Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wisata Napak Tilas di Kuningan: 4 Lokasi Bersejarah yang Bikin Akhir Pekan Lebih Bermakna

Sabtu, 30 Mei 2026 10:06 WIB

Update Harga Emas Antam Hari Ini: Stabil di Akhir Pekan, Cek Daftar Lengkapnya!

Sabtu, 30 Mei 2026 08:14 WIB

Update Kode Redeem Free Fire Terbaru 30 Mei 2026: Klaim Hadiah Langka Sekarang!

Sabtu, 30 Mei 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wisata Napak Tilas di Kuningan: 4 Lokasi Bersejarah yang Bikin Akhir Pekan Lebih Bermakna
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Stabil di Akhir Pekan, Cek Daftar Lengkapnya!
  • Update Kode Redeem Free Fire Terbaru 30 Mei 2026: Klaim Hadiah Langka Sekarang!
  • Resmi Berjalan! Penyaluran PKH BPNT Mei 2026 Bikin Warga Cek NIK KTP
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Resmi! Jadwal PKH 2026 Sudah Terungkap, Ini Cara Cek Lewat HP
  • Puaskan Lidah di Purwakarta: 3 Destinasi Kuliner Legendaris yang Wajib Disambangi
  • Hidden Gem Baru di Bogor: Menemukan Ketenangan di Lereng Gunung Salak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 30 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kembali Terjadi, Pengendara Trail Rusak Tanaman Endemik di Tahura Bandung

By Putri Mutia RahmanKamis, 22 Februari 2024 17:20 WIB2 Mins Read
Sekelompok pengendara motor trail diduga telah merusak tanaman endemik di kawasan hutan konservasi Taman Hutan Rakyat (Tahura) Bandung. (Instagram @TahuraDjuanda)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekelompok pengendara motor trail diduga telah merusak tanaman endemik di kawasan hutan konservasi Taman Hutan Rakyat (Tahura) Ir H Djuanda Bandung.

Video kerusakan tanaman endemik tersebut  terungkap melalui sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @tahuradjuanda.official.

Dalam video tersebut, seorang pria menunjukkan kerusakan tanaman endemik di jalur motor trail. Ia menjelaskan bahwa kerusakan tersebut terjadi sepanjang satu kilometer dengan lebar dua meter.

“Ayo sobat Tahura mari kita jaga lingkungan agar keberadaan hutan dan keanekaragamannya kita lindungi untuk masa depan anak cucu kita. Salam konservasi!” kata pria dalam video tersebut.

Baca Juga:  Kebijakan ITB Soal Beasiswa UKT Picu Polemik, Mahasiswa Wajib Bekerja untuk Keringanan Biaya

Diketahui, adanya peristiwa ini menambah daftar kerusakan alam yang diakibatkan oleh aktivitas motor trail di kawasan konservasi. Sebelumnya, pada Maret 2023, para pengendara motor trail juga merusak kawasan hutan konservasi di Bumi Perkemahan Rancaupas, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, dan menyebabkan ratusan Bunga Rawa yang langka hancur.

Merespon hal tersebut, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Tahura Ir H Djuanda Bandung, Luthfi Erizka, membenarkan adanya kerusakan tanaman endemik akibat ulah pengendara motor trail. Kerusakan tersebut terletak di wilayah Baru Tunggul dengan panjang sekitar 300 meter.

Baca Juga:  Viral Pemuda di Bandung Berlagak Tidak Sopan saat Ditilang, Ngaku Punya Bekingan

“Merusak keanekaragaman flora kurang lebih 300 meteran kanan dan kirinya tanaman yang baru ditanam dan sudah berumur sekian tahun itu pada patah dan rusak,” kata Luthfi Erizka kepada wartawan.

Luthfi menegaskan seharusnya lahan tersebut hanya diperuntukkan bagi akses jalan kaki warga dan tidak diperkenankan untuk aktivitas motor trail. Pihak Tahura pun telah memasang plang peringatan, namun tampaknya tidak diindahkan oleh para pengendara motor trail.

“Kami tidak pernah memberikan izin untuk event apapun masuk ke situ karena itu betul-betul dilindungi dan haram lah,” ujar dia.

Baca Juga:  Jalan Aspal Cimenyan Bandung Terkelupas, Warganet Curiga Ada Penyelewengan Dana

Dengan adanya kejadian ini, Luthfi menyatakan bahwa pihaknya akan meningkatkan pengawasan dengan melibatkan masyarakat setempat dan menambah rambu peringatan di sekitar kawasan konservasi dan edukasi kepada masyarakat akan lebih digencarkan.

Pihaknya juga telah menjalin kerjasama dengan beberapa komunitas motor trail untuk membantu melestarikan hutan.

“Jadi kami sosialisasikan lagi bahwa ketika mereka akan masuk, mereka akan membaca plang bahwa ini adalah lahan konservasi yang tidak boleh dilalui oleh motor khususnya motor yang memang dianggap dapat merusak lahan konservasi ini,” tutur Luthfi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Pengendara Motor Trail Tahura Bandung Tanaman Endemik viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Resmi Berjalan! Penyaluran PKH BPNT Mei 2026 Bikin Warga Cek NIK KTP

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Resmi! Jadwal PKH 2026 Sudah Terungkap, Ini Cara Cek Lewat HP

Duka Haji 2026! Dua Jamaah Tasikmalaya Wafat di Tanah Suci

sapi

Sapi Kurban Prabowo Bikin Melongo: Niat Berbagi atau ‘Pencitraan’ Pakai Uang Pajak?

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

PKH BPNT 2026 Mulai Cair, Nama Anda Masih Terdaftar? Cek di Sini

Bus dari Cicaheum Mulai Beroperasi di Leuwipanjang, Penumpang Mengaku Lebih Nyaman

Terpopuler
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Video Viral TKW Taiwan ‘3 vs 1’ Heboh di Medsos, Ini Fakta dan Klarifikasinya
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Dicap Sensasional! Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral, Netizen Ramai Cari Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.