bukamata.id – Kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Anggrek, Kota Bandung, Selasa (6/5/2025) sore, merenggut nyawa seorang pelajar SMAN 5 Bandung. Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung telah mengamankan seorang wanita berusia 66 tahun yang diduga sebagai pengemudi mobil penyebab insiden tragis tersebut.
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fiekry Adi Perdana, menjelaskan bahwa pengemudi mobil Nissan berwarna hitam tersebut tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.
“Pengemudi sudah kami amankan sesuai prosedur. Saat ini yang bersangkutan berada di Polrestabes Bandung untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan,” ujar AKP Fiekry kepada wartawan, Rabu (7/5/2025).
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan indikasi bahwa pengemudi berada di bawah pengaruh alkohol maupun obat-obatan. Namun, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam kejadian tersebut.
“Jika nanti terbukti ada unsur kelalaian, apalagi sampai mengakibatkan kematian, maka penetapan tersangka sangat mungkin dilakukan,” tegas Fiekry.
Polisi juga tengah menelusuri kemungkinan bahwa mobil sempat menerobos lampu merah sebelum menabrak sepeda motor di depannya.
“Dugaan sementara, pengemudi kurang konsentrasi saat berkendara. Tidak dalam kondisi mabuk, dan sejauh ini kondisi kesehatannya baik,” jelasnya.
Insiden memilukan tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, mobil Nissan yang melaju dari arah belakang menabrak sepeda motor yang dikendarai Sulthan Abyan Fattan, pelajar SMAN 5 Bandung.
Korban terseret sejauh sekitar 80 meter dan meninggal dunia di tempat kejadian. Satu orang korban lainnya mengalami luka dan telah mendapatkan perawatan medis.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











