Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!

Sabtu, 12 September 2026 09:29 WIB
Game Free Fire

Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong

Sabtu, 12 September 2026 07:43 WIB

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Sabtu, 12 September 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!
  • Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong
  • Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP
  • GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija
  • Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK
  • Gandeng Irfan Hakim, Bos Koi Hartono Soekwanto Cetak Rekor Global Lewat Kontes Ikan Bogel di Bandung
  • Persija vs Persib, Igor Tolic Ingin Persib Bikin Bobotoh Bangga di GBK
  • Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Skuad Garuda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Harga LPG Non-Subsidi Melejit! Pedagang di Bandung Mulai Ketar-ketir Bakal Ada Kenaikan Harga Makanan?

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 20 April 2026 21:38 WIB2 Mins Read
LPG Non-Subsidi. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kenaikan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) non subsidi per 18 April 2026 mulai dirasakan pelaku usaha kecil di Bandung. Sejumlah pedagang mengaku khawatir lonjakan harga tersebut akan berdampak pada biaya operasional hingga harga jual produk.

Irfan, seorang penjual makanan dan minuman di kawasan Cihapit, mengaku terkejut dengan kenaikan harga yang dinilai cukup mendadak. Ia bahkan mengaitkan potensi kenaikan ini dengan situasi global.

“Kaget, sih. Mungkin efek dari perang. Takutnya harga bahan baku lainnya ikut naik secara bersamaan,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Saat ini, harga LPG non subsidi ukuran 5,5 kilogram mencapai sekitar Rp107 ribu per tabung, sementara ukuran 12 kilogram berada di kisaran Rp228 ribu. Kenaikan ini cukup terasa, terutama untuk tabung 12 kilogram yang disebut naik hingga hampir Rp25 ribu.

Baca Juga:  Sunda Karsa Fest: Strategi Jawa Barat Hadapi Tantangan Ekonomi Global Lewat Kreativitas Lokal

Irfan menjelaskan, dalam operasional sehari-hari ia menggunakan tabung 5,5 kilogram yang biasanya cukup untuk tiga hari. Sebelumnya, ia sempat menggunakan LPG 3 kilogram, namun dinilai lebih boros karena harus isi ulang lebih sering.

Baca Juga:  Profil Kusmana Hartadji, Calon Pj Wali Kota Sukabumi Pendorong UMKM Go Digital

“Kalau pakai gas melon cepat habis, bisa dua hari sekali isi. Kalau dihitung malah lebih mahal,” katanya.

Meski begitu, ia mengaku kenaikan harga saat ini belum terlalu berdampak signifikan karena selama ini sudah mengantisipasi biaya tak terduga dalam anggaran usaha.

Namun, Irfan tidak menutup kemungkinan akan menaikkan harga jual jika seluruh komponen biaya ikut terdampak.

“Sekarang harga makanan dan minuman mulai dari Rp10 ribu. Kalau semua naik, ya terpaksa harga juga disesuaikan,” ujarnya.

Baca Juga:  Dorong UMKM Naik Kelas, PNM Serahkan 1.000 NIB dan Perkuat Literasi Bisnis

Ia juga menyoroti bahwa harga bahan lain seperti plastik dan bahan baku makanan masih berada di level tinggi, sehingga berpotensi memperparah tekanan biaya usaha.

Sebagai pelaku UMKM, Irfan berharap pemerintah dapat segera menstabilkan harga LPG non subsidi. Ia khawatir jika kondisi ini berlangsung lama, akan terjadi efek berantai pada sektor lain.

“Kalau lama, pasti ada efek domino ke harga-harga lain,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

UMKM
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan

Langkah Senyap Presiden Prabowo: 30 Kebijakan Strategis untuk Kelas Menengah Indonesia

Kasus Abah Setu Belum Usai, Polisi Masih Dalami Video yang Disebut Hasil Editan AI

Defisit APBD Jabar Turun Jadi Rp3,4 Triliun, Pemprov Tak Mau Asal Tarik Utang

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.