Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Raffi Ahmad Terseret Kasus Blueray Cargo, KPK Ungkap Fakta Sebenarnya

Rabu, 10 Juni 2026 11:31 WIB

Viral! Beckham Putra Diduga Dapat Perlakuan Tidak Pantas di Stadion GBK

Rabu, 10 Juni 2026 11:14 WIB

Buntut Kisruh Aplikasi PCMB, Kepala UPTD Tikomdik Disdik Jabar Dicopot

Rabu, 10 Juni 2026 10:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Raffi Ahmad Terseret Kasus Blueray Cargo, KPK Ungkap Fakta Sebenarnya
  • Viral! Beckham Putra Diduga Dapat Perlakuan Tidak Pantas di Stadion GBK
  • Buntut Kisruh Aplikasi PCMB, Kepala UPTD Tikomdik Disdik Jabar Dicopot
  • Dicoret dari Timnas Prancis untuk Piala Dunia 2026, Eduardo Camavinga Pilih ‘Naik Kelas’ di Harvard
  • Video Viral THM Karawang Berbuntut Panjang, TNM Disegel dan Tiga Orang Jadi Tersangka
  • GEGER! Pedagang Buah Keliling Jatinangor Bikin Komunitas Lari Nasional Syok, dr. Tirta Sampai Angkat Topi!
  • Ada Peluang Long Weekend! Intip Daftar Tanggal Merah dan Jadwal Libur Sekolah Juni 2026
  • Update Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Sikat Mozambik, Poin Bertambah Tapi Posisi Tertahan?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 10 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

‎Kekhawatiran Meluas, 99 PMI Asal Bandung Barat Terancam di Tengah Konflik Timur Tengah!

By SusanaSelasa, 3 Maret 2026 12:48 WIB2 Mins Read
Situasi di Iran memanas. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Konflik bersenjata antara Iran dan Israel, yang mendapat dukungan dari Amerika Serikat, memicu kekhawatiran akan eskalasi perang di kawasan Timur Tengah.
‎
‎Kekhawatiran ini juga turut mencakup keselamatan pekerja migran Indonesia (PMI), termasuk yang berasal dari Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.
‎
‎Dewi Andani, Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas, Penempatan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (P3TKT) pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) KBB, mengungkapkan bahwa Timur Tengah masih menjadi salah satu tujuan utama bagi pencari kerja asal Indonesia, termasuk dari wilayahnya.
‎
‎Menurut data pada 2024, tercatat ada 99 PMI asal Bandung Barat yang bekerja di kawasan tersebut.
‎
‎”Mereka tersebar di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Yordania,” kata Dewi.
‎
‎Penurunan Jumlah PMI, Namun Kekhawatiran Tetap Ada
‎
‎Jumlah PMI asal Bandung Barat sedikit menurun pada tahun 2025, menjadi 90 orang, namun negara tujuan tetap sama. Sementara itu, pada 2026 hingga awal Maret, tercatat 21 PMI asal Bandung Barat bekerja di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Kuwait.
‎
‎Dewi Andani menegaskan bahwa data yang tercatat di Disnaker KBB menunjukkan bahwa para PMI ini bekerja di sektor formal dan pemberangkatannya melalui prosedur yang sah.

Baca Juga:  Hadirkan Langkah Konkret, Pekerja Migran Indonesia Putuskan Dukung ASIH

“Tidak ada yang bekerja di Iran,” tambahnya.
‎
‎PMI yang Berangkat Secara Unprosedural
‎
‎Meski demikian, Dewi mengingatkan bahwa angka tersebut belum mencakup PMI yang berangkat secara unprosedural atau melalui jalur ilegal. Jumlah pekerja migran yang berangkat tanpa prosedur resmi diperkirakan jauh lebih besar.
‎
‎”Yang berangkat unprosedural melalui calo diperkirakan jumlahnya jauh lebih banyak. Ibarat fenomena gunung es, baru terungkap ketika terjadi persoalan,” ujarnya.
‎
‎Hingga kini, Disnaker KBB belum menerima laporan terkait kondisi atau kendala yang dialami oleh para PMI di tengah memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah.
‎
‎Koordinasi dengan KP2MI untuk Perlindungan PMI
‎
‎Namun, Dewi Andani menambahkan bahwa pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk memastikan perlindungan dan pemantauan terhadap PMI asal KBB.
‎
‎”Insya Allah besok kami akan ke KP2MI untuk koordinasi terkait situasi di Timur Tengah saat ini, tentunya menyangkut nasib PMI asal Bandung Barat,” pungkasnya.
‎
‎Pemerintah daerah berharap situasi keamanan di kawasan Timur Tengah tidak semakin memburuk, sehingga para PMI tetap dapat bekerja dengan aman dan terlindungi di negara penempatan masing-masing.

Baca Juga:  Dicap Sensasional! Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral, Netizen Ramai Cari Link Aslinya

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Disnaker KBB Perlindungan PMI Keselamatan Pekerja Migran Indonesia Timur Tengah Konflik Iran Israel 2026 Pekerja Migran Indonesia PMI asal Bandung Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Raffi Ahmad Terseret Kasus Blueray Cargo, KPK Ungkap Fakta Sebenarnya

Buntut Kisruh Aplikasi PCMB, Kepala UPTD Tikomdik Disdik Jabar Dicopot

Video Viral THM Karawang Berbuntut Panjang, TNM Disegel dan Tiga Orang Jadi Tersangka

PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Jadwal Lengkap, Nominal, dan Cara Ceknya!

Gelombang Protes SPMB Sekolah Maung Jabar 2026, Pengamat: Akibat Perencanaan Tergesa-gesa

Dedi Tantang Penyebar Isu Jual Beli Kursi SPMB: Sebutkan Nama dan Laporkan!

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Link Full Video Cut Salwa Jadi Buruan Netizen, Benarkah Ada Rekaman Asli?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.