Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Merasa Terpukul Atas Meninggalnya Arief, Bos Persib Minta Bobotoh Tahan Diri dan Jangan Balas Dendam

Selasa, 27 Oktober 2026 17:26 WIB

5 Kuliner Bandung Viral 2026 yang Bikin Antre, Harga Mulai Rp8 Ribuan!

Selasa, 27 Oktober 2026 17:21 WIB

Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 17:13 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Merasa Terpukul Atas Meninggalnya Arief, Bos Persib Minta Bobotoh Tahan Diri dan Jangan Balas Dendam
  • 5 Kuliner Bandung Viral 2026 yang Bikin Antre, Harga Mulai Rp8 Ribuan!
  • Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen
  • Sudah Terdaftar Bansos Tahap 4? Cek di cekbansos.kemensos.go.id Pakai NIK
  • Dua Pemain Muda Persib Dipanggil Timnas U-20, Siap Uji Coba Lawan Amerika Serikat
  • Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka
  • Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas
  • Jenguk Warga Binaan, Pengunjung Lapas Banceuy Kedapatan Bawa Sabu di Ikat Rambut
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Harga LPG Non-Subsidi Melejit! Pedagang di Bandung Mulai Ketar-ketir Bakal Ada Kenaikan Harga Makanan?

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 20 April 2026 21:38 WIB2 Mins Read
LPG Non-Subsidi. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kenaikan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) non subsidi per 18 April 2026 mulai dirasakan pelaku usaha kecil di Bandung. Sejumlah pedagang mengaku khawatir lonjakan harga tersebut akan berdampak pada biaya operasional hingga harga jual produk.

Irfan, seorang penjual makanan dan minuman di kawasan Cihapit, mengaku terkejut dengan kenaikan harga yang dinilai cukup mendadak. Ia bahkan mengaitkan potensi kenaikan ini dengan situasi global.

“Kaget, sih. Mungkin efek dari perang. Takutnya harga bahan baku lainnya ikut naik secara bersamaan,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Saat ini, harga LPG non subsidi ukuran 5,5 kilogram mencapai sekitar Rp107 ribu per tabung, sementara ukuran 12 kilogram berada di kisaran Rp228 ribu. Kenaikan ini cukup terasa, terutama untuk tabung 12 kilogram yang disebut naik hingga hampir Rp25 ribu.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi: Piala Presiden 2025 Bawa Kebahagiaan dan Dorong Ekonomi Jabar

Irfan menjelaskan, dalam operasional sehari-hari ia menggunakan tabung 5,5 kilogram yang biasanya cukup untuk tiga hari. Sebelumnya, ia sempat menggunakan LPG 3 kilogram, namun dinilai lebih boros karena harus isi ulang lebih sering.

Baca Juga:  Tata PKL, Pemkot Bandung Rapihkan Lengkong Kecil Culinary Night Mulai Besok

“Kalau pakai gas melon cepat habis, bisa dua hari sekali isi. Kalau dihitung malah lebih mahal,” katanya.

Meski begitu, ia mengaku kenaikan harga saat ini belum terlalu berdampak signifikan karena selama ini sudah mengantisipasi biaya tak terduga dalam anggaran usaha.

Namun, Irfan tidak menutup kemungkinan akan menaikkan harga jual jika seluruh komponen biaya ikut terdampak.

“Sekarang harga makanan dan minuman mulai dari Rp10 ribu. Kalau semua naik, ya terpaksa harga juga disesuaikan,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkab Sumedang Bakal Berlakukan Sertifikasi Halal untuk Pedagang Jajanan di Sekolah

Ia juga menyoroti bahwa harga bahan lain seperti plastik dan bahan baku makanan masih berada di level tinggi, sehingga berpotensi memperparah tekanan biaya usaha.

Sebagai pelaku UMKM, Irfan berharap pemerintah dapat segera menstabilkan harga LPG non subsidi. Ia khawatir jika kondisi ini berlangsung lama, akan terjadi efek berantai pada sektor lain.

“Kalau lama, pasti ada efek domino ke harga-harga lain,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

UMKM
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Sudah Terdaftar Bansos Tahap 4? Cek di cekbansos.kemensos.go.id Pakai NIK

Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka

Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas

peredaran narkoba

Jenguk Warga Binaan, Pengunjung Lapas Banceuy Kedapatan Bawa Sabu di Ikat Rambut

Korban Bertambah, Satu per Satu Terduga Pelaku Pengeroyokan Pasar Caringin Diciduk Polisi

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.