Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bansos PKH dan BPNT November 2026 Belum Merata, Begini Cara Mengeceknya

Senin, 2 November 2026 06:00 WIB

Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus

Senin, 2 November 2026 03:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Senin, 2 November 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos PKH dan BPNT November 2026 Belum Merata, Begini Cara Mengeceknya
  • Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus
  • Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026
  • Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026
  • Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks
  • Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati
  • Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KDM Tegaskan Penataan DAS, Jalan, dan Gerbang Tol Jadi Prioritas di Jabar

By Putra JuangKamis, 13 November 2025 14:20 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penataan kawasan di seluruh wilayah Jawa Barat. Langkah tersebut mencakup normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS), perbaikan infrastruktur jalan, hingga pembenahan gerbang tol.

Menurut KDM, seluruh upaya penataan harus diwujudkan melalui kerja nyata di lapangan.

Hal itu disampaikan KDM dalam Rapat Koordinasi Penataan Kawasan DAS serta Penataan Areal Marka Jalan Nasional dan Gerbang Tol di Wilayah Jawa Barat, di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung Singaperbangsa, Kantor Bupati Karawang, Kamis (13/11/2025).

“Ini momentum yang sangat baik dan strategis. Kebijakan pemerintah dalam menormalisasi sungai serta membenahi jaringan jalan — baik tol, nasional, provinsi, maupun kabupaten — mendapat dukungan luar biasa dari masyarakat,” ujar KDM

Baca Juga:  Sampai Kapan Hujan Abu Anak Krakatau Melanda Jabar? Ini Penjelasan Ilmiah Ahli Kebencanaan

KDM mencontohkan, proyek penataan DAS Karangligar di Kabupaten Karawang segera direalisasikan.

“Hari ini akses jalan dari (perumahan) Resinda sudah bisa dilalui. Mesin akan segera dipasang, pembebasan tanah oleh Pemda Kabupaten sudah selesai. Jadi tinggal mulai,” ungkapnya.

KDM menegaskan, persoalan banjir tidak bisa diselesaikan hanya melalui rapat, melainkan melalui tindakan nyata.

“Banjir bukan diselesaikan dengan rapat, tapi dengan pekerjaan,” tegasnya.

Penataan DAS Karangligar menjadi bagian dari upaya menekan potensi banjir tahunan di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, salah satu wilayah rawan genangan di Karawang bagian barat.

Baca Juga:  Mahfud MD akan Mengisi Ceramah Bersama Kiai se-Jawa Barat di Karawang

“Tidak ada problem. Pekerjaan sudah bisa dimulai. Kalau yang kemudian lamanya pekerjaan, ya nanyanya ke kontraktor. Nah, karena ini juga kan pekerjaannya pekerjaan PU Pusat,” ujar KDM

Lebih lanjut, KDM menjelaskan bahwa dukungan Pemda Provinsi Jawa Barat kepada kabupaten/kota akan diwujudkan dalam bentuk pekerjaan konkret, bukan sekadar bantuan dana.

Sebagai contoh, Gerbang Karawang Barat yang semula akan dibangun Pemda Kabupaten Karawang kini akan ditangani oleh Pemprov Jabar. Begitu pula pembangunan jembatan penghubung Kabupaten Purwakarta-Subang yang juga menjadi bagian dari intervensi Pemprov Jabar.

Terkait penataan gerbang tol, KDM menilai perlu adanya penguatan karakter dan identitas budaya khas Jawa Barat yang tercermin dalam desainnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Pertanyakan Tujuan Pagar Laut di Bekasi

“Gerbang tol adalah pintu masuk ke wilayah Jawa Barat. Desainnya harus mencerminkan budaya dan identitas daerah. Pengguna tol juga berhak mendapat layanan yang baik,” tuturnya.

KDM menargetkan, mulai tahun 2027, seluruh gerbang tol di wilayah Jawa Barat akan menggunakan desain arsitektur khas Jawa Barat.

“Jadi nanti, mulai 2027, seluruh gerbang tol di Jawa Barat akan menggunakan desain arsitektur khas Jawa Barat,” ujarnya

Dengan demikian, penataan infrastruktur dan kawasan DAS di Jawa Barat diharapkan tidak hanya memperkuat daya dukung lingkungan, tetapi juga menampilkan wajah Jawa Barat yang berkarakter dan berbudaya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi jawa barat KDM
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos PKH dan BPNT November 2026 Belum Merata, Begini Cara Mengeceknya

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks

Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.