Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Proyek Pengadaan

Selasa, 3 Maret 2026 14:21 WIB
Masjid Raya Al Jabbar

5 Masjid Unik di Jawa Barat yang Wajib Dikunjungi saat Ramadhan 2026

Selasa, 3 Maret 2026 14:20 WIB
ASN bisa WFA

Siap-siap Cek Saldo! THR PNS, TNI, Polri, dan Pensiunan 2026 Mulai Disalurkan Secara Bertahap

Selasa, 3 Maret 2026 14:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Proyek Pengadaan
  • 5 Masjid Unik di Jawa Barat yang Wajib Dikunjungi saat Ramadhan 2026
  • Siap-siap Cek Saldo! THR PNS, TNI, Polri, dan Pensiunan 2026 Mulai Disalurkan Secara Bertahap
  • Fenomena Langka 2026! Bandung Bisa Saksikan Gerhana Bulan Total Selama Hampir 1 Jam
  • Panduan Lengkap Shalat Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Niat, Tata Cara, dan Jadwal Puncaknya
  • Ngakunya Biar Adaptasi! Viral Video Senioritas PMI di Jepang Bikin Netizen Geram
  • Super League 2025/26 Memanas! Persib Terancam, Persija vs Borneo Jadi Penentu
  • ‎Kekhawatiran Meluas, 99 PMI Asal Bandung Barat Terancam di Tengah Konflik Timur Tengah!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

‎Kekhawatiran Meluas, 99 PMI Asal Bandung Barat Terancam di Tengah Konflik Timur Tengah!

By SusanaSelasa, 3 Maret 2026 12:48 WIB2 Mins Read
Situasi di Iran memanas. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Konflik bersenjata antara Iran dan Israel, yang mendapat dukungan dari Amerika Serikat, memicu kekhawatiran akan eskalasi perang di kawasan Timur Tengah.
‎
‎Kekhawatiran ini juga turut mencakup keselamatan pekerja migran Indonesia (PMI), termasuk yang berasal dari Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.
‎
‎Dewi Andani, Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas, Penempatan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (P3TKT) pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) KBB, mengungkapkan bahwa Timur Tengah masih menjadi salah satu tujuan utama bagi pencari kerja asal Indonesia, termasuk dari wilayahnya.
‎
‎Menurut data pada 2024, tercatat ada 99 PMI asal Bandung Barat yang bekerja di kawasan tersebut.
‎
‎”Mereka tersebar di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Yordania,” kata Dewi.
‎
‎Penurunan Jumlah PMI, Namun Kekhawatiran Tetap Ada
‎
‎Jumlah PMI asal Bandung Barat sedikit menurun pada tahun 2025, menjadi 90 orang, namun negara tujuan tetap sama. Sementara itu, pada 2026 hingga awal Maret, tercatat 21 PMI asal Bandung Barat bekerja di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Kuwait.
‎
‎Dewi Andani menegaskan bahwa data yang tercatat di Disnaker KBB menunjukkan bahwa para PMI ini bekerja di sektor formal dan pemberangkatannya melalui prosedur yang sah.

Baca Juga:  Hadirkan Langkah Konkret, Pekerja Migran Indonesia Putuskan Dukung ASIH

“Tidak ada yang bekerja di Iran,” tambahnya.
‎
‎PMI yang Berangkat Secara Unprosedural
‎
‎Meski demikian, Dewi mengingatkan bahwa angka tersebut belum mencakup PMI yang berangkat secara unprosedural atau melalui jalur ilegal. Jumlah pekerja migran yang berangkat tanpa prosedur resmi diperkirakan jauh lebih besar.
‎
‎”Yang berangkat unprosedural melalui calo diperkirakan jumlahnya jauh lebih banyak. Ibarat fenomena gunung es, baru terungkap ketika terjadi persoalan,” ujarnya.
‎
‎Hingga kini, Disnaker KBB belum menerima laporan terkait kondisi atau kendala yang dialami oleh para PMI di tengah memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah.
‎
‎Koordinasi dengan KP2MI untuk Perlindungan PMI
‎
‎Namun, Dewi Andani menambahkan bahwa pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk memastikan perlindungan dan pemantauan terhadap PMI asal KBB.
‎
‎”Insya Allah besok kami akan ke KP2MI untuk koordinasi terkait situasi di Timur Tengah saat ini, tentunya menyangkut nasib PMI asal Bandung Barat,” pungkasnya.
‎
‎Pemerintah daerah berharap situasi keamanan di kawasan Timur Tengah tidak semakin memburuk, sehingga para PMI tetap dapat bekerja dengan aman dan terlindungi di negara penempatan masing-masing.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Disnaker KBB Perlindungan PMI Keselamatan Pekerja Migran Indonesia Timur Tengah Konflik Iran Israel 2026 Pekerja Migran Indonesia PMI asal Bandung Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Proyek Pengadaan

Fenomena Langka 2026! Bandung Bisa Saksikan Gerhana Bulan Total Selama Hampir 1 Jam

Ngakunya Biar Adaptasi! Viral Video Senioritas PMI di Jepang Bikin Netizen Geram

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Inilah Sosok Eks Pedangdut yang Punya Harta Rp86 Miliar

THR

‎Bocoran THR 2026: Pencairan Segera, Ini Syarat dan Nominal THR PPPK Berdasarkan Golongan!

‎5 Golongan Pensiunan PNS Dapat THR Tertinggi 2026, Kapan Cair?‎

Terpopuler
  • Gaji dan THR Pensiunan Cair Tepat Waktu, Ini Jadwal Resmi Taspen 2026
  • ‎THR Pensiunan 2026 Sudah Cair? Ini Cara Cek Resminya di Taspen‎
  • Link Video Ukhti Mukena Pink Guncang TikTok: Benarkah Ada Versi Tanpa Sensor?
  • Viral No Sensor Link Video Ukhti Mukena Pink, Apa Isinya?
  • Bikin Penasaran, Ternyata Ini Isi Video Asli Chindo Adidas yang Ramai Diburu Netizen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.