Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

5 Tempat Ngopi 24 Jam di Bandung: Cocok Buat Nugas, Nongkrong, sampai Ngalong

Kamis, 15 Oktober 2026 13:00 WIB

Viral Wanita Bawa Golok Intimidasi Gadis di Garut, Korban Lapor Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 12:34 WIB

Jadi Player of the Match, Mariano Peralta Siap Tempati Posisi Mana Pun di Persib

Kamis, 15 Oktober 2026 12:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 5 Tempat Ngopi 24 Jam di Bandung: Cocok Buat Nugas, Nongkrong, sampai Ngalong
  • Viral Wanita Bawa Golok Intimidasi Gadis di Garut, Korban Lapor Polisi
  • Jadi Player of the Match, Mariano Peralta Siap Tempati Posisi Mana Pun di Persib
  • Diduga Begal di Bandung Barat Ditangkap Warga, Motor Dibakar hingga Rekannya Kabur
  • 7 Wisata Alam Purwakarta Paling Hits: Dari Curug Cipurut Hingga Tebing Parang yang Menguji Adrenalin
  • Harga Emas Antam Hari Ini 15 Oktober 2026 Anjlok Rp13.000, Segini Daftar Lengkapnya!
  • Persib Makin Solid! Igor Tolic Ungkap Kekuatan Maung Bandung Usai Tekuk Cong Viettel
  • Tak Cukup Satu Tusuk! Ini 5 Pilihan Tempat Makan Sate Maranggi di Purwakarta
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 15 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

‎Kekhawatiran Meluas, 99 PMI Asal Bandung Barat Terancam di Tengah Konflik Timur Tengah!

By SusanaSelasa, 3 Maret 2026 12:48 WIB2 Mins Read
Situasi di Iran memanas. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Konflik bersenjata antara Iran dan Israel, yang mendapat dukungan dari Amerika Serikat, memicu kekhawatiran akan eskalasi perang di kawasan Timur Tengah.
‎
‎Kekhawatiran ini juga turut mencakup keselamatan pekerja migran Indonesia (PMI), termasuk yang berasal dari Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.
‎
‎Dewi Andani, Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas, Penempatan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (P3TKT) pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) KBB, mengungkapkan bahwa Timur Tengah masih menjadi salah satu tujuan utama bagi pencari kerja asal Indonesia, termasuk dari wilayahnya.
‎
‎Menurut data pada 2024, tercatat ada 99 PMI asal Bandung Barat yang bekerja di kawasan tersebut.
‎
‎”Mereka tersebar di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Yordania,” kata Dewi.
‎
‎Penurunan Jumlah PMI, Namun Kekhawatiran Tetap Ada
‎
‎Jumlah PMI asal Bandung Barat sedikit menurun pada tahun 2025, menjadi 90 orang, namun negara tujuan tetap sama. Sementara itu, pada 2026 hingga awal Maret, tercatat 21 PMI asal Bandung Barat bekerja di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Kuwait.
‎
‎Dewi Andani menegaskan bahwa data yang tercatat di Disnaker KBB menunjukkan bahwa para PMI ini bekerja di sektor formal dan pemberangkatannya melalui prosedur yang sah.

“Tidak ada yang bekerja di Iran,” tambahnya.
‎
‎PMI yang Berangkat Secara Unprosedural
‎
‎Meski demikian, Dewi mengingatkan bahwa angka tersebut belum mencakup PMI yang berangkat secara unprosedural atau melalui jalur ilegal. Jumlah pekerja migran yang berangkat tanpa prosedur resmi diperkirakan jauh lebih besar.
‎
‎”Yang berangkat unprosedural melalui calo diperkirakan jumlahnya jauh lebih banyak. Ibarat fenomena gunung es, baru terungkap ketika terjadi persoalan,” ujarnya.
‎
‎Hingga kini, Disnaker KBB belum menerima laporan terkait kondisi atau kendala yang dialami oleh para PMI di tengah memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah.
‎
‎Koordinasi dengan KP2MI untuk Perlindungan PMI
‎
‎Namun, Dewi Andani menambahkan bahwa pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk memastikan perlindungan dan pemantauan terhadap PMI asal KBB.
‎
‎”Insya Allah besok kami akan ke KP2MI untuk koordinasi terkait situasi di Timur Tengah saat ini, tentunya menyangkut nasib PMI asal Bandung Barat,” pungkasnya.
‎
‎Pemerintah daerah berharap situasi keamanan di kawasan Timur Tengah tidak semakin memburuk, sehingga para PMI tetap dapat bekerja dengan aman dan terlindungi di negara penempatan masing-masing.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Wanita Bawa Golok Intimidasi Gadis di Garut, Korban Lapor Polisi

Ilustrasi begal

Diduga Begal di Bandung Barat Ditangkap Warga, Motor Dibakar hingga Rekannya Kabur

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos BPNT Tahap 4 Oktober 2026, Simak Cara Cek Penerima dan Status Pencairan

Bansos

BPNT Tahap 4 Oktober 2026, Ini Cara Cek Penerima dan Informasi Pencairannya

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Nama Anda Terdaftar sebagai Penerima Bansos Oktober 2026? Cek Lewat Aplikasi Ini

ilustrasi kekerasan

Viral Video Pria Ngamuk di Depan Istri dan Anak di Margaasih Diamankan Polisi

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.