Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka

Senin, 27 Juli 2026 17:47 WIB

Buntut Aksi Arogan di Bundaran HI: 3 Oknum Polisi Polda Jabar Diganjar Patsus 21 Hari

Senin, 27 Juli 2026 17:21 WIB

Klasemen Piala Presiden 2026 Terbaru: Persib dan Port FC Jadi Penguasa Grup Usai Laga Perdana

Senin, 27 Juli 2026 17:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Buntut Aksi Arogan di Bundaran HI: 3 Oknum Polisi Polda Jabar Diganjar Patsus 21 Hari
  • Klasemen Piala Presiden 2026 Terbaru: Persib dan Port FC Jadi Penguasa Grup Usai Laga Perdana
  • Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Kamboja: Formasi Menyerang Garuda Menggebrak Piala AFF 2026
  • Jadwal & Link Streaming Timnas Indonesia vs Kamboja Piala AFF 2026: Kick-off Malam Ini!
  • Tragedi Maut Jalur Pantura-Malang: Truk Gulungan Kertas Hantam Kendaraaan hingga Pemukiman
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Polisi Periksa 15 Saksi dan Telusuri Jejak Geng Motor
  • Resmi Jadi Bagian Persib, Ikhwan Ali Tanamal Ungkap Perasaan Usai Jalani Debut Lawan Arema FC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 27 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

‎Kekhawatiran Meluas, 99 PMI Asal Bandung Barat Terancam di Tengah Konflik Timur Tengah!

By SusanaSelasa, 3 Maret 2026 12:48 WIB2 Mins Read
Situasi di Iran memanas. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Konflik bersenjata antara Iran dan Israel, yang mendapat dukungan dari Amerika Serikat, memicu kekhawatiran akan eskalasi perang di kawasan Timur Tengah.
‎
‎Kekhawatiran ini juga turut mencakup keselamatan pekerja migran Indonesia (PMI), termasuk yang berasal dari Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.
‎
‎Dewi Andani, Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas, Penempatan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (P3TKT) pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) KBB, mengungkapkan bahwa Timur Tengah masih menjadi salah satu tujuan utama bagi pencari kerja asal Indonesia, termasuk dari wilayahnya.
‎
‎Menurut data pada 2024, tercatat ada 99 PMI asal Bandung Barat yang bekerja di kawasan tersebut.
‎
‎”Mereka tersebar di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Yordania,” kata Dewi.
‎
‎Penurunan Jumlah PMI, Namun Kekhawatiran Tetap Ada
‎
‎Jumlah PMI asal Bandung Barat sedikit menurun pada tahun 2025, menjadi 90 orang, namun negara tujuan tetap sama. Sementara itu, pada 2026 hingga awal Maret, tercatat 21 PMI asal Bandung Barat bekerja di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Kuwait.
‎
‎Dewi Andani menegaskan bahwa data yang tercatat di Disnaker KBB menunjukkan bahwa para PMI ini bekerja di sektor formal dan pemberangkatannya melalui prosedur yang sah.

“Tidak ada yang bekerja di Iran,” tambahnya.
‎
‎PMI yang Berangkat Secara Unprosedural
‎
‎Meski demikian, Dewi mengingatkan bahwa angka tersebut belum mencakup PMI yang berangkat secara unprosedural atau melalui jalur ilegal. Jumlah pekerja migran yang berangkat tanpa prosedur resmi diperkirakan jauh lebih besar.
‎
‎”Yang berangkat unprosedural melalui calo diperkirakan jumlahnya jauh lebih banyak. Ibarat fenomena gunung es, baru terungkap ketika terjadi persoalan,” ujarnya.
‎
‎Hingga kini, Disnaker KBB belum menerima laporan terkait kondisi atau kendala yang dialami oleh para PMI di tengah memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah.
‎
‎Koordinasi dengan KP2MI untuk Perlindungan PMI
‎
‎Namun, Dewi Andani menambahkan bahwa pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk memastikan perlindungan dan pemantauan terhadap PMI asal KBB.
‎
‎”Insya Allah besok kami akan ke KP2MI untuk koordinasi terkait situasi di Timur Tengah saat ini, tentunya menyangkut nasib PMI asal Bandung Barat,” pungkasnya.
‎
‎Pemerintah daerah berharap situasi keamanan di kawasan Timur Tengah tidak semakin memburuk, sehingga para PMI tetap dapat bekerja dengan aman dan terlindungi di negara penempatan masing-masing.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Disnaker KBB Perlindungan PMI Keselamatan Pekerja Migran Indonesia Timur Tengah Konflik Iran Israel 2026 Pekerja Migran Indonesia PMI asal Bandung Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka

Buntut Aksi Arogan di Bundaran HI: 3 Oknum Polisi Polda Jabar Diganjar Patsus 21 Hari

Tragedi Maut Jalur Pantura-Malang: Truk Gulungan Kertas Hantam Kendaraaan hingga Pemukiman

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Polisi Periksa 15 Saksi dan Telusuri Jejak Geng Motor

Praperadilan Ditolak PN Bandung, Status Tersangka Mantan Pengurus GKI Taman Cibunut Sah

Bukan Cuma Repot, Ini Kelewatan! Bawa Sapi ke Rinjani Demi Logistik Mewah, SOP Dijebol!

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Proyek PLTP Patuha Unit 2 Capai Fase Vital: Mobilisasi Komponen Generator Sukses Digelar
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.