Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?

Minggu, 14 Juni 2026 16:27 WIB

Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini

Minggu, 14 Juni 2026 15:09 WIB

Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?

Minggu, 14 Juni 2026 14:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
  • Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?
  • Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo
  • Terungkap! Ini Penyebab Persib Sempat Kacau di Awal Musim 2023/24
  • Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Mantan Kiper Timnas U-23 Nuri Agus Wibowo Hilang Misterius! Keluarga Ungkap Dugaan Mengejutkan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kebijakan Dedi Mulyadi Soal Larangan Study Tour Berpotensi Picu Gelombang PHK

By Aga GustianaSabtu, 15 Maret 2025 18:10 WIB2 Mins Read
study tour
Ilustrasi Study tour. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang melarang kegiatan study tour di wilayahnya menuai kontroversi. Para pelaku usaha di sektor transportasi dan pariwisata memperingatkan bahwa kebijakan ini dapat memicu gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal.

Ketua Ikatan Perusahaan Bus Oto Bandung (IPOBA) Jawa Barat, Cipto Prasodjo, mengungkapkan bahwa larangan tersebut akan memberikan dampak besar terhadap industri otobus yang selama ini bergantung pada kegiatan study tour pelajar.

“Jika study tour dilarang, perusahaan bus harus mengurangi jumlah armada, yang otomatis berdampak pada pengurangan sopir dan kondektur. Akibatnya, banyak keluarga yang kehilangan mata pencaharian,” ujar Cipto, Sabtu (15/3/2025).

Baca Juga:  Dedi Mulyadi 'Disentil' Warga Bogor: Mana Atensinya Pak? Erosi Cipamingkis Kian Ganas Akibat Hutan Gundul!

Dampak Besar ke Industri Pariwisata

Tak hanya perusahaan otobus, larangan ini juga dinilai akan memukul sektor lain seperti hotel, restoran, tempat wisata, hingga UMKM yang menggantungkan pendapatan dari kunjungan rombongan pelajar.

Ketua panitia diskusi, Abung Hendrayana, menyebut bahwa 60-80 persen konsumen agen travel di Jawa Barat berasal dari kegiatan study tour. Jika kebijakan ini diterapkan, banyak pengusaha kecil yang terancam gulung tikar, dan angka pengangguran diprediksi melonjak drastis.

Baca Juga:  Dibangun Tanpa Arah, Dikelola Tanpa Kendali: Lingkungan Jawa Barat di Titik Kritis

“Kalau study tour benar-benar dilarang, ini bisa menjadi ‘Covid kedua’ bagi kami. Jika pandemi Covid-19 berdampak selama dua tahun, maka larangan ini bisa membuat kami mengalami krisis selama lima tahun ke depan,” kata Abung.

Rencana Audiensi dan Potensi Aksi Protes

Para pelaku industri pariwisata yang hadir dalam forum diskusi sepakat untuk menolak kebijakan ini. Mereka berencana mengajukan audiensi dengan pemerintah provinsi guna mencari solusi terbaik.

Baca Juga:  Patut Dicontoh, Guru SD di Cianjur Ajarkan Murid Cara Cuci dan Setrika Baju

Namun, jika dialog dengan pemerintah tidak membuahkan hasil, mereka tidak menutup kemungkinan akan menggelar aksi protes untuk menyuarakan aspirasi mereka.

Dengan besarnya dampak ekonomi yang ditimbulkan, kebijakan ini kini menjadi sorotan berbagai pihak, baik dari dunia usaha maupun masyarakat luas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi jawa barat PHK study tour
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.