bukamata.id – Polrestabes Bandung mengamankan 17 pemuda saat patroli rutin di wilayah Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Selasa, 24 Februari 2026 dini hari.
Dalam operasi tersebut, polisi menemukan dua bilah senjata tajam (sajam) jenis parang yang dibawa kelompok tersebut.
Penindakan dilakukan oleh Tim Prabu Presisi Lodaya. Saat berpatroli di kawasan Mekarwangi, petugas mendapati sekelompok pemuda yang gerak-geriknya mencurigakan.
“Pada saat patroli di wilayah Mekarwangi, anggota mendapati sekelompok pemuda. Ketika dihampiri petugas, mereka berusaha melarikan diri,” ujar Kabag Ops Polrestabes Bandung, Asep Saepudin, di Mapolrestabes Bandung, Selasa (24/2/2026).
Kejar-kejaran hingga 17 Orang Diamankan
Aksi kejar-kejaran sempat terjadi sebelum akhirnya 17 pemuda berhasil diamankan. Satu orang lainnya dilaporkan lolos dari pengejaran. Seluruh pemuda yang tertangkap kemudian dibawa ke Mapolrestabes Bandung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan dua bilah parang sebagai barang bukti. Namun, tidak ditemukan narkotika, obat-obatan terlarang, maupun minuman keras.
“Barang bukti yang kami amankan dua bilah parang. Untuk narkotika, obat-obatan terlarang maupun minuman keras tidak ditemukan,” jelas Asep.
Mayoritas Berstatus Pelajar
Dari hasil pendataan awal, mayoritas pemuda yang diamankan berstatus pelajar. Beberapa di antaranya berasal dari kawasan Cibaduyut dan Sauyunan. Selain pelajar aktif, terdapat pula sejumlah alumni sekolah dan satu orang yang sudah bekerja.
Saat ini, kepolisian masih mendalami tujuan kelompok tersebut berkumpul pada dini hari sambil membawa senjata tajam. Pemeriksaan dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama selama Ramadan.
Polisi Tingkatkan Patroli Ramadan
Polrestabes Bandung memastikan patroli rutin akan terus ditingkatkan guna menjaga situasi keamanan Kota Bandung tetap kondusif.
Asep juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hingga dini hari selama bulan Ramadan.
“Kami mengimbau orang tua lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi melanggar hukum,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











