Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Sekadar YouTuber! Ini Jejak Herri Pras, Guru Besar Silat yang Belajar dari 7 Aliran Bela Diri

Kamis, 5 November 2026 12:30 WIB

SUBHANALLAH! Lantunan Ayat Suci Hafiz Cilik Naufal Iringi Kemenangan Bersejarah Persib di Australia!

Kamis, 5 November 2026 11:01 WIB

Peluang Tembus ACL Elite Terbuka! Rekor Nyaris Sempurna Persib di ACL 2 Dongkrak Peringkat Liga Indonesia

Kamis, 5 November 2026 10:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Sekadar YouTuber! Ini Jejak Herri Pras, Guru Besar Silat yang Belajar dari 7 Aliran Bela Diri
  • SUBHANALLAH! Lantunan Ayat Suci Hafiz Cilik Naufal Iringi Kemenangan Bersejarah Persib di Australia!
  • Peluang Tembus ACL Elite Terbuka! Rekor Nyaris Sempurna Persib di ACL 2 Dongkrak Peringkat Liga Indonesia
  • Ramalan Hard Gumay Terbukti? Isu Kudeta Sudah Diramal Sejak 2024, Ada Sosok Licik Incar Kursi Presiden?
  • Usai Amankan Tiket 16 Besar di Australia, Ini Jadwal Padat Persib Bandung Sepanjang November 2026
  • Rincian Harga BBM Pertamina Terbaru per 5 November 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia
  • Satu Poin Lagi! Begini Syarat Persib Bandung Kunci Takhta Puncak Klasemen Grup E ACL 2
  • Wacana Baru BPJS Kesehatan: Iuran Gratis PBI JK Bakal Diperluas Hingga Desil 8, Cek Syaratnya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Jelang Ramadhan, Wetland Park Cisurupan Cocok untuk Munggahan Bersama Keluarga

By SusanaSelasa, 27 Februari 2024 10:35 WIB2 Mins Read
Wetland Park Cisurupan. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menjelang Ramadhan, di Indonesia biasa menjalankan tradisi munggahan atau makan-makan bersama keluarga dan teman sebelum menjalankan puasa.

Munggahan biasanya dilakukan di rumah atau sengaja pergi ke luar ke tempat makan atau tempat wisata, salah satunya bisa datang ke Wetland Park Cisurupan.

Wetland Park Cisurupan dibangun pada 2019 lalu,
merupakan daerah serapan air untuk mengurangi banjir di Kota Bandung. Namun, lahannya bisa dimanfaatkan untuk pariwisata. Tempatnya sejuk, asri, dan masih alami.

Lurah Cisurupan, Misbakhudin menyampaikan, di Wetland Park Cisurupan ini bisa dijadikan tempat untuk botram atau makan bersama, bisa dimanfaatkan juga untuk munggahan bersama keluarga.

Baca Juga:  Astra Daihatsu Luncurkan Program Daifit 2024, Beli Mobil Bisa Berangkat Umroh

Selain gratis dan tempatnya yang asri dan nyaman, disini juga ada berbagai hewan-hewan ternak dan lahan bercocok tanam yang bisa dijadikan untuk wisata edukasi bagi anak-anak.

“Di sini bisa botram (makan bersama), main dengan hewan-hewan ternak seperti ikan, kambing, ayam. Ada lahan bercocok tanam juga yang sangat ramah untuk anak-anak sebagai pariwisata edukasi,” ujar Misbakhudin, dikutip dari laman resmi Pemkot Bandung, Selasa (27/2/2024).

Kemudian, Misbakhudin mengatakan, pengunjung juga bisa berkeliling ke sawah abadi milik Pemkot Bandung. Sawah abadi tersebut ditujukan untuk ketahanan pangan yang dikelola Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP).

Baca Juga:  Besok, MUI Jabar Gelar Istigosah dan Bazar Murah di Gedung Sate Sambut Bulan Ramadhan

Selain untuk mencegah banjir di wilayah Cisurupan, kehadiran Wetland Park tersebut juga untuk mengurangi banjir yang ada di wilayah bawah karena mampu menampung air hujan.

Untuk diketahui, kawasan Cisurupan berada di Kecamatan Cibiru yang terdiri dari 10 RW, 53 RT, dan jumlah penduduknya 13.300 jiwa.

“Wilayahnya 220 hektare. Ada 23 hektare itu merupakan tanah Pemkot Bandung berfungsi sebagai ruang terbuka hijau (RTH),” katanya.

Di Cisurupan ini juga banyak tempat wisata edukasinya. Selain Wetland Cisurupan, ada juga Wetland Ciraga, Tangga 100, Mbah Celeng yang biasa dipakai untuk anak-anak pramuka berkemah, dan Mbah Garut.

Baca Juga:  4 Cara Dedi Mulyadi Dorong Industri Wisata Jabar

Untuk mengembangkan potensi tersebut, Misbakhudin mengaku, tengah merintis pembentukan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang diinisiasi oleh Karang Taruna kelurahan Cisurupan.

“Sementara ini kita baru mengisi di hari libur. Sudah banyak orang yang berkunjung ke sini untuk mengisi liburannya. Kita mendorong Pokdarwis ke depannya bisa sebagai peningkatan ekonomi masyarakat sekitar,” ucapnya.

Daerah Wetland juga dirawat oleh petugas harian lepas dari DSDABM dan DKPP. Selain itu, ada pula pasukan Gober yang turut membantu menjaga kebersihan lingkungan di sekitar Wetland.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ramadhan wisata
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar YouTuber! Ini Jejak Herri Pras, Guru Besar Silat yang Belajar dari 7 Aliran Bela Diri

Rincian Harga BBM Pertamina Terbaru per 5 November 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia

Wacana Baru BPJS Kesehatan: Iuran Gratis PBI JK Bakal Diperluas Hingga Desil 8, Cek Syaratnya!

Pekerja menerima BSU 2025 dari pemerintah

Cair Mulai November! Simak Daftar Lengkap Kriteria Penerima BSU 2026 Beserta Cara Cek Statusnya

Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?

Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.