Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Borong Hadiah Sultan! Kode Redeem FF 21 April 2026: Klaim Skin M1887 dan Bundle Blue Angelic Gratis!

Selasa, 21 April 2026 06:00 WIB

Kekerasan Warnai Laga EPA U20, Duel Dewa United vs Bhayangkara Youth Berujung Ricuh dan Kecaman Publik

Selasa, 21 April 2026 05:00 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Gegerkan Medsos, Diduga Sarat Konten Terlarang!

Selasa, 21 April 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Borong Hadiah Sultan! Kode Redeem FF 21 April 2026: Klaim Skin M1887 dan Bundle Blue Angelic Gratis!
  • Kekerasan Warnai Laga EPA U20, Duel Dewa United vs Bhayangkara Youth Berujung Ricuh dan Kecaman Publik
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Gegerkan Medsos, Diduga Sarat Konten Terlarang!
  • Persib Bandung Diterpa Rumor Besar: Eliano Ke Eropa, Ole Datang?
  • Buruan Tukar! Kode Redeem FC Mobile 21 April 2026: Ambil Hadiah Gems dan Pack Pemain Sultan Sekarang!
  • Cek Sekarang! Kode Redeem FF 21 April 2026 Masih Aktif: Klaim Skin M1887 dan Bundle Undersea Gratis!
  • Persib Bandung Masih di Puncak! Comeback Dramatis Lawan 10 Pemain Dewa United Berakhir Imbang
  • Harga LPG Non-Subsidi Melejit! Pedagang di Bandung Mulai Ketar-ketir Bakal Ada Kenaikan Harga Makanan?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 21 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Kekerasan Warnai Laga EPA U20, Duel Dewa United vs Bhayangkara Youth Berujung Ricuh dan Kecaman Publik

By SusanaSelasa, 21 April 2026 05:00 WIB2 Mins Read
Kericuhan laga EPA U20 antara Dewa United vs Bhayangkara Youth viral. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Laga Elite Pro Academy (EPA) U20 antara Dewa United Development dan Bhayangkara Youth di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4/2026), berakhir dengan insiden kericuhan yang menyita perhatian publik sepak bola nasional.

Pertandingan yang seharusnya menjadi ajang pembinaan pemain muda justru berubah menjadi sorotan akibat aksi kekerasan di lapangan.

Insiden tersebut memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk manajemen klub dan sponsor yang menilai kejadian itu mencoreng semangat sportivitas di level usia muda.

Dewa United Kecam Keras Aksi Kekerasan

Presiden klub Dewa United, Ardian Satya Negara, secara tegas mengecam insiden yang terjadi. Ia menilai kekerasan tidak memiliki tempat dalam sepak bola, terutama pada kompetisi kelompok usia yang seharusnya menjadi ruang pembinaan karakter atlet muda.

“Kami mengecam keras insiden kekerasan yang terjadi di Semarang. Tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan, apalagi terjadi dalam kompetisi usia muda yang seharusnya mengedepankan sportivitas dan proses pembinaan,” ujar Ardian.

Kericuhan Bermula dari Saling Dorong, Berujung Bentrokan

Berdasarkan informasi di lapangan, kericuhan bermula dari aksi saling dorong antar pemain yang kemudian berkembang menjadi bentrokan terbuka. Sejumlah pemain dari kedua tim terlibat dalam aksi agresif, termasuk dugaan tendangan berbahaya yang memicu situasi semakin tidak terkendali.

Salah satu momen yang paling disorot publik adalah dugaan aksi “tendangan kungfu” yang dilakukan oleh pemain muda Bhayangkara FC, Fadly Alberto, yang juga pernah memperkuat Timnas Indonesia U-17.

Video insiden tersebut dengan cepat viral di media sosial dan memicu gelombang kecaman dari warganet.

Sorotan pada Pembinaan dan Peran Pelatih

Ardian juga menyoroti kemungkinan adanya pengaruh dari pihak di luar pemain, termasuk staf pelatih, yang dinilai seharusnya mampu menjaga situasi tetap kondusif di lapangan.

“Kami sangat menyayangkan tindakan kekerasan ini, terlebih jika dilakukan oleh pemain maupun pelatih yang semestinya bisa menjaga situasi tetap kondusif,” tambahnya.

Dewa United menegaskan telah melayangkan protes resmi kepada operator Elite Pro Academy U20 dan meminta dilakukan investigasi menyeluruh atas insiden tersebut.

Viral di Media Sosial, Publik Soroti Sepak Bola Usia Muda

Insiden ini memicu diskusi luas di media sosial. Banyak warganet menilai kejadian tersebut mencederai pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia yang selama ini terus didorong untuk lebih profesional.

Dukungan dan kritik bermunculan, dengan sebagian besar menyoroti pentingnya pengawasan ketat dalam kompetisi usia dini agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dewa United vs Bhayangkara Youth Elite Pro Academy 2026 Fadly Alberto tendangan kungfu insiden sepak bola usia muda kekerasan di sepak bola Indonesia kericuhan EPA U20
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ditahan Vietnam 0-0, Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Semifinal AFF 2026

Saling Sikut di Bursa Transfer: Persija, Persib, dan Persebaya Rebutan ‘Permata’ Argentina dan Kolombia

Jadwal Lengkap Piala Thomas dan Uber 2026, Indonesia Hadapi Thailand dan Taiwan

Liverpool

Prediksi Everton vs Liverpool: The Reds Terancam Kalah di Derby Panas

Dewa United Siap Kejutkan Persib, Jan Olde Pede Jelang Laga Besar

Liga Champions

Skenario Final Ideal? Intip Jadwal Panas Semifinal Liga Champions: PSG vs Bayern & Atletico vs Arsenal

Terpopuler
  • Ole Romeny
    Rumor Transfer Persib: Skenario Gila Datangkan Ole Romeny dan Lepas Eliano ke Eropa
  • Viral! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi No Sensor dari Kebun Sawit ke Dapur
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Shock Transfer! Persib Incar Striker 62 Gol, Ini Dampaknya ke Skuad
  • Diusir Secara Hukum, Dicintai Secara Nurani: Tragedi Dr. Badjora yang Mengguncang Padangsidimpuan!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.