Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kode Redeem FF 31 Juli 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Free Fire Hari Ini!

Jumat, 31 Juli 2026 02:00 WIB

Bos FIFA Gianni Infantino Buka Suara Soal Wacana Jual Saham Piala Dunia

Jumat, 31 Juli 2026 01:00 WIB
Pelecehan Seksual

Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah

Kamis, 30 Juli 2026 20:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kode Redeem FF 31 Juli 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Free Fire Hari Ini!
  • Bos FIFA Gianni Infantino Buka Suara Soal Wacana Jual Saham Piala Dunia
  • Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah
  • Pembeli Ngamuk Gara-gara Salih Input? Kisah Tragis Mbak Kasir di Kediri yang Bikin Netizen Emosi
  • Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • Jadwal Terakhir Grup A Piala Presiden 2026: Persib vs Tampines, Arema vs DPMM Berebut Semifinal
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KDM: Investasi Berjalan Baik, Alam Harus Tetap Terjaga

By Putra JuangJumat, 14 November 2025 16:35 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/Rizal Fadillah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, pihaknya akan selektif dalam menjaring investor, terutama pada industri yang berisiko tinggi merusak kelestarian alam. Hal ini diambil untuk memastikan investasi berjalan baik dan kelestarian alam terjaga.

“Investasi harus berjalan. Alam harus terjaga. Jalan-jalan harus tertata rapi,” ucap KDM -sapaan akrab Dedi Mulyadi- dalam The 7th West Java Investment Summit 2025 di Pullman Bandung Grand Central, Jumat (14/11/2025).

Ia telah melarang Dinas Lingkungan Hidup untuk mengeluarkan izin lingkungan bagi investasi yang berpotensi mencemari lingkungan. Menurut KDM, lingkungan yang terjaga pada akhirnya akan menjadi magnet bagi investor.

“Bagi investor kalau lingkungan itu rawan bencana karena lingkungannya rusak, investor tidak akan mau berinvestasi,” ujar KDM.

KDM optimitis, jika selektif dalam menjalankan investasi, akan semakin banyak investor yang menanamkan modal dan menjalankan usaha di Jabar. Hal ini tentu akan berdampak baik pada pertumbuhan ekonomi dan ketersediaan lapangan kerja.

“Semakin kita selektif, semakin menyeleksi dengan baik, maka semakin banyak orang yang datang. Rumah yang ketat penjagaannya akan dipandang banyak orang. Rumah yang terlalu terbuka setiap orang datang pada akhirnya akan ditinggalkan oleh banyak orang. Ini prinsip dasar,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, KDM menuturkan, selain karena keberadaan infrastruktur yang memadai dan keamanan serta kenyamanan penanaman modal, keberhasilan Jabar menjaga iklim investasi didukung oleh kemampuan ia membangun komunikasi yang baik dengan investor.

“Itu terjadi karena kemudahan saya berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk tadi salah seorang yang datang dari Tiongkok, itu pernah ketemu dengan saya. Hari ini dia bawa 40 investor,” kata KDM.

Menurut KDM, komunikasi yang baik dapat membangun kepercayaan investor untuk berusaha. Dari kepercayaan itu, investor dapat menjalankan usaha dengan aman dan tenang.

“Kepercayaan itu melahirkan ketenangan mereka untuk berusaha. Kami selalu hadir ngurusin investasi, sampai ini mobil lewat mana jalurnya biar aman, kan semua dibuat terkoneksi dengan baik,” tutur KDM.

Provinsi Jawa Barat masih menjadi destinasi investasi terbaik di Indonesia. Itu terlihat dari realisasi investasi Januari hingga September 2025 yang mencapai Rp218,2 triliun. Angka itu naik 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi investasi KDM
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pelecehan Seksual

Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP

Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?

Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi

Niat Cari Apotek, Wisatawan Asal Kaltim Malah Jadi Korban Jambret di Bandung

Apa Itu Kabinet Bayangan? Mengenal Gerakan Pengawasan Publik yang Diisi 15 Menteri Tandingan

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Jakarta Lumpuh Total! Dihujat Warga, Acara Willie Salim dan Emak Gila Ternyata Ilegal!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.