Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Java United Angkat Tangan, Kasus Achmad Resal Diserahkan ke Komdis PSSI

Minggu, 27 September 2026 20:17 WIB

Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak

Minggu, 27 September 2026 19:23 WIB

Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran

Minggu, 27 September 2026 18:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Java United Angkat Tangan, Kasus Achmad Resal Diserahkan ke Komdis PSSI
  • Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak
  • Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran
  • Alwi Farhan Lolos Semifinal, Target Emas Asian Games 2026 Makin Terbuka
  • Bukan Dipanggil Timnas, Marc Klok Justru Beri Pesan untuk Thom Haye dan Ragnar
  • Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya
  • Gede Aiswarya Raih Juara 3 Mister International 2026, Momen Reaksi Finalis Viral di Medsos, Ada Apa?
  • Selangkah Lagi ke Final! Fajar/Fikri Punya Misi Besar di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 27 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kebakaran Marak di Bandung, Korsleting Listrik Jadi Penyebab Utama

By Aga GustianaJumat, 25 Juli 2025 14:04 WIB2 Mins Read
Mayoritas kebakaran di Bandung dipicu oleh korsleting listrik serta kelalaian dalam penggunaan kompor gas. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam rentang waktu dari awal 2024 hingga pertengahan 2025, Kota Bandung mencatat antara 160 hingga 210 insiden kebakaran. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPMKP) Kota Bandung, Soni Bakhtyar.

Mayoritas kebakaran tersebut dipicu oleh korsleting listrik serta kelalaian dalam penggunaan kompor gas. Menurut Soni, dua penyebab utama ini diperburuk oleh kondisi lingkungan yang padat serta musim kemarau yang meningkatkan risiko penyebaran api.

“Korsleting listrik dan kelalaian saat memasak masih menjadi penyebab utama kebakaran di kota ini. Faktor lingkungan seperti musim kemarau dan kepadatan permukiman juga turut memperparah kondisi,” jelas Soni dalam acara Siaran Bersama di Radio Sonata, Jumat 25 Juli 2025.

Sebagai langkah preventif, DPMKP terus melakukan pemetaan terhadap kawasan rawan kebakaran, khususnya di permukiman padat dan wilayah industri kecil. Pemetaan tersebut menjadi acuan dalam menentukan lokasi pos siaga serta rute patroli agar tindakan cepat bisa dilakukan bila terjadi kebakaran.

Baca Juga:  Banyak Pendatang ke Bandung Usai Lebaran, Warga Diimbau Segera Lapor Diri

“Kami terus memetakan area berisiko tinggi untuk penempatan pos siaga dan jalur patroli. Dengan pemetaan ini, penanganan bisa lebih terencana dan risiko kebakaran bisa ditekan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah kebakaran. Edukasi tentang keamanan penggunaan listrik serta penyimpanan bahan mudah terbakar terus digencarkan oleh pihaknya.

Baca Juga:  Camat dan Lurah Harus Jadi Pemimpin yang Hadir di Tengah Warga

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran warga sangat penting untuk mencegah kebakaran. Mulai dari mematikan kompor saat tidak digunakan, hingga memastikan instalasi listrik tidak bermasalah,” tuturnya.

Dari sisi operasional, DPMKP Kota Bandung saat ini mengandalkan lebih dari 50 unit armada pemadam, termasuk mobil tangki dan kendaraan ringan untuk menjangkau kawasan sempit. Penempatan armada disesuaikan dengan kepadatan penduduk dan tingkat risiko kebakaran.

“Kami memiliki lebih dari 200 personel yang bekerja dalam sistem sif 24 jam. Setiap laporan masuk akan langsung dikirim ke armada terdekat menggunakan sistem pelacakan lokasi. Waktu tanggap rata-rata hanya 5–10 menit di area kota,” terang Soni.

Baca Juga:  Hikmat Ginanjar: Pilkada 2024 Tentukan Pemimpin dan Masa Depan Kota Bandung

Untuk meningkatkan respons di masa mendatang, Soni menyebut DPMKP berencana menambah armada khusus dan memperkuat jumlah personel, terutama untuk penanganan kebakaran di area dengan akses sulit. Penguatan teknologi komunikasi juga menjadi prioritas dalam mempercepat koordinasi dan pelaporan.

“Kami terus berbenah. Tujuan kami satu yaitu memastikan keselamatan warga dan memperkecil dampak dari setiap kejadian kebakaran,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kebakaran bandung Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak

Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran

Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya

Ratusan Pecinta Off-Road dan Campervan Meriahkan Kalibarasi 2026 di Subang

Kejar-kejaran Dini Hari di Bandung, Dua Pelajar Diduga Geng Motor Diamankan

Kasus Penganiayaan YTR Bergulir ke Pengadilan, Sidang Perdana Taufik Hidayat Digelar Pekan Ini

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.