maya membukakan banyak pintu kesempatan di dunia hiburan digital. Jeje mulai aktif memproduksi konten kreatif di platform TikTok, menerima berbagai tawaran kerja sama sebagai endorsee, hingga berkolaborasi dengan para pesohor papan atas dan content creator kenamaan Indonesia, salah satunya adalah Fuji. Sejak saat itu, segala gerak-gerik, kehidupan pribadi, hingga perubahan gaya hidup Jeje tak pernah luput dari sorotan kamera dan rasa penasaran warganet.
Biodata Singkat Jeje Slebew
- Nama Lengkap: Jasmin Laticia
- Nama Panggung / Sapaan: Jeje Slebew
- Tempat Lahir: Jakarta, Indonesia
- Tanggal Lahir: 2 Maret 2006
- Latar Belakang Keluarga: Keturunan campuran Indonesia – Belanda (Ayah berasal dari Belanda, Ibu merupakan perempuan berdarah Sunda)
- Profesi & Aktivitas: TikToker, Selebgram, Kreator Konten Digital
Kilas Balik Kontroversi: Perjalanan di Tengah Badai Popularitas
Perjalanan Jeje Slebew di dunia hiburan tidak selalu berjalan mulus tanpa hambatan. Di balik kesuksesannya menyedot perhatian jutaan pasang mata, ia juga sempat terseret ke dalam beberapa momen kontroversial yang menjadi buah bibir masyarakat.
Salah satu momen paling ikonik dan banyak disorot terjadi pada tahun 2022, di tengah puncak kepopuleran fenomena Citayam Fashion Week. Saat itu, sebuah video merekam detik-detik ketika Jeje mengamuk dan marah-marah di tengah lautan manusia yang mengerumuninya. Kerumunan massa yang mendesak untuk sekadar meminta foto atau berinteraksi membuat Jeje tampak kewalahan, hilang kesabaran, hingga meluapkan emosinya di ruang publik.
Kejadian tersebut sempat menuai kritik pedas dari sebagian warganet yang menilai sikapnya kurang profesional dalam menghadapi penggemar. Kendati demikian, tidak lama setelah insiden tersebut viral, Jeje dengan besar hati menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada publik. Ia mengaku bahwa emosinya saat itu sempat tidak terkontrol akibat kelelahan yang luar biasa dan tekanan situasi di tengah kerumunan massa yang begitu padat.
Kini, setelah beberapa tahun berlalu dari hiruk-pikuk Citayam Fashion Week, nama Jeje Slebew kembali mencuat lewat kisah misteri kesehatan pribadinya, membuktikan bahwa dirinya masih tetap menjadi salah satu figur digital yang setiap gerak-geriknya selalu mampu memancing perhatian publik luas di Indonesia.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










