bukamata.id – Gelombang revolusi di internal Persib Bandung rupanya belum mereda. Setelah publik sepak bola tanah air dikejutkan dengan eksodus sejumlah pilar penting di bursa transfer, kini giliran sektor tim kepelatihan yang mengalami perombakan mendasar. Manajemen Pangeran Biru secara resmi mengumumkan pemutusan kerja sama dengan sang peramu kebugaran asal Kroasia, Miro Petric.
Keputusan ini menyudahi masa bakti tiga musim Petric bersama klub kebanggaan Jawa Barat tersebut. Sebagai sosok kepercayaan pelatih kepala Bojan Hodak, peran Petric terbilang sangat krusial dalam menyusun program latihan fisik yang membuat stamina skuad Maung Bandung tetap stabil di tengah jadwal kompetisi domestik dan Asia yang super padat.
Apresiasi Manajemen untuk Sang Arsitek Fisik
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa performa impresif Persib dalam beberapa tahun ke belakang tidak lepas dari sentuhan dingin pria asal Kroasia tersebut. Kedisiplinan tinggi yang diterapkan Petric sukses membentuk ketahanan fisik para pemain di atas lapangan.
“Miro telah memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi perjalanan Persib dalam beberapa musim terakhir. Dengan dedikasi, disiplin, dan profesionalismenya, ia turut membantu menjaga performa dan kebugaran para pemain sehingga tim mampu tampil kompetitif di berbagai kompetisi. Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh kerja keras dan kontribusi yang telah diberikan untuk Persib,” ujar Adhitia, Jumat (26/6/2026).
Bagian dari Dinasti Emas Hat-trick Juara
Miro Petric datang ke Bandung sebagai gerbong pertama yang diangkut oleh Bojan Hodak saat menakhodai tim pada awal musim Liga 1 2023/2024. Sejak mendarat di Tanah Pasundan, kehadirannya langsung memberikan dampak instan.
Bersama staf kepelatihan lainnya, ia menjadi saksi sekaligus aktor di balik layar saat Persib Bandung menorehkan tinta emas sejarah sepak bola Indonesia: merengkuh tiga trofi juara liga secara berturut-turut (hat-trick juara).
Selama bertugas di mes Persib, Petric bahu-bahu membahu membangun formula taktik dan fisik bersama nama-nama besar di jajaran kepelatihan, seperti:
- Sektor Teknik: Goran Paulic, Igor Tolic, dan Yaya Sunarya.
- Sektor Penjaga Gawang: Luizinho Passos, Mario Jozic, serta kiper legendaris I Made Wirawan.
Sinergi lintas negara dan kultur inilah yang selama ini menjadi fondasi kokoh di balik konsistensi permainan Persib yang sulit ditaklukkan oleh rival-rivalnya.
Babak Baru Karier Miro Petric
Manajemen Persib menegaskan bahwa nama Miro Petric akan tetap abadi dalam buku sejarah kejayaan klub. Perpisahan ini dilakukan secara baik-baik demi kebaikan masa depan kedua belah pihak.
“Kami mendoakan yang terbaik untuk Miro Petric dalam perjalanan karier berikutnya. Semoga kesuksesan selalu menyertai setiap langkahnya. Hatur nuhun atas seluruh dedikasi dan kontribusinya untuk Persib,” tutup Adhitia.
Dengan perginya Petric, menarik untuk dinantikan siapa sosok suksesor yang akan ditunjuk oleh Bojan Hodak untuk memimpin menu latihan fisik Marc Klok dan kawan-kawan menyongsong musim baru yang penuh tantangan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









