Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Prediksi Chelsea vs Juventus: The Blues Siap Balas Kekalahan, Juve Terancam Tumbang

Rabu, 5 Agustus 2026 10:49 WIB

Konvoi Pendukung Persib dan Persija Nyaris Terlibat Bentrok Fisik di Sukabumi

Rabu, 5 Agustus 2026 10:36 WIB

Update Harga Emas 5 Agustus 2026, Emas 24 Karat Kini Dibanderol Mulai Rp2,22 Juta per Gram

Rabu, 5 Agustus 2026 10:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Prediksi Chelsea vs Juventus: The Blues Siap Balas Kekalahan, Juve Terancam Tumbang
  • Konvoi Pendukung Persib dan Persija Nyaris Terlibat Bentrok Fisik di Sukabumi
  • Update Harga Emas 5 Agustus 2026, Emas 24 Karat Kini Dibanderol Mulai Rp2,22 Juta per Gram
  • PARAH! Rekam Jejak 4 Oknum Nakes Yang Hina Pasien BPJS: Lulusan UGM dan UI Tapi Minim Empati?!
  • Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib Bandung Tantang Persebaya Surabaya di Bali
  • Assist Lucho Antar Persib Tekuk Persija, Guaycochea Akui Maung Bandung Sudah Kehabisan Energi
  • Penyaluran Bansos PKH dan Sembako Tahap III 2026 Berlanjut: Simak Jadwal, Rincian Nominal, dan Cara Ceknya
  • Gerhana Matahari Total Agustus 2026 Segera Terjadi, Ini Jadwal, Lokasi, dan Dampaknya bagi Bumi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Chaos Melanda Unisba dan Unpas Bandung: Kampus Berubah Jadi Arena Kepanikan

By Aga GustianaSelasa, 2 September 2025 07:23 WIB3 Mins Read
Unisba Bandung
Pantauan CCTV di depan Kampus Unisba Bandung saat tragedi terjadi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Situasi mencekam melanda Kota Bandung pada Senin malam (1/9/2025) hingga Selasa dini hari (2/9/2025). Dua perguruan tinggi, yakni Universitas Islam Bandung (Unisba) dan Universitas Pasundan (Unpas), menjadi saksi kepanikan massal setelah aparat keamanan diduga menembakkan gas air mata hingga menembus area kampus.

Tidak hanya mahasiswa yang terkena dampak, sejumlah relawan medis dan petugas keamanan internal kampus juga dilaporkan menjadi korban.

Awal Kericuhan

Ketegangan bermula dari aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPRD Jawa Barat yang berlangsung pada Senin malam. Demonstrasi tersebut berujung bentrokan, memaksa puluhan mahasiswa dilarikan ke Kampus Unisba untuk mendapat perawatan darurat di posko medis yang dibentuk secara swadaya.

Namun, kondisi yang sudah genting justru bertambah buruk. Aparat disebut-sebut merangsek masuk hingga ke dalam lingkungan kampus dan menembakkan gas air mata ke arah mahasiswa dan relawan.

Media Sosial Dipenuhi Jeritan Bantuan

Informasi mengenai peristiwa itu cepat menyebar melalui akun Instagram @info.mahasiswaunisba. Salah satu unggahan menyebutkan:

“Breaking News: Aparat menembakkan gas air mata ke area kampus utama Unisba. Tiga satpam jadi korban, belum termasuk mahasiswa lain yang masih terhitung.”

Unggahan lain sekitar pukul 23.30 WIB memperlihatkan situasi kacau:

“Situasi di Jl. Tamansari No.1, kampus utama Unisba, diserang gas air mata. Hati-hati, tetap waspada!”

Sejumlah kesaksian menuturkan bahwa gas air mata mengenai posko medis yang seharusnya menjadi zona aman. Mahasiswa berlarian menyelamatkan diri, relawan medis terhuyung akibat paparan, sementara aparat diduga terus mengepung kawasan tersebut.

“Pada pukul 23.37 terlihat aparat masuk ke area kampus dan menyerang mahasiswa serta relawan medis,” tulis salah seorang netizen yang mengaku berada di lokasi.

Jagat maya pun dipenuhi seruan solidaritas. Unggahan dengan kalimat seperti “Tolong repost! Malam ini Unisba dan Unpas Bandung ditembaki aparat! Posko medis pun ikut diserang! Stay safe semua!” menyebar luas dengan berbagai tagar, termasuk #AllEyesOnBandung, #AllEyesOnUnisba, dan #AllEyesOnUnpas.

Kampus Dipertanyakan, Publik Bereaksi

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun pimpinan kampus mengenai alasan gas air mata bisa masuk hingga ke jantung perguruan tinggi.

Mahasiswa menegaskan bahwa kampus seharusnya menjadi ruang aman untuk berpikir, berdiskusi, dan berlindung, bukan justru berubah menjadi arena pengepungan.

Sementara itu, publik menilai insiden ini menjadi peringatan keras bahwa ruang akademik di Indonesia tidak lagi steril dari potensi tindakan represif. Bandung pun kini menjadi sorotan nasional, simbol perlawanan mahasiswa sekaligus gambaran keresahan atas kebebasan berekspresi di ruang pendidikan.

Catatan Redaksi:
Menyuarakan pendapat adalah hak konstitusional setiap warga negara. Tetapi hak itu harus disalurkan melalui cara yang bermartabat, tanpa kekerasan, tanpa provokasi, dan tanpa tindakan yang merugikan masyarakat luas. #DemokrasiDamai #PersatuanUntukIndonesia #RawatIndonesia

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung Demo Bandung DPRD Jawa Barat gas air mata Unisba Unpas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Konvoi Pendukung Persib dan Persija Nyaris Terlibat Bentrok Fisik di Sukabumi

PARAH! Rekam Jejak 4 Oknum Nakes Yang Hina Pasien BPJS: Lulusan UGM dan UI Tapi Minim Empati?!

Gerhana Matahari Total Agustus 2026 Segera Terjadi, Ini Jadwal, Lokasi, dan Dampaknya bagi Bumi

Bansos

Bansos Agustus 2026 Masih Mengalir! Kemensos Ungkap Jadwal Cair PKH dan BPNT Terbaru

Aturan Baru SIM Bikin Geger, Pemilik Kendaraan Wajib Punya BPJS Kesehatan Aktif?

Lurah Cihapit Ungkap Kronologi Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau, Siap Terima Sanksi Jika Dinilai Lalai

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.