Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Masih Diblokir FIFA, Nasib Rekrutan Baru di Ujung Tanduk

Minggu, 28 Juni 2026 14:11 WIB

Daftar Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Resmi Lengkap, Ini Jadwal Pertandingannya

Minggu, 28 Juni 2026 13:49 WIB

Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya

Minggu, 28 Juni 2026 13:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Masih Diblokir FIFA, Nasib Rekrutan Baru di Ujung Tanduk
  • Daftar Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Resmi Lengkap, Ini Jadwal Pertandingannya
  • Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
  • Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung
  • Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!
  • Komunikasi Profetik di Era Digital: Arah Baru Pengembangan Ilmu Komunikasi
  • Talenta Muda Persib Dilepas Sementara, Zulkifli Lukmansyah Punya Misi Baru
  • Afrika Selatan vs Kanada 32 Besar Piala Dunia 2026: Prediksi Skor dan Line Up Lengkap!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kebakaran Marak di Bandung, Korsleting Listrik Jadi Penyebab Utama

By Aga GustianaJumat, 25 Juli 2025 14:04 WIB2 Mins Read
Mayoritas kebakaran di Bandung dipicu oleh korsleting listrik serta kelalaian dalam penggunaan kompor gas. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam rentang waktu dari awal 2024 hingga pertengahan 2025, Kota Bandung mencatat antara 160 hingga 210 insiden kebakaran. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPMKP) Kota Bandung, Soni Bakhtyar.

Mayoritas kebakaran tersebut dipicu oleh korsleting listrik serta kelalaian dalam penggunaan kompor gas. Menurut Soni, dua penyebab utama ini diperburuk oleh kondisi lingkungan yang padat serta musim kemarau yang meningkatkan risiko penyebaran api.

“Korsleting listrik dan kelalaian saat memasak masih menjadi penyebab utama kebakaran di kota ini. Faktor lingkungan seperti musim kemarau dan kepadatan permukiman juga turut memperparah kondisi,” jelas Soni dalam acara Siaran Bersama di Radio Sonata, Jumat 25 Juli 2025.

Sebagai langkah preventif, DPMKP terus melakukan pemetaan terhadap kawasan rawan kebakaran, khususnya di permukiman padat dan wilayah industri kecil. Pemetaan tersebut menjadi acuan dalam menentukan lokasi pos siaga serta rute patroli agar tindakan cepat bisa dilakukan bila terjadi kebakaran.

Baca Juga:  Disnaker Ajak Disabilitas Kuasai Digital, Buka Peluang Usaha Lebih Luas

“Kami terus memetakan area berisiko tinggi untuk penempatan pos siaga dan jalur patroli. Dengan pemetaan ini, penanganan bisa lebih terencana dan risiko kebakaran bisa ditekan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah kebakaran. Edukasi tentang keamanan penggunaan listrik serta penyimpanan bahan mudah terbakar terus digencarkan oleh pihaknya.

Baca Juga:  Kebakaran Hebat Toko Kayu di Jalan Moch Toha Bandung Dini Hari, Warga Diminta Waspada

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran warga sangat penting untuk mencegah kebakaran. Mulai dari mematikan kompor saat tidak digunakan, hingga memastikan instalasi listrik tidak bermasalah,” tuturnya.

Dari sisi operasional, DPMKP Kota Bandung saat ini mengandalkan lebih dari 50 unit armada pemadam, termasuk mobil tangki dan kendaraan ringan untuk menjangkau kawasan sempit. Penempatan armada disesuaikan dengan kepadatan penduduk dan tingkat risiko kebakaran.

“Kami memiliki lebih dari 200 personel yang bekerja dalam sistem sif 24 jam. Setiap laporan masuk akan langsung dikirim ke armada terdekat menggunakan sistem pelacakan lokasi. Waktu tanggap rata-rata hanya 5–10 menit di area kota,” terang Soni.

Baca Juga:  Dear Warga Bandung, Segera Bawa Anggota Keluarga ke Faskes Jika Alami Gejala DBD

Untuk meningkatkan respons di masa mendatang, Soni menyebut DPMKP berencana menambah armada khusus dan memperkuat jumlah personel, terutama untuk penanganan kebakaran di area dengan akses sulit. Penguatan teknologi komunikasi juga menjadi prioritas dalam mempercepat koordinasi dan pelaporan.

“Kami terus berbenah. Tujuan kami satu yaitu memastikan keselamatan warga dan memperkecil dampak dari setiap kejadian kebakaran,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

damkar bandung DPMKP kebakaran bandung keselamatan warga korsleting listrik Kota Bandung pemadam kebakaran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Ilustrasi gempa

Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis

Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.