Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Bandung Masih di Puncak! Comeback Dramatis Lawan 10 Pemain Dewa United Berakhir Imbang

Senin, 20 April 2026 21:42 WIB

Harga LPG Non-Subsidi Melejit! Pedagang di Bandung Mulai Ketar-ketir Bakal Ada Kenaikan Harga Makanan?

Senin, 20 April 2026 21:38 WIB
Persib Bandung

Persib vs Dewa United: Comeback Dramatis Maung Bandung di Stadion Internasional Banten

Senin, 20 April 2026 21:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Bandung Masih di Puncak! Comeback Dramatis Lawan 10 Pemain Dewa United Berakhir Imbang
  • Harga LPG Non-Subsidi Melejit! Pedagang di Bandung Mulai Ketar-ketir Bakal Ada Kenaikan Harga Makanan?
  • Persib vs Dewa United: Comeback Dramatis Maung Bandung di Stadion Internasional Banten
  • Atasi Macet dan Banjir Bandung Raya, Bupati Dadang Supriatna Ajak Kota Tetangga Buang Ego Sektoral
  • Link Video Vell TikTok Blunder Diburu Warganet, Pakar Ingatkan Hal Mengerikan yang Bisa Terjadi pada HP Anda!
  • MUA Nangis Sesenggukan saat Dandani Pengantin Ini, Rahasia di Balik Hijabnya Bikin Netizen Ikut Menangis!
  • Harga BBM Non-Subsidi Melonjak Tajam per April 2026, Bagaimana Nasib Pertamax dan Pertalite?
  • Borong Item Gratis! Kode Redeem FF 20 April 2026: Ada Skin M1887 dan Bundle Langka
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 20 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Harga LPG Non-Subsidi Melejit! Pedagang di Bandung Mulai Ketar-ketir Bakal Ada Kenaikan Harga Makanan?

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 20 April 2026 21:38 WIB2 Mins Read
LPG Non-Subsidi. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kenaikan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) non subsidi per 18 April 2026 mulai dirasakan pelaku usaha kecil di Bandung. Sejumlah pedagang mengaku khawatir lonjakan harga tersebut akan berdampak pada biaya operasional hingga harga jual produk.

Irfan, seorang penjual makanan dan minuman di kawasan Cihapit, mengaku terkejut dengan kenaikan harga yang dinilai cukup mendadak. Ia bahkan mengaitkan potensi kenaikan ini dengan situasi global.

“Kaget, sih. Mungkin efek dari perang. Takutnya harga bahan baku lainnya ikut naik secara bersamaan,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Saat ini, harga LPG non subsidi ukuran 5,5 kilogram mencapai sekitar Rp107 ribu per tabung, sementara ukuran 12 kilogram berada di kisaran Rp228 ribu. Kenaikan ini cukup terasa, terutama untuk tabung 12 kilogram yang disebut naik hingga hampir Rp25 ribu.

Baca Juga:  Jasa Tirta II Salurkan Beasiswa untuk Atlet Dayung saat Puncak HUT ke-57

Irfan menjelaskan, dalam operasional sehari-hari ia menggunakan tabung 5,5 kilogram yang biasanya cukup untuk tiga hari. Sebelumnya, ia sempat menggunakan LPG 3 kilogram, namun dinilai lebih boros karena harus isi ulang lebih sering.

“Kalau pakai gas melon cepat habis, bisa dua hari sekali isi. Kalau dihitung malah lebih mahal,” katanya.

Baca Juga:  Terima Pinjaman Dana Bergulir dari Dadang Supriatna, Pelaku UMKM: Sangat Membantu

Meski begitu, ia mengaku kenaikan harga saat ini belum terlalu berdampak signifikan karena selama ini sudah mengantisipasi biaya tak terduga dalam anggaran usaha.

Namun, Irfan tidak menutup kemungkinan akan menaikkan harga jual jika seluruh komponen biaya ikut terdampak.

“Sekarang harga makanan dan minuman mulai dari Rp10 ribu. Kalau semua naik, ya terpaksa harga juga disesuaikan,” ujarnya.

Baca Juga:  Banyak Warga Berpenghasilan di Bawah Rp400 Ribu, Rafael Situmorang Soroti Kondisi Ekonomi Pekerja Kecil

Ia juga menyoroti bahwa harga bahan lain seperti plastik dan bahan baku makanan masih berada di level tinggi, sehingga berpotensi memperparah tekanan biaya usaha.

Sebagai pelaku UMKM, Irfan berharap pemerintah dapat segera menstabilkan harga LPG non subsidi. Ia khawatir jika kondisi ini berlangsung lama, akan terjadi efek berantai pada sektor lain.

“Kalau lama, pasti ada efek domino ke harga-harga lain,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ekonomi bandung Harga Gas 12kg Harga LPG Terbaru Info Bandung UMKM
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Atasi Macet dan Banjir Bandung Raya, Bupati Dadang Supriatna Ajak Kota Tetangga Buang Ego Sektoral

MUA Nangis Sesenggukan saat Dandani Pengantin Ini, Rahasia di Balik Hijabnya Bikin Netizen Ikut Menangis!

Ilustrasi isi BBM

Harga BBM Non-Subsidi Melonjak Tajam per April 2026, Bagaimana Nasib Pertamax dan Pertalite?

ilustrasi gempa

Gempa Jepang Picu Peringatan Tsunami: Ini Kondisi Terkini WNI di Aomori, Iwate, dan Hokkaido

Resbob Bacakan Pleidoi di PN Bandung, Kuasa Hukum Soroti Unsur Kesengajaan Tak Terbukti

PENUSUKAN

Mencekam! Penusukan Brutal di Bandung Barat, Korban Nyaris Tewas

Terpopuler
  • Ole Romeny
    Rumor Transfer Persib: Skenario Gila Datangkan Ole Romeny dan Lepas Eliano ke Eropa
  • Viral! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi No Sensor dari Kebun Sawit ke Dapur
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Shock Transfer! Persib Incar Striker 62 Gol, Ini Dampaknya ke Skuad
  • Diusir Secara Hukum, Dicintai Secara Nurani: Tragedi Dr. Badjora yang Mengguncang Padangsidimpuan!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.