Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

72 Ribu Hektare Lebih Dilalap Api! Ini Daftar Wilayah dengan Karhutla Terluas di Indonesia

Minggu, 23 Agustus 2026 13:31 WIB

Arcamanik Membiru! Ratusan Warga Meriahkan Pesta Rakyat Demokrat Jabar

Minggu, 23 Agustus 2026 13:24 WIB

Thailand Kena Mental? Vietnam Curi Kemenangan 2-0 di Rajamangala, Comeback Jadi Misi Mustahil

Minggu, 23 Agustus 2026 12:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 72 Ribu Hektare Lebih Dilalap Api! Ini Daftar Wilayah dengan Karhutla Terluas di Indonesia
  • Arcamanik Membiru! Ratusan Warga Meriahkan Pesta Rakyat Demokrat Jabar
  • Thailand Kena Mental? Vietnam Curi Kemenangan 2-0 di Rajamangala, Comeback Jadi Misi Mustahil
  • Persib Mulai Panaskan Mesin! Igor Tolic Bongkar Kondisi Skuad Jelang Play-off ACL Two
  • Cek Bansos 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP, Begini Cara Lihat Status dan Desil DTSEN
  • Auto Cuan Hadiah! Kode Redeem Free Fire 23 Agustus 2026, Ada 50 Evolution Stone Menanti
  • Persib Mulai Serius! Klok Kirim Sinyal Bahaya untuk Manila Digger di ACL Two
  • Man City vs Bournemouth Malam Ini: Haaland Siap Menggila, City Diprediksi Menang Dramatis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 23 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral di Jombang! Sahur On The Road dengan Penari Seksi Tuai Kecaman

By SusanaSelasa, 24 Februari 2026 13:31 WIB2 Mins Read
Video Sahur On The Road (SOTR) di Jombang viral karena penampilan penari seksi diiringi sound horeg. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana Ramadan di Jombang mendadak ramai diperbincangkan karena aksi sahur on the road (SOTR) yang viral di media sosial. Gelaran pawai sepeda motor ini diiringi sound horeg dan penampilan penari berpakaian ketat, yang dinilai tidak pantas di bulan suci.

Video kegiatan tersebut ramai beredar di TikTok, menarik perhatian publik hingga menuai kritik warganet.

Dalam rekaman yang tersebar, terlihat ribuan peserta konvoi sepeda motor mengiringi sound system besar milik Aprelia Production. Mereka melintasi jalan kampung hingga area persawahan sejak dini hari hingga matahari terbit.

Sorotan utama warganet tertuju pada penari yang meliuk mengikuti dentuman musik dan sesekali menerima saweran dari penonton. Banyak yang menilai aksi tersebut tidak sejalan dengan nuansa Ramadan.

Kejadian Tanpa Izin di Jombang

Peristiwa ini terjadi di jalan penghubung Desa Jatibanjar, Kecamatan Ploso dengan Desa Sumbergondang, Kecamatan Kabuh, pada Minggu, 22 Februari 2026 pagi. Kapolsek Ploso, Achmad Chairuddin, menegaskan kegiatan tersebut digelar tanpa izin dari kepolisian maupun pemerintah desa.

“Tanpa izin, kami juga tidak mengizinkan. Termasuk kepala desa juga tidak tahu, tahunya dari warga,” tegas Chairuddin saat dikonfirmasi, Senin (23/2/2026).

Menurut Chairuddin, kejadian serupa pernah terjadi pada Minggu pertama Ramadan 2025. Saat itu, pihak kepolisian melakukan langkah pencegahan sehingga kegiatan tidak berlanjut di pekan berikutnya. Untuk Ramadan 2026, aparat menjamin tindakan antisipatif akan dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.

Imbauan Kepolisian dan Pemerintah

Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, mengimbau masyarakat agar tidak menggelar kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban selama bulan suci.

“Ke depan, Minggu pagi kami antisipasi patroli gabungan dengan Polsek Kabuh dan melibatkan pemerintah desa. Kami imbau masyarakat, kalau jalan-jalan pagi setelah sahur, tidak usah pakai sound,” jelas Chairuddin.

Chairuddin juga menyoroti penampilan penari yang dianggap tidak sesuai dengan nuansa Ramadan. “Informasinya itu spontan, itu diduga waria, tapi tidak etis puasa-puasa seperti itu,” tandasnya.

Tradisi vs Etika Ramadan

Peristiwa ini kembali memunculkan perdebatan soal batas hiburan dan penghormatan terhadap momen keagamaan. Tradisi SOTR sering dianggap bagian dari euforia sahur bersama, tetapi masyarakat berharap aktivitas tersebut tetap menjaga ketertiban dan kesopanan, terutama di bulan Ramadan yang sarat makna spiritual.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

72 Ribu Hektare Lebih Dilalap Api! Ini Daftar Wilayah dengan Karhutla Terluas di Indonesia

Arcamanik Membiru! Ratusan Warga Meriahkan Pesta Rakyat Demokrat Jabar

Bansos

Cek Bansos 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP, Begini Cara Lihat Status dan Desil DTSEN

Dari Buruh Sawit ke Crazy Rich 100 Triliun: Alasan Haji Isam Ditunjuk Pimpin Pemadaman Karhutla Kalsel!

Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom

Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.